Kenapa Menjual Paket Kuota Bukan Unlimited?

Ada rasa sebal sama provider operator kita di Indonesia. Rasa sebalnya itu kenapa harus menjual paket internet dengan paket kuota? kenapa tidak dengan paket unlimited?

Masalahnya ini langsung kena dampak ke ponsel yang digunakan. Contohnya saya pengguna Android yang jelas kalau pakai Android perlu akses internet unlimited, bayangkan kalau pakai paket kuota tentu ada penambahan bayar lebih lagi. Belum lagi kemarin saya ada langsung kontak sama provider biru, saya dapat skema biaya paket kuota yang setelah dihitung juga masih tetap akan bengkak biayanya.

Punya hape canggih tapi provider yang pegang kendali soal paket data internet?

Tsahh.. sebel…

Advertisements
BACA JUGA :  Sekolah Kehidupan : Stay Hungry
Deddy Huang

A copy of my mind about traveling, culinary and review.

5 thoughts on “Kenapa Menjual Paket Kuota Bukan Unlimited?

  1. nice share infonya agan2, mari jadikan ini diskusi yang sehat :D.. senangkepnya ane gini gan, unlimited itu berarti agan2 bisa make koneksi kapan aja dalam periode itu, terlepas speednya dan datanya.. nah yang perlu agan2 perhatikan itu masalah FUP, karena opsel itu bukan Perum, tapi badan usaha yaa jadi wajarlah kalo “nyari untung-oriented”, jadilah diterapkan kuota, implikasinya terbentuklah FUP, akibat dari FUP itu, ada penurunan speed, biasanya 64kbps (tergantung opsel)… Yah beginilah kondisi mobile broadband di negeri kita sekarang…

  2. Lho, bukannya paket untuk itu biasanya unlimited? Saya ndak pernah ada yang pakai Android dengan kuota :).

Silahkan tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.