Menikmati Sakura Jepang Enaknya Kemana? Yamanashi!


Suatu waktu saya duduk menikmati menu makan siang di sebuah warteg bersama Difa, teman komunitas. Menu warteg memang menu andalan buat kita yang berkantong pas-pas-an :mrgreen: namun kenikmatannya tidak boleh diragukan. Tatapan mata saya terus mengarah ke arah sebuah gambar di kalender yang menggantung di dinding warteg. Gambar sebuah gunung berselimut salju dengan langit yang biru membuat saya berhenti sejenak dari suapan makan.

“Koh.. koh..,” seru suara di sebelahku membuyarkan lamunanku. Saya pun kembali sadar setelah Difa menyenggol lengganku. “Lagi lihatin apaan sih?” lanjutnya kembali bertanya.

“Itu tuh… gambar di kalender,” balas saya melanjutkan makan kembali. “Bagus ya pemandangan Gunung Fuji,” lanjutku.

“Oalah jadi koh Huang dari tadi lamunin Gunung Fuji toh. Kenapa? Mupeng pengen ke sana ya,” tawa Difa seolah mengejekku untuk segera traveling ke Jepang.

Melihat 3 Ikon Negara Jepang

Jepang termasuk negara maju di sektor ekonomi yang menggandeng bidang telekomunikasi, mesin, robotika, sampai ke hiburan. Tanpa kita sadar kalau Jepang termasuk negara dengan perekonomian terkuat nomor tiga di dunia! Keberagaman budaya Jepang membuat orang-orang menjadikan Jepang sebagai destinasi tujuan untuk lebih mengenal negara yang menjadi pusat untuk melihat Sakura!

Negara yang terdiri dari banyak pulau menjadikan Jepang sebagai negara kepulauan. Luar biasanya sebagian besar pulau di Jepang bergunung-gunung dan sebagian di antaranya merupakan gunung berapi. Salah satu gunung tertinggi di Jepang adalah Gunung Fuji, gambar di kalender dinding yang sering kita lihat. Gunung Fuji termasuk gunung tertinggi dan masih aktif hingga saat ini.

gunung-fuji-sakura

“Ayoklah koh ke Jepang. Jepang itu asik lho. Aku aja kangen buat balik ke Jepang,” seru Difa yang pernah tinggal di Osaka, Jepang selama 5 tahun karena studi desain grafisnya. Alasannya memilih Jepang untuk melanjutkan studi karena pendidikan di Jepang termasuk berkualitas. Kalau tidak, kenapa Sherina rela melepaskan keartisannya demi belajar desain grafis di Jepang?

“I will lha… someday. Eh tapi kamu kemarin pas di Jepang pasti sudah lihat Gunung Fuji dan Sakura dong?” tanyaku balik antusias.

“Pasti dong! kan ada Shinkansen, koh. Jadi kemana-mana lebih praktis di Jepang. Selain itu aku sukanya Jepang itu aman buat cewek. Mau balik malem perlu takut.” Satu lagi yang membuat saya makin terpukau dengan Jepang yaitu Shinkansen. Bagi kalian yang pernah ke Jepang dan mencoba naik kereta api tercepat Jepang ini pasti tidak meragukan kecepatan tertingginya bisa mencapai 300 km/jam.

Gunung Fuji, Sakura, dan Shinkansen. Ketiganya merupakan simbol Jepang yang berhasil membuat ribuan orang berkeinginan mengunjungi langsung negara tersebut. Seperti apa itu Jepang?

Musim Semi di Jepang Enaknya Kemana? Yamanashi!

daerah-yamanashi

Bicara mengenai Jepang, ada satu prefektur membuat saya ingin berkunjung yaitu Prefektur Yamanashi! Ya, Yamanashi dikenal sebagai rumahnya Gunung Fuji. Yamanashi merupakan sebuah prefektur terletak di wilayah Chubu dengan ibukota Kofu. Selain itu menjadi bagian utama dari Pulau Honshu. Prefektur boleh dikatakan semacam provinsi yang berada di sub-sub kota dan desa. Barangkali belum banyak yang mengetahui kalau Yamanashi memiliki pesona indah yang mewakili “How Amazing Japan”!

Daerah Yamanashi  merupakan salah satu dari sedikit prefektur di Jepang berupa daratan juga berbatasan dengan Tokyo. Tidak memiliki laut sehingga banyak dikelilingi banyak gunung. Salah satunya Gunung Fuji yang menjadi ikon Jepang, selain itu masih ada gunung-gunung lainnya yang mengelilingi prefektur Yamanashi. Budaya yang ada pada daerah ini banyak mendapat pengaruh dari Cina dan Korea karena jaraknya cukup dekat. Selain itu, Yamanashi memiliki berbagai tempat dengan keindahan alamnya.

“Difa, ceritain dong tentang Yamanashi! Aku penasaran banget tentang tempat itu!” Lewat cerita Difa tentang Yamanashi, saya seolah diajak untuk ikut merasakan Jepang. Berikut tempat-tempat yang dapat kita kunjungi di sekitar Yamanashi.

1. Menonton Milky Way dan Hujan Meteor

milky-way

Pernah membayangkan melihat “Lautan Susu” di langit yang bersih? Kumpulan bintang-bintang ini bisa kita lihat sewaktu malam hari dinamai dengan Milky Way. Kita dapat menikmati indahnya langit di Yamanashi seolah terbelah oleh cahaya berwarna putih yang menyerupai sungai susu. Sejak dulu, Yamanashi dikenal sebagai tempat paling strategis untuk melihat keajaiban galaksi Bima Sakti.

“Serius bisa lihat milky way?” tanyaku seolah tidak percaya.

“Betul koh! Makanya aku suka banget ke Yamanashi. Apalagi kita bisa sewa penginapan dengan gaya klasik di sekitar perbukitan. Jadi kita tinggal nonton dari penginapan saja.”

Kita hanya cukup mendatangi perbukitan kemudia bersiaplah menikmati pesona bintang dan hujan meteor terjadi dengan menawan. Selain itu kita bisa belajar tentang rasi bintang. Jujur sangat mustahil bisa melihat milky way di perkotaan yang terang oleh cahaya lampu. Fenomena ini dapat disaksikan tanpa menggunakan alat bantu seperti teleskop melainkan dengan mata telanjang. Semacam rasa takjub bercampur penasaran untuk bisa melihat sendiri di Yamanashi! Mau menghabiskan malam yang spesial melihat milky way?

2. Memetik Panen Musim Buah

buah-ceri-jepang

Yamanashi memiliki alam yang indah dan asri, didukung dengan iklim yang sejuk dan berupa dataran membuat perkebunan di Yamanashi tumbuh subur. Jepang termasuk negara empat musim, sehingga setiap tahunnya kita bisa menikmati beragam buah berkualitas yang tumbuh subur. Buah-buahan di Jepang memiliki banyak nilai lebih segar dan ukuran cenderung lebih besar.

Prefektur Yamanashi terkenal sebagai penghasil buah-buahan berkualitas di Jepang. Mulai dari kesemek hingga blueberry dapat kita nikmati sepanjang tahun. Keindahan alam Jepang saat musim semi dapat kita nikmati sambil memanen buah ceri. Bayangkan saja, daun berwarna hijau dan buah ceri yang berwarna merah segar di musim semi, pasti akan sangat indah bukan? Tak heran buah ceri disebut-sebut sebagai bagian dari keindahan alam Jepang.

Selain buah Ceri, kerennya Yamanashi adalah prefektur ini biasa panen stroberi hampir di semua musim. Dalam setahun, Yamanashi dapat panen stroberi selama tiga kali. Umumnya, stroberi tersedia dari musim dingin hingga musim panas. Tapi sekarang stroberi dapat ditemukan sepanjang musim.

3. Fuji-Q Highland

fuji-q

“Koh kalau kamu punya waktu satu hari penuh, kamu harus berkunjung ke Fuji-Q Highland! Itu bagus banget.” Seru Difa mengagetkan saya yang sedang menyimak dia bercerita tentang wisata Yamanashi.

Jepang paling tahu memanjakan tiap orang lewat hiburan yang tak terlupakan. Wahana permainan yang ada di Jepang bukan hanya Tokyo Disneyland dan Osaka Universal Studio saja. Masih banyak taman hiburan yang siap membuat kita merasa senang buat dikunjungi. Di Yamanashi juga memiliki taman hiburan yang popular karena atraksi yang menantang. Namanya Fuji-Q Highland. Taman hiburan ini selalu memiliki wahana baru yang seru.

“Terus kalau udah di sana, wahana apa sih yang wajib dicoba, Difa?”

“Wah Koh Huang harus cobain FujiyamaDodonpa, dan Eajanaika! Ketiganya seru banget koh!”

Ketiga wahana ini dirancang oleh Fuji-Q Highland dan selalu merilis satu wahana berupa roller coaster dengan kecepatan super setiap lima tahun sekali! Makin tambah penasaran buat mencoba sendiri di Yamanashi!

4. Arsitektur Kuil Takeda-jinja

kuil-takeda-yamanashi

Jepang memiliki banyak kuil-kuil dengan arsitektur yang menganggumkan. Apalagi bagi saya penikmat arsitektur tentunya bakal memanjakan mata melihat tiap arsitektur kuil. Salah satu kuil yang sering dikunjungi di Yamanashi adalah Kuil Takeda-jinja.

Keunikan kuil ini adalah tempat tinggal bagi bangsawan Takeda. Tentunya cerita tentang bangsawan kenamaan Jepang, Takeda Shingen, menjadi sosok yang sangat dicari. Saya membaca cerita mengenai bangsawan Takeda bahwa perannya dalam sejarah Jepang tentu tidak dapat diragukan lagi. Kuil Takeda-jinja menjadi saksi betapa kuatnya bangsawan Takeda, khususnya Takeda Shingen.

5. Berendam Air Panas di Yumura Hot Spring Resort

“Koh, kamu harus coba tuh buat berendam di air panas yang ada di Yamanashi! Nyesel kalau gak coba berbaur dengan penduduk lokal.”

Salah satu hal yang disenangi orang Jepang sudah pasti mengunjungi resort air panas untuk berendam air panas. Yamanashi termasuk kota yang diberkati dengan banyak gunung dan sumber air panas. Tentunya menjadi  kebahagian luar biasa bagi kita bisa merasakan untuk mandi santai langsung di sumber air panas tersebut. Selain itu juga bisa menikmati makanan segar dari pedesaan. Titik sumber air panas di daerah Yamanashi adalah: Yumura, dekat dengan Shosenkyo Ravine.

Yumura Hot Sprint Resort ini telah berkembang selama bertahun-tahun dan memegang sejarah terpanjang di Yamanashi. Sumber mata air panas di Jepang berasal dari air hujan dan salju yang mencair yang mengalir turun dari pegunungan, merembes ke dalam tanah secara alami dipanaskan oleh zona vulkanik.

6. Pagoda Chureito

pagoda-chuireto-2

Kalian pasti sudah tidak asing dengan pemandangan pagoda yang selalu ada di tiap foto berlatar Gunung Fuji. Lokasi Pagoda Chureito sangat ikonik dan menjadi foto terbaik untuk memotret Gunung Fuji. Di tempat inilah kita dapat menyaksikan keindahan Gunung Fuji di pagi hari. Untuk itulah kenapa kita perlu datang di pagi hari supaya mendapatkan dua keindahan Jepang yang sudah ada yaitu pemandangan Gunung Fuji di pagi hari dan melihat Pagoda Chureito.

Pagoda ini terdiri dari lima tingkat yang dilatarbelakangi dengan Gunung Fuji. Pagoda Chureito merupakan bagian dari Kuil Arakura Sengen dan dibangun sebagai lambang perdamaian pada tahun 1963. Monumen perdamaian ini dibangun untuk mengenang 960 penduduk Fujiyoshida yang tewas dalam peperangan Shino hingga pecahnya Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Kuil dan pagoda ini dikenal  sebagai salah satu pemandangan ikonik pariwisata Jepang.

7. Oshino Hakkai Springs

oishi-yamanashi

Di sebelah utara Gunung Fuji terdapat Desa Oshino-mura sebab ada Oshino-Hakkai atau 8 kolam di sana. Sesuai namanya, Oshino-Hakkai terdiri dari 8 kolam mata air. Pada tahun 1985 lokasi ini terpilih sebagai salah satu dari 100 Mata Air Ternama di Jepang oleh Kementerian lingkungan hidup dan telah ditetapkan sebagai Monumen Alam Nasional.

Sebagai informasi, sumber mata air kolam berasal dari air bawah tanah di Gunung Fuji. Bahkan disebutkan air yang sampai ke kolam hari ini merupakan air yang ada di Gunung Fuji pada 20 tahun lalu. Tempat ini biasanya digunakan untuk upacara penyucian bagi para peziarah Gunung Fuji. Kepopuleran Oshino Hakkai Springs didukung dengan airnya yang jernih dan langsung bisa langsung diminum serta setiap kolam dipenuhi ikan.

8. Danau Kawaguchiko

danau-kawaguchiko

Danau Kawaguchiko merupakan salah satu dari 5 danau di Gunung Fuji. Kawaguchiko merupakan danau terbesar kedua di antara 5 danau yang mengelilingi Fuji. Kalau hari cerah, bayangan Gunung Fuji akan terpantul di air danau. Selain itu Danau Kawaguchiko juga menghadirkan aneka warna bunga-bunga yang berbeda di tiap musim. Bunga sakura di musim semi, bunga lavender di musim panas, daun momiji (daun merah) di musim gugur. Dijamin saat kita travel di Jepang akan mendapatkan pengalaman yang menyenangkan!

9. Taman Oishi

oishi-yamanashi

Taman Oishi terletak tak jauh dari Danau Kawaguchiko. Dari taman ini kita bisa menyaksikan indahnya pemandangan Gunung Fuji dan Danau Kawaguchiko secara bersamaan. Yang membuat wisatawan terkesan dengan Taman Oishi salah satunya adalah hamparan bunga lavender yang bermekaran khususnya bulan Juni dan Juli. Ini yang menjadi alasan mengapa wisatawan justru memadati kawasan wisata ini pada bulan-bulan tersebut.

10. Festival Shibazakura

shibazakura-festival-yamanashi

Mau menikmati Sakura seutuhnya?

Festival Shibazakura merupakan festival nasional yang sangat terkenal di Jepang. Disini kita bisa melihat pemandangan Shibazakura yang memiliki berbagai macam warna cantik yang dilatar belakangi dengan Gunung Fuji. Waktu terbaik untuk melihat Sakura dari akhir Maret sampai April karena kita bisa ikut menikmati Festival Shibazakura yang berada di selatan Danau Motosuko di area lima danau yang berada di Gunung Fuji.

11. Gunung Fuji

chureito-pagoda

Kapan lagi menikmati keindahan perubahan musim di Gunung Fuji dan Yamanashi?!

Seperti yang kita ketahui, Jepang memiliki empat musim yang berbeda, sehingga kita dapat menikmati semua pemandangan indah yang ditawarkan oleh musim semi, musim panas, musim gugur dan musim dingin. Luar biasanya Yamanashi memiliki Gunung Fuji dengan pemandangan mewahnya karena kita dapat melihat bunga dan dedaunan yang berguguran!  Bunga sakura dan persik bermekaran di mana saja saat musim semi, sementara daerah sekitar pegunungan diterangi merah dan kuning saat musim gugur. Hanya di Yamanashi kita dapat menikmati keindahan alam bersamaan dengan syahdunya Gunung Fuji.

“Apalagi Koh Huang kan senang foto, pasti bisa dapat foto Gunung Fuji yang bagus!”

Yamanashi memiliki banyak lokasi yang terkenal untuk melihat bunga sakura. Di sekitar Gunung Fuji, ada banyak jenis pohon sakura yang dapat dinikmati. Mulai dari sakura menawan yang dapat ditemukan di kuil-kuil istimewa, sampai jalur yang dipenuhi pohon sakura dapat kita nikmati saat berjalan santai.

Mencicipi Makanan Khas di Yamanashi!

Liburan Musim Semi di Jepang rasanya kurang afdol kalau kita tidak menikmati makanan khas di kota tersebut. Yamanashi juga memiliki beberapa makanan khas yang wajib untuk dicoba langsung saat liburan ke Jepang.

Houtou

houtou

Awalnya Houtou berasal dari makanan Cina yang disebut hakutaku. Kemudian diperkenalkan ke Jepang pada era Heian oleh seorang biksu Zen Cina. Haoutou merupakan mie tipis dengan ukuran yang besar yang direbus dan dicampurkan dengan miso dan sayur-sayuran musim seperti labu, jamur dan kentang. Kepopuleran houtou akan mudah dijumpai pada saat musim dingin di Yamanshi. Karena mudah untuk mempersiapkan dan sangat sehat, orang menyukai makanan negara yang seimbang ini untuk beberapa waktu.

Torimotsu

torimotsu-yamanashi

Makanan ini merupakan masakan daerah dimana jeroan ayam direbus dengan saos kental shouyu dan gula yang menghasilkan rasa pedas manis. Jeroan yang dimasak ada berbagai macam seperti ampela yang renyah, jantung yang kenyal, hati yang lembut, dan telur sebelum lahir yang kenyal. Sudah mulai penasaran rasa Torimotsu? Makanan khas Yamanashi ini merupakan makanan enak dan murah bagi masyarakat sektiar.

Fujimabusi

Makanan ini merupakan hidangan khas Yamanashi yang terbuat dari nasi Jepang dan ikan nijimasu, ikan asli danau di Yamanashi. Hidangan ini katanya sehat dan bebas minyak sebab dihidangkan dalam panci donabe (panci tahan panas). Cara menghidangkan Fujimabusi juga unik yaitu nasi yang terletak di dasar panci dan ikan nijimasu tanpa tulang yang disusun di atasnya harus terlebih dahulu diaduk menggunakan sendok kayu. Setelah tercampur rata, barulah hidangan ini siap disantap.

Kemudian untuk menikmati Fujimabusi, salah satunya bisa disantap dengan nasi yang telah dicampur dengan ikan tersebut tanpa campuran apa-apa. Bisa juga disantap dengan menambahkan campuran daun-daunan musiman yang telah dirajang halus. Fujimabusi menjadi hidangan favorit warga lokal karena mudah dibuat dan sehat. Pada dasarnya hidangan ini memang menggunakan teknik kukus. Jika tidak habis dimakan, fujimabusi bisa dijadikan sebagai onigiri, nasi kepal khas Jepang.

Saya membayangkan nantinya menikmati Sakura dengan pemandangan Gunung Fuji kemudian duduk bersantai menikmati cha terbaik di Yamanashi!

Jadi kapan kita ke Jepang? Banyak hal menarik di Yamanashi yang ada di sekitar Gunung Fuji! Mari liburan dengan penuh semangat!

Iklan

19 pemikiran pada “Menikmati Sakura Jepang Enaknya Kemana? Yamanashi!

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s