A for Antu (part II)

Cklek… cklek..

Jari saya masih luwes mengetik di atas papan keyboard, malam ini saya hanya chat sama riavenclaw. Kebetulan saya tinggal menunggu jam pulang sementara dia sedang kuliah.

Huang (H) : Eh temen baru saya lagi ajak kenalan nih. Ada suara-suara gimana gitu.

Riavenclaw (R) : Hah??

H : Iya beneran itu suara makin kedengeran.

R : *merinding*

H : Udahlah nyantai aja mrgreen - A for Antu (part II) selama kita gak ganggu dia kan.

Saat ini saya sedang berada di ruangan saya sendirian, lalu saya panggil teman saya yang berada di ruang seberang untuk mampir ke ruangan saya. Tujuannya supaya dia ikut mendengar suara apa yang saya dengar.

Teman (T) : Suara apa sih?

H : Itu dengerin dulu..

T : Ah gak ada suara apa-apa.

Tiba-tiba suara itu timbul lagi.

BACA JUGA :  Dog and Goat

Si teman coba lihat ke ruangan sebelah saya dan marah-marah ke saya.

T : Ah bikin takut aja duluan. Itu suara PRINTER tauk!

H : mrgreen - A for Antu (part II) hag hag hag hag hag….

p.s : Don’t try this at office 😀

Advertisements
Deddy Huang

A copy of my mind about traveling, culinary and review.

One thought on “A for Antu (part II)

  1. Awas kalau dia nge-print bukti traksaksi atau kopi surat berharga, mungkin itu adalah si uyul 😀

    Huang : Hahaha.. gak lah mas.

Silahkan tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.