Open

Sepekan ini merupakan perjuangan yang cukup membuat saya tidak waras. Ketidakwarasan saya ini perlu dipertanyakan di mana saya sendiripun tidak yakin apakah saya ini sanggup untuk melaksanakannya? Di mulai dari proposal skripsi saya (Bab 1), kemarin di komentari sama dosen pembimbing saya untuk masalah latar belakang. Duer.. pandangan saya bisa di bilang 50 paham 50 kurang paham. Paham tentang masukkan (eh.. belum terlalu sih :p) sisanya ketidakpahaman bagaimana menghubungi latarbelakang itu dengan masalah yang akan saya buat. Huah..

Alasan kegilaan saya yang kedua, tadi pagi selesai kuliah sesi 1 saya ke ruangan dosen untuk mengetahui apakah judul tugas saya di ACC sama beliau. Dan duer lagi, saya tidak dapat berkomentar apa-apa selain mengambil selembar kertas yang sudah saya kumpulkan beberapa hari yang lalu. Karena apa? karena tulisan yang akan saya buat tidak ada kaitannya dengan akuntansi.

BACA JUGA :  Ooops... ini Aibmu!

Ciaaaat…

intermezzo dikit, satu pertanyaan.. saya kuliah di jurusan akuntansi tapi ternyata semua tulisan/judul skripsi saya lebih ke manajemen. So? bagaimana ini bisa terjadi? hualah..

Balik lagi, dari kegilaan yang saya alami ternyata ada hambatan baru yang muncul dari kasus kegilaan saya kedua (tentang penolakan judul tugas). Begini, deadline saya sekitar 1-2 minggu ini ke depan dan jikalau saya tidak mendapat ACC dari beliau maka nilai NTR saya kosong! dan kalian tahu apa arti kosong? target saya untuk kelar kuliah tahun ini harus kandas untuk tahun depan. Hikz…

Tadi di perpus, teman saya tanya kebetulan punya dia sudah di ACC. Dia bertanya kenapa saya kelihatan santai dan tidak seperti teman-teman yang lain (maksudnya sibuk mencari tugas). Mungkin dia tanya karena saya sedang mengalihkan dengan membaca koran. Saya jawab bahwa memang kegilaan saya harus ditunjukin? Come on.. dia kan tahu kalau saya ini memang pintar untuk menghibur sendiri (kebetulan saya pernah satu kelompok dengan dia dan dia tahu cara saya untuk menghibur diri). Hehe…

BACA JUGA :  Whatever Statusmu!

Kalau mau diungkapkan, apa sih perasaan saya sebenarnya pada saat ini? detik ini juga?

SAYA CEMAS! SAYA KUATIR!

Namun, saya harus TETAP BERTAHAN. Saya merasa saya tidak sendirian di belakang saya. Lord Jesus inside me. His always be with me. I just keep the promise that He would never leave me alone. In all situation. I believe His promise.

Advertisements
Deddy Huang

A copy of my mind about traveling, culinary and review.

Silahkan tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.