SoundMagic E10C Review : Earphone IEM Kualitas Baik

Ada orang yang mementingkan kualitas audio karena dia termasuk kelompok orang yang audio. Taste pendengaran boleh jadi tiap orang berbeda, tapi saya coba tanya ke beberapa orang setelah memberikan SoundMagic E10C ini untuk dicoba ternyata respon-respon mereka menarik. SoundMagic termasuk pabrikan asal Cina yang memproduksi produk audio seperti earphone dan headphone. 

Minggu lalu saya dapat kiriman SoundMAGIC E10C untuk ulasan di blog. Produk ini merupakan penerus dari generasi sebelumnya. Hanya saja saya baru pertama kali mengulas produk ini jadi saya belum tahu pembandingnya seperti apa. Namun harusnya kalau merupakan produk generasi lanjutan punya kualitas yang lebih baik. Jadi ulasan ini SoundMagic E10C bersifat subjektif. Di akhir tulisan, kalian nanti bisa memutuskan sendiri ingin membeli atau mencari produk SoundMagic lainnya.

KEMASAN

soundmagic e10c 06 - SoundMagic E10C Review : Earphone IEM Kualitas Baik
Kemasan SoundMagic E10C

Earphone model In-ear Monitoring (IEM) ini tersedia dalam empat varian warna dan SoundMagic E10C yang saya dapat adalah warna merah. Dominasi warna merah dan hitam menjadi cukup kontras dan eye catching ketika digunakan. Dalam kemasan SoundMagic E10C ada beberapa item aksesoris yang diberikan mulai dari:

  • Earphone SoundMagic E10C
  • Earbud kualitas tipis (6 pasang)
  • Earphone case
  • Audio splitter, adapter dari audio jack ke audio jack yang berfungsi apabila perangkat kita butuh sambungan tambahan.
  • Adapter untuk ke komputer
soundmagic e10c 05 - SoundMagic E10C Review : Earphone IEM Kualitas Baik
Free : Audio splitter, 6 pasang earbud, dan earphone case

Paket penjualan yang diberikan lumayan menarik dengan harga yang ditawarkan sekitar Rp 525.000 yang bisa kamu dapatkan di sini.

DESAIN

soundmagic e10c 02 - SoundMagic E10C Review : Earphone IEM Kualitas Baik
SoundMagic E10C bentuk mungil dan ringan

Earphone IEM memiliki karakter yang cenderung bulat, sempit, dan tertutup. Sebagian besar produk IEM berkualitas juga mampu menghasilkan suara yang jernih. Selain itu, IEM juga jauh lebih nyaman digunakan karena sifatnya yang mampu meredam suara dari luar.

SoundMagic E10C punya desain yang ringkas dan ringan. Material earphone terbuat dari logam pada unit driver sehingga cukup aman apabila kita pengguna yang ceroboh dalam menyimpan earphone. Kabel earphone SoundMagic E10C seperti gelombang atau tali yang dipelintir. Buat saya yang terbiasa dengan model kabel polos tentu agak aneh melihat pertama kali. Tapi setelah pemakaian cukup sering, ternyata model kabel seperti ini tidak mudah kusut. Selain itu juga ada mikrofon inline dan remote control yang bisa mengatur besar kecil suara serta menjawab telepon. Sedikit unik adalah pada bagian jack audio ada sudut kemiringan di bagian bawah.

soundmagic e10c 04 - SoundMagic E10C Review : Earphone IEM Kualitas Baik
SoundMagic E10C : Pengontrol audio

Tidak ada perbedaan antara driver sebelah kiri dan kanan karena keduanya bisa menjalankan musik dengan baik. Bagi orang yang tidak mempedulikan orientasi kiri dan kanan tentu saja tidak masalah. Apalagi bentuk driver juga mungil sehingga cukup nyaman ketika dipasang ke telinga. Ada enam pasang earbud karet yang diberikan, kita bisa sesuaikan dengan ukurannya mana yang nyaman.

PERFORMA

soundmagic e10c 03 - SoundMagic E10C Review : Earphone IEM Kualitas Baik
Tambahan konverter audio

Selama satu minggu pemakaian SoundMagic E10C kesan saya earphone ini punya kualitas suara yang dinamis dan kuat. Beberapa playlist lagu yang saya putar lewat Spotify berjalan dengan baik termasuk genre KPOP dan EDM. Bass dan treble menyesuaikan musik yang diputar. Terutama yang menonjol adalah output bassnya yang ditingkatkan. Ya, SoundMagic E10C tidak mengecewakan dalam hal kejelasan dan tahap suara, membuat musik dengan cara yang realistis.

Serta di beberapa penggunaan dalam ruangan berisik atau tenang, earphone bisa isolate suara bising sehingga kita bisa menikmati musik lebih utuh. Sama halnya ketika saya gunakan untuk telepon. Dalam beberapa kondisi saya masih menggunakan earphone kabel untuk keperluan menelepon. Tidak ada kendala dalam penerimaan suara saat menelpon. Lawan bicara saya bisa mendengar dengan suara yang jelas dan jernih.

Hanya saja karena smartphone yang saya gunakan menggunakan usb type-C tentunya saya butuh konverter yang bisa dihubungkan ke jack audio 3,5mm. SoundMagic E10C sendiri memberikan satu konverter tambahan untuk disambungkan dengan smartphone dan earphone. Rasanya tanpa konverter ini audio ke smartphone juga tidak jalan. Jadi seperti berhubungan. Hasilnya, ketika saya gunakan SoundMagic E10C untuk smartphone jadi lebih panjang.

SO HOW WAS THE RESULT?

soundmagic e10c 01 - SoundMagic E10C Review : Earphone IEM Kualitas Baik
SoundMagic E10C : Ruang audio dinamis dan kabel tidak mudah kusut

SoundMagic E10C dengan harga Rp 525.000 di Shopee ini bisa jadi referensi untuk kalian yang menginginkan kualitas audio dengan range bass dan treble menengah. Penggunaan dalam waktu lama juga nyaman karena tidak membuat telinga lelah. Kalian masih bisa rasakan lewat earphone ini. Untuk soal harga cukup kompetitif, balik lagi ke selera karena paket penjualan juga didukung dengan aksesoris tambahan.

Kalau mau membeli SoundMagic E10C. Silahkan klik link.

BACA JUGA :  Sebuah Pelayanan yang Menyentuh Hati Non-Muslim

***

DISCLAIMER : SoundMagic E10C ini diberikan untuk ulasan di blog.

This blog receives a partnership/sponsorship/product review. Do not hesitate to contact email deddy.huang@yahoo.com

Advertisements
Deddy Huang

A copy of my mind about traveling, culinary and review.

3 thoughts on “SoundMagic E10C Review : Earphone IEM Kualitas Baik

  1. Kamu kok bisa sering dapet produk-produk audio gini, koh? Aku juga mau dong, secara aku dengerin musik tiap hari hehe.

    Btw aku cukup concern dengan orientasi kiri dan kanan pada earphone. Rasanya aneh jika ditukar.

    1. Hehe.. ya kayak janggal kali karena ada petunjuk L dan R. Coba kalau keduanya dihapus, L dan R kita gak tahu dimana letaknya kan. So far buatku sih sama saja untuk posisi L dan R.

      1. Kalau dihilangkan tetap aneh, koh. Kecuali untuk lagu baru. Jadi untuk lagu-lagu yang udah lama kudengarkan, aku sampai hafal gimana suara di speaker kiri, gimana suara di speaker kanan, makanya aneh kalau ditukar even itu nggak ada tulisan L atau R 🙂

Silahkan tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.