RM. Sri Melayu

sri melayu - RM. Sri Melayu
Kemarin malam (02/04/08) sepulang dari kantor saya dan keluarga pergi makan di kwetiau Ali daerah jalan Bangau. Selesai makan ternyata ada ide kepengen cari rumah makan di daerah Demang Lebar Daun yang lokasinya sebelahan Griya Agung atau Istana Gubernur. Akhirnya dari jalan Bangau kita melaju ke Demang Lebar Daun yang lokasinya tidak berjauhan dengan RM. Pegagan Indah.Kamipun sampai dan saya cukup kagum dengan penampilan luarnya yang menurut saya restoran ini sedang penuh (karena banyak mobil yang diparkir dan ada beberapa mobil pejabat). Interior yang disuguhkan hampir sama dengan RM. Pegagan Indah, banyak pohon-pohon yang bejibu dan memiliki 3 lantai. Lokasinya sangat luas. Setelah masuk, kami disambut sama pelayan yang bejilbab kemudian saya bilang mau duduk di daerah yang pojokkan. Akhirnya pelayan itu mengantarkan kami ke tempat lesehan dan saya lihat juga banyak orang yang memilih lesehan. Sepintas saya melihat sepasang kekasih sedang memadu kasih, ceweknya sedang mencubit pipi si cowok.. hehe.
BACA JUGA :  Traveling Bawa Laptop? Ini Laptop 2in1 Untuk Gaya Hidup Kamu yang Dinamis

Awalnya kami senang dengan duduk lesehan, tapi baru beberapa menit akhirnya kami pindah tempat duduk. Pertama, karpet lesehannya bau apek. Kedua, terganggu sama kucing yang berkeliaran. Ketiga, meja makannya bau amis. Setelah kami pindah tempat duduk dan siap pilih menu makanan. Ternyata mereka tidak memberikan menu melainkan menanyakan mau makan apa? Hah.. neh aneh banget, kalau saya mau makan yang mengandung *ngook.. ngook.. mank disediain?* Akhirnya saya minta menunya, dan ternyata eh ternyata restoran segede gini menu makanannya cuman pindang doang, trus udang goreng doang, cah kangkung dan tauge doang. Gila… nggak ada apa kerang rebus atau kepiting masak jahe atau ikan bakar. Dan terakhir ternyata rumah makan ini punya home band sendiri, atau kalau ada pengunjung yang mau bernyanyi juga diperbolehkan.

BACA JUGA :  Malachi Living Siap Membantu Interior Rumah Anda

Kesimpulan: Lebih cocok untuk para pejabat yang ngalor ngidul cuma buat ngobrol proyek doang. Selebihnya kalau untuk makan dengan menu yang wah bagi saya masih kurang.

Advertisements
Deddy Huang

A copy of my mind about traveling, culinary and review.

Silahkan tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.