Pahami Neuropati dengan Hidup Sehat Bersama Neurobion


“Dek… dek…” suara parau itu berasal dari dalam kamar. Segera menghentikan aktivitas saya lalu masuk ke dalam kamar. Tiap bangun tidur kulihat mama selalu meringis kesemutan di kaki dan tangannya. Tangannya kupegang dan segera memijat ringan setelah kebas di tangan dan kakinya mulai berkurang. Kondisi seperti ini tiap pagi selalu terjadi.

“Udah agak enakan, Ma?” tanyaku sambil tetap memijat turun ke kakinya. Usia mama sudah masuk separuh abad. Di usianya yang masih produktif bekerja mama termasuk single parent yang membanggakan. Keluhan dia tiap pagi menuntun saya mencari tahu penyebab gejala kaki tangannya sering kebas dan kesemutan lewat internet.

cari-informasi-neuropati

pijat-tangan

Saya membaca tiap pertanyaan dari artikel yang saya baca, mulai dari  “Apakah anda sering merasa lelah, letih, lemah, atau lesu?” “Apakah kaki terasa nyeri saat berjaIan?”, “Apakah otot-otot kaki sering kram?” “Apakah keluhan-keluhan di kaki terasa memberat di malam hari?”, dan “Apakah Anda merasakan seperti ada yang merambat di kaki atau telapak kaki?”

Membaca pertanyaan-pertanyaan tersebut mengingatkan dengan aktivitas biasa yang mama kerjakan sehari-hari. Saya diingatkan satu waktu pernah melihat mama memegang gelas, dia kira gelas sudah kegenggam ternyata cengkramannya tidak kuat. Akhirnya gelas jatuh dan pecah. Beruntung saya segera melihat dan segera memijat jari-jari tangannya. Dulu saya mengabaikan saja karena anggap ini hal biasa. Saya pikirnya, “Ahh ini mungkin pegel atau kecapekan. Pijat sebentar biar peredaran darah lancar.” Setelah gejalanya hilang kita jadi lupa untuk diobatin. Kenapa bisa begitu ya?

Kerusakan saraf atau Neuropati merupakan kondisi-kondisi gangguan saraf yang mulai terjadi pada orang berusia 26 – 30 tahun. Saraf tubuh kita pada waktunya akan mengalami gangguan dan berpotensi seperti kram, kesemutan, mati rasa, kaku otot, rasa nyeri seperti tertusuk, rasa terbakar, kebas, sensitif kalau disentuh dan bisa kehilangan kontrol pada kandung kemih.

gejala-awal-neuropati

Saat sistem saraf kita tidak berfungsi dengan baik, maka bahaya terkena Neuropati dapat diderita siapapun, termasuk kita di usia muda. Resiko ini semakin besar bisa terjadi pada orangtua kita yang berusia di atas 40 tahun ke atas. Neuropati dapat terjadi apabila kita kekurangan asupan vitamin Neurotropik (B1, B6, dan B12). Selain itu bertambahnya usia kita terjadi penurunan fungsi saraf. Termasuk juga dapat terkena bagi orang yang memiliki riwayat penyakit seperti kanker, diabetes, gagal ginjal atau malnutrisi).

Neuropati sendiri memiliki beberapa jenis seperti Neuropati Perifier, Polineuropati, Neuropati Kranial, Neuropati Otonom, dan Mononeuropati. Semua jenis neuropati ini menyerang saraf sendi kita. Secara umum, neuropati dianggap sepele sebagai kondisi umum karena lelah atau komplikasi dari efek samping obat-obatan. Awalnya saya mengira hal yang serupa gejala kebas di tangan dan kaki merupakan karena mama kelelahan berdiri terlalu lama sewaktu memasak atau efek dari penyakit darah tingginya.

cegah-neuropati

Tanpa disadari, aktivitas dan gaya hidup kita saat ini tidak seimbang. Waspada Neuropati mengintai gaya hidup di era modern untuk produktif tinggi. Bagi kita yang berusia masih muda jangan anggap sepele dengan Neuropati. Pernahkah kalian merasakan jari-jari kita terasa kaku? Ternyata kebanyakan bermain gadget, mengetik, memasak, mengendarai motor, atau bagi perempuan yang sering menggunakan high heels juga dapat mengalami kerusakan saraf.

resiko-neuropati

Aktivitas berlama-lama di depan laptop dan ponsel membuat jari-jari kita juga sering mengalami kekakuan akibat mengetik terlalu sering. Cara sederhana yang bisa kita lakukan dengan perengangan ringan supaya peredaran darah lancar kembali. Kemudian memberi badan asupan makanan yang mengandung vitamin Neurotropik (B1, B6, dan B12). Contoh makan makanan bergizi seperti ikan, daging, kacang-kacangan, gandum atau beras merah dan susu. Tampaknya mendapatkan asupan semua vitamin tersebut dengan kesibukan kerja rasanya agak sulit untuk dilakukan. Syukurlah kita bisa mendapatkan semua vitamin Neurotropik tersebut dari Neurobion, ahlinya vitamin Neurotropik untuk mencegah Neuropati.

neurobion

usia-penderita-neuropati

Setelah mengetahui tanda-tanda Neuropati, saya segera ke apotik terdekat untuk membeli Neurobion. Kalian pasti pernah mendengar nama Neurobion, mungkin bisa saya sebut sebagai suplemen yang memiliki kandungan vitamin B tinggi. Kandungan vitamin B yang tinggi ini sudah melengkapi vitamin B1, B6 dan B12 yang dapat memperbaiki sel saraf tepi penyebab kebas dan kesemutan.

beda-neurobion

Neurobion bisa kita dapatkan di apotik dengan dalam dua varian yaitu Neurobion Putih dan Neurobion Forte. Kedua produk ini punya perbedaan yaitu dari kandungan komposisi vitamin B6 dan B12-nya. Neurobion Putih digunakan untuk mengatasi gejala-gejala ringan, sedangan Neurobion Forte digunakan untuk mengatasi gejala-gejala yang berat dan susah sangat mengganggu kegiatan kita sehari-hari.

konsumsi-neurobion

neurobion-putih

Waktu saya memberikan Neurobion Putih untuk dikonsumsi, mama bertanya apa Neurobion aman? Saya langsung jawab, “Aman, ma. Ini udah dicek di internet sama teman dokter,” balasku sambil memberikan satu tablet Neurobion.  Konsumsi Neurobion bisa dilakukan satu kali sehari sampai rasa kebas dan kesemutan kita sudah mulai membaik.

Selain bisa dikonsumsi setiap harinya, Neurobion aman dikonsumsi tanpa efek samping jangka panjang yang mudah larut dalam air. Sisa metabolisme akan dikeluarkan melalui ginjal setiap hari sehingga tidak terjadi penumpukan dalam tubuh. Neurobion aman dikonsumsi untuk dewasa setiap hari dalam jangka panjang. Namun harus sesuai dosis yang dianjurkan yaitu 1 tablet/sehari. Layaknya sahabat pahlawan sejati, Neurobion dengan kandungan vitamin B memiliki fungsi melindungi sel-sel saraf serta memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bagi orangtua kita penderita asam urat, hipertensi atau penyakit lambung juga aman mengkonsumsi Neurobion namun harus sesuai dengan dosis anjuran. Anjuran mengkonsumsi Neurobion adalah setelah makan. Perlu kita ketahui kalau Neurobion dapat digunakan sebagai obat pendukung setelah berkonsultasi dengan dokter mengenai penyakit bawaan.

lawan-neuropati

lawan-neuropati-tips

Fungsi utama Neurobion membantu memperbaiki kerusakan saraf yang terjadi di dalam tubuh. Sehingga gejala-gejala yang dialami seperti mama saya dapat setidaknya mengurangi rasa kebas dan kesemutan. Oleh karena besarnya rasa sayang saya dengan mama ingin cepat sehat kembali, saya menyarankan mama untuk menerapkan gaya hidup sehat serta mengkonsumsi Neurobion.

Gaya hidup sehat yang selalu saya ingatkan ke mama adalah agar dia menyempatkan diri merenggangkan saraf-sarafnya lewat senam NeuroMove. Tahu kah kalian kalau melakukan senam ini ternyata mudah sekali dilakukan! Cukup luangkan waktu 15 menit saja dapat memberikan manfaat baik seperti membuat tubuh lebih rileks, meningkatkan daya ingat, dan membuat perasaan lebih baik.

Makanya kalau kita kurang yakin dengan kebutuhan vitamin B kompleks tercukupi lewat asupan makanan, ada baiknya mengkonsumsi suplemen khusus B kompleks secara teratur seperti Neurobion untuk mencegah Neuropati. Kita bisa #LawanNeuropati mulai dari sekarang!

Pantau terus informasi mengenai Neuropati lewat akun media sosial Neurobion:
Facebook : InspirasiNeurobion
Twitter : Neurobion_Indo

Referensi:
1. sarafsehat.com
2. sarafsehat.com/lawanneuropati

Iklan

16 pemikiran pada “Pahami Neuropati dengan Hidup Sehat Bersama Neurobion

  1. saya bersyukur beluma da gejala mas, saya menjaga pola hidup sehat dengan olahraga tertaru dan makanan yang kurang sehat, hehehe.

    olahraga tetap rutin saya lakukan.

    nampaknya calon pemenang lagi nih, hehehe

  2. Saya dulu juga pernah terkena kesemutan, saat itu sedang menendarai motor dan tiba tiba tangan saya seperti matirasa. Duh khawatir sekali waktu itu karena sedang di tengah jalan, tangan saya jadi seperti hilang kendali

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s