Ocehan Menjelang Pulang

 

67510096 c4dffecb251 - Ocehan Menjelang Pulang

Lagi males balik rumah abis ngajar, dan aku lagi pengen ngebuang aura negatif dalam pikiranku. Kali neh tentang peningkatan skill buat menunjang karir/profesi/skill/masa depan.

 

Kalo diukur dari 1-10, mungkin di posisi 5 buat perasaanku jadi bagian dari perusahaan ini. Napa 5? ya gak jauh-jauh dari fifty fifty (who wants to be millionare? kale…) antara bangga dan tidak.

 

 

Sungguh kerja di dunia IT ngebuat otak/wawasan/sudut pandangku harus terbuka dan update setiap harinya. Banyak yang ingin aku pelajarin dari perusahaan ini, banyak ilmu menggiurkan yang ingin aku pelajarin dari senior. Tapi, melihat kesibukan mereka membuatku jadi pikir dua kali, apa mereka mau nyempatin waktunya buatku? sehingga aku cuma bisa ngeliat cara mereka kerja aja. Bodoh ya aku.

BACA JUGA :  Pelangi

Untuk menunjang karir/profesi/skill/masa depan aku hanya bisa pake 1 atau 2 alat saja (dan itupun belum bisa dikatakan wow… excellent) dan menurutku seharusnya aku harus mampu menguasai setidaknya 5 alat deh. (ya kan? IT gitu loh?) tapi begitu aku pengen belajar 1 alat baru, ada saja benturan. huh.. ngeselin.

 

Ohw sumpah Tuhan, aku ngerasa kayak lagi pecundangin diri aku sendiri. Aku ingin maju, aku ingin belajar, aku tidak ingin dipandang sebelah mata. (bukankah ini obsesi?) Ada 1 lomba yang buat aku tertarik (Asean Skill Competition VII) dan pengen jadi bagian dari kompetisi tersebut. Hanya, aku gak bisa… karena aku gak nguasain 1 alat itu. Hanya itu? ya… (entah karena apa faktornya jadi buat aku gak bisa nguasain alat itu, satu pintaku… aku ingin ada 1 orang yang bisa dampingin aku ngajar kayak guru-mungkin untuk saat neh aku menuntut). Dan juga benturan-benturan lain buat belajar alat lain. Damn!

 

BACA JUGA :  Kosakata Baru

 

Advertisements
Deddy Huang

A copy of my mind about traveling, culinary and review.

One thought on “Ocehan Menjelang Pulang

  1. Coba kamu perhatikan pelari lompat gawang, rasa optimisme tinggi dan kesabaran mereka yang membuat mereka bisa mencapai finish dengan melewati segala rintangan. Kunci suksesnya adalah latihan dengan teratur dan disiplin.
    Jangan menyerah, usia kamu masih muda. Saya juga dulu merasakan apa yang kamu rasakan. Tapi saya tidak mau terbentur pada satu tembok yang akan menghalangi langkah saya, setinggi apapun saya berusaha lompat, hasilnya yang dulu hanya 1 sekarang bisa lebih dari 1.

Silahkan tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.