IF Word

Apa-apa maunya instan…

Mie instan…

Lulus kuliah instan…

Semuanya instan..

Ah.. memang alam sudah tidak bersahabat lagi dengan manusia. Karena manusianya sendiri yang sudah tidak mau bersahabat. Terlalu sombong dan egois. Terlalu ingin cepat dikenal.

Saya sempat diskusi sama penjaga perpustakaan di kampus. Beliau, ibu Monik selalu menjadi tempat inspirasi saya, karena mengingat teman saya, Stiv menasehati saya bahwa usahakan setiap hari dengan aktivitas yang kita lakukan selalu cari inspirasi-inspirasi baru (dan Puji Tuhan kalau inspirasi itu dapat membuat orang lainpun terinspirasi sama aku :p). Jadi bicara tentang birokrasi komputerisasi perpustakaan. Rencananya saya pengen ambil SNA (Simposium Nasional Akuntansi) yang terdapat di komputer jaman jadul (tidak ada saluran data yang modern cuma bisa melalui floppy disk, sementara data yang saya perlukan ukurannya lebih dari kapasitas sebuah disket).

BACA JUGA :  ...

Cerita.. punya cerita.. ternyat berlanjutlah bahwa tentang penjajahan teknologi bahkan sampai ke-instan-an suatu kehidupan. Pikir punya pikir ternyata beliau menginspirasi saya (lha buktinya saya buat di blog kan.. hehe). Orang-orang selalu beralasan mereka tidak sempat makan atau minum maka mereka lebih memilih kopi instan atau mie instan dan bisa juga fast food. Apakah kita tahu kandungan yang terdapat di makanan serban instan?

Suatu ke-instanan pada akhirnya dapat menyebabkan suatu bahaya, misalnya mokad getoh.. haha.. Lihat saja ijazah para menteri yang aspal.. sekarang mereka pada diciduk.

Daripada nantinya jadi posting yang gajebo, mending saya akhirin sekarang juga.. bahwa semuanya butuh proses. Asal kita komitmen, disiplin, dan pengorbanan… Puji Tuhan semua yang saya impikan dan harapkan akan tercapai. Amin. Wkekekekeek…

BACA JUGA :  Dibonceng Wak Pici
Advertisements
Deddy Huang

A copy of my mind about traveling, culinary and review.

Silahkan tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.