Idea

Liebster Award : Tentang Blog dan Saya


Saya tuh kayak kembali ke masa-masa friendster zaman dulu. Lalu berkembang ke era blogging ketika mendengar kata Liebster Award. Di mana persamaan dua platform ini adalah saling terkoneksi dan bertemu teman maya.

Dulu tuh tidak jarang seseorang mendapat jatah “tugas” ini. Balik lagi bagaimana kita mengambil sisi positif dari permainan sederhana ini. Kalau saya, senang saja artinya ada teman yang masih peduli sama kita.

Ngeblog mungkin sudah mulai ditinggalkan oleh peminat, sejak era video dan microblog. Tapi bagi saya ngeblog tetap menjadi semacam terapi menulis dan kesehatan jiwa.

Cara main dari Liebster Award ini sebenarnya sederhana, tidak ada paksaan juga jika teman-teman tidak mau ikuti aturan. Aturan mainnya seperti ini :

  1. Berterima kasih kepada pemberi penghargaan.
  2. Jelaskan fakta tentang diri sendiri dan 3 artikel favorit.
  3. Jawab 11 pertanyaan dari pemberi penghargaan.
  4. Berikan penghargaan ini kepada 11 blogger.
  5. Berikan 11 pertanyaan kepada blogger yang menerima penghargaan.
  6. Beritahu 11 blogger yang menerima penghargaan.

Saya itu dapat tiga macam pertanyaan dari Mas Anggi (anggiemaya.com), Mas Asyaf (mydaypack.com), dan Mas Dirmanto (dirmanto.web.id). Total ada 33 pertanyaan yang sangat menarik dan butuh waktu untuk menjawabnya hahaha.

[lwptoc min=”3″ depth=”3″ hierarchical=”1″ toggle=”1″ labelHide=”Tampilkan” hideItems=”0″]

Pertanyaan dari Mas Anggi

1. Apa yang membuat Anda tertarik dengan dunia blogging?

Lima belas tahun lalu saya membuat blog ini dengan tujuan sebagai catatan harian, bersosialisasi dan bertemu teman maya. Apalagi saya bekerja yang mana setiap hari terhubung dengan koneksi internet sehingga memudahkan saya untuk terus menulis. Namun, blog ini pun sempat vakum beberapa tahun karena saya sulit mendapatkan internet, sejak tidak bekerja lagi.

Dunia blogging juga menjadi media pengajaran saya pada waktu itu ketika ada siswa saya yang ketinggalan materi, saya tinggal memberikan alamat blog saya.

2. Siapa seseorang yang membuat Anda terinspirasi untuk terjun ke dunia blogging?

Saya terinspirasi kembali ngeblog setelah lama vakum karena Mas Toro alias Cumi Lebay. Pada waktu dia famtrip ke Palembang dan saya menemani rombongan para travel blogger lainnya. Ternyata sulit sekali mengikuti kembali dunia blogging setelah lama vakum ya.

3. Menurut Anda, apa kesulitan dari blogging?

Rasa iri sama blogger lain. Punya rasa iri itu wajar, namun tanpa disadari kita memasukkan racun ke dalam pikiran tentang rezeki dan hal lainnya.

4. Seberapa penting koneksi internet dalam kehidupan Anda?

Buat saat ini penting banget, lah. Sekarang semua projek saya dengan klien bertemu dan diselesaikan lewat online. Makanya senang sekali kalau misalnya setiap membaca email penawaran kerjasama dari calon klien. Hahahaha…

5. Mana yang lebih Anda suka; pantai atau gunung? Apa alasannya?

Pilihan yang rumit. Saya lebih memilih pantai karena sekaligus bisa snorkeling. Gunung juga menarik, cuma saya belum siap biaya peralatan hiking yang cukup besar.

6. Apakah Anda mempunyai sahabat dekat? Kalau iya, seberapa dekat hubungan kalian?

Beberapa teman dekat saya punya yang open minded dan tidak rasis. Bahan bercandaan kita sekedar untuk internal saja karena sudah tahu karakter kita.

7. Seberapa percaya Anda dengan zodiak?

Tidak sepenuhnya percaya cuma zodiak untuk membaca karakter orang, saya percaya.

8. Menurut Anda, apakah Anda seorang yang introvert atau extrovert? Apa alasannya?

Secara penilaian diri sendiri saya orang yang suka menghindari dari keramaian, seperti energi saya langsung terkuras ketika merasa tidak satu frekuensi pembicaraan. Namun, ketika berjumpa orang yang satu frekuensi rasanya mengobrol lama saja tidak terasa. Kadang saya bisa jadi introvert dan kadang sebaliknya.

9. Di mana Anda ingin menghabiskan masa pensiun/hari tua?

Bali atau Bandung.

10. Bagaimana cara Anda menghilangkan stress?

Belanja atau Makan

11. Apakah anda bisa hidup satu hari tanpa smartphone? Apa alasannya?

Bisa, ketika lagi traveling ke Indonesia Timur 😀

Pertanyaan dari Mas Asyaf

1. Kenapa memilih jadi Blogger?

Memilih jalan eksistensi lewat menulis sekaligus menyimpan memori dalam bentuk digital.

2. Sebutkan 3 blogger favorite anda saat ini! Mengapa?

Belum ada, mas 🙂

3. Ceritakan satu hal yang tidak bisa kamu lupakan dihidupmu?

Hampir tenggelam terseret arus laut pas pertama kali snorkeling di Desa Arborek, Raja Ampat. Berasa sudah pasrah saja, untungnya ditolong sama teman buat gandeng sampai ke darat.

4. Apa yang terlintas di benak anda ketika mendengar kata “Makassar”?

Dua kali transit di bandara Makassar cuma masih belum bisa keluar bandara buat explore kota ini. Baca tulisan teman-teman blogger yang main ke Makassar sudah bikin mupeng karena bisa eksplore sejarah, bangunan dan kuliner.

5. Sebutkan 3 channel youtube yang kamu sarankan?

Random kalau nonton di Youtube, cuma kalau subscribe aku sedang ikuti beberapa channel tentang fotografi.

6. Destinasi wisata terbaik apa saja yang ada di Indonesia menurut anda?

Indonesia itu punya banyak pulau dan kepulauan. Mencair yang terbaik dari yang pernah saya kunjungi saja ya. Menurutku kota Ambon karena dari pemandangan kota, alam dan kehidupan sosial di sana.

7. Bagaimana pendapat anda tentang Covid-19?

Aku nggak banyak berpendapat mengenai covid-19. Apalagi kalau misalnya bilang teman-teman di rumah saja. Saya berjumpa dengan dua sisi. Pertama orang yang benar-benar terpukul karena covid-19. Dari bisnis yang harus ditutup, PHK hingga memang tidak bisa berbuat apa-apa. Sisi lain, ada orang yang tidak terlalu berpengaruh terhadap covid-19, justru semakin laris buat bisnis mereka.

Semoga saja kita selalu diberikan kesehatan dan dicukupkan rezekinya.

8. Menurut anda, apakah media sosial lebih banyak kelebihannya atau kekurangannya?

Sekarang rasanya sulit untuk lepas dari media sosial, apalagi pekerjaan saya juga berkutat di digital marketing. Sudah berani masuk ke media sosial berarti harus siap kelebihan dan kekurangannya.

9. Bagaimana cara anda membangun mood saat menulis?

Keluar rumah, jalan-jalan dulu buat cari inspirasi menulis.

10. Pilih mana tetap jadi blogger atau beralih ke youtuber? 

Jika keduanya bisa dijalani, why not? Cuma saya belum berhasil jadi youtuber hahaha..

11. Sampai kapan kamu akan menulis?

Terus menulis hingga nanti menemukan pembacanya sendiri.

Pertanyaan dari Mas Dirmanto

1. Apa kegiatan, kesibukan, atau profesi saat ini?

Masih freelancer di digital marketing buat content writer dan food photographer.

2. Menurut anda, ngeblog masih asyik tidak? Boleh ceritakan alasannya?

Asyik atau nggak memang kembali sama diri. Sekarang tuh banyak banget blogger yang produktif apalagi yang memang menjadikan penghasilan utama. Ketika hobi menjadi profesi kadang ada yang kurang asyik. Cuma pas kita kerjakan santuy, biasanya jadi lebih enak.

3. Selain blog, media sosial apa yang lebih sering kamu gunakan? Kenapa?

Instagram buat cari referensi gambar bagus.

4. Apa pengalaman menarik yang tak terlupakan dari blog?

Perasaan pas menang lomba menulis di blog 😀 sudah lama banget saya sudah nggak menang lomba nih.

5. Apa perubahan yang kamu rasakan dari saat awal ngeblog hingga sekarang?

Dari gaya menulis hingga tema tulisan.

6. Kegiatan apa yang paling sering kamu lakukan pada masa pandemi ini?

Sekarang saya lebih banyak diam di rumah, mengerjakan apa yang bisa dikerjakan lewat laptop dan internet. Yang penting ada dua hal ini saja sudah bikin betah. Sisanya kerjakan foto produk punya klien.

7. Jika pandemi berakhir, apa yang ingin kamu lakukan?

Liburan haha…

8. Apa tempat yang sangat ingin kamu kunjungi dan apa alasannya?

Pengen balik Bandung, buat nostalgia sama kulineran di sana.

9. Benda apa yang ingin kamu miliki dan apa alasannya?

Punya lensa Sony 90mm f2.8 FE. Lensa ini harganya sekitar 13 jutaan, dan sekarang belum ada rezeki buat beli. Keperluannya sudah jelas untuk foto produk biar lebih tajam.

10. Siapa tokoh favorit atau yang ingin kamu temui dan apa alasannya?

Saat ini belum ada, mas.

11. Apa kata mutiara atau kutipan favoritmu, dan apa alasannya?

Aku nggak iri. Aku akan sukses juga. Lihat saja nanti atau aku akan memiliki itu juga untuk membuat kalian iri.

Bentar, saya mau tarik nafas dulu setelah menjawab 33 pertanyaan ini. Semua pertanyaan menarik sekali.

Saya berterima kasih sama mas Anggi, mas Asyaf, mas Dirmanto yang sudah mengingat saya. Semoga satu hari nanti kita bisa berjumpa pas traveling. Mengenai award ini saya memutuskan untuk tidak meneruskan. Kebayang kan kalau satu teman bisa dapat banyak pertanyaan untuk dijawab semuanya.

Semoga tulisan ini bisa membuat kalian mengenal saya lebih dekat 🙂

16 comments on “Liebster Award : Tentang Blog dan Saya

  1. Dirmanto.web.id

    Mantap, maaf ya malah merepotkan. I apreciate it. 😀

  2. ngerii.. dinominasikan oleh 3 oraang!

  3. Ya Allah, saya jadi kangen Cumi Lebay. *Alfatihah

    Saya juga pengagum almarhum karena sosoknya yang humble, ramah, ceria, dan easy going banget. Gak pernah kelihatan ikut riuh dengan segala kontroversi di dumay. 😀

  4. Belanja kalau stresss hahaha, masukin keranjang ga di check-out sampai nanti nanti :))

  5. Dulu pernah ngajar juga ya? Perasaan senangmsenang lomba, kl ko dedy ni jawara lomba yg saya tau, smg tahun ini ada rezeki lg menang lombanya

  6. Kalau stres trus makan itu emang nikmat. Apalagi kalau makan es krim/coklat. Tapi kalau timbangan naik stress lagi buahaha

  7. wah banyak juga koh sampai dari tiga orang 😀 . aku dapat dua nih, dari mas Anggie juga dan dari mas Morishige, cuma belum kutuliskan.. 😀

    -traveler paruh waktu

  8. cara dapat liebster awards itu kayak gimana ya ?

Silahkan tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: