Siap kalah?

Sejak saya masih SD, pendidikan dari guru mengajarkan saya untuk mengejar kemenangan. Jadi, layaknya dalam suatu kompetisi maka saya harus berjuang untuk menang dan menyambut kemenangan tersebut. Namun, hal yang tidak diajarkan oleh mereka adalah bagaimana untuk menyambut kekalahan dan menerima semuanya itu dengan ikhlas sekaligus mengakui kalau yang menang itu lebih baik dari kita. […]

Kontemplasi: Bagian Tiga

Mampukah kita untuk mengampuni orangtua kita, bilamana mereka melakukan hal yang membuat kita malu? Seringkali terbesit (sewaktu emosi tinggi) kalau sebagai anak nggak mau mengakui kalau mereka itu orangtua. Atas dasar malu atas perbuatan mereka yang menyebabkan diri si anak dikucilkan. Whatever will be… will be…

Buncit nih yee

Cukup lama juga kemarin saya mengantri di dokter gigi, sembari duduk ‘ngepor’ di depan (pelit neh dokter nggak punya tempat duduk) saya lihat ada Xenia krem sedang melaju dengan santai berlawanan arah. Dulunya daerah Dempo ini masih diperbolehkan untuk dua arah, tapi sejak ‘kebijakan’ itu muncul yang katanya demi kemacetan maka jalan cuma boleh satu […]

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas
%d blogger menyukai ini: