Buncit nih yee

Cukup lama juga kemarin saya mengantri di dokter gigi, sembari duduk ‘ngepor’ di depan (pelit neh dokter nggak punya tempat duduk) saya lihat ada Xenia krem sedang melaju dengan santai berlawanan arah. Dulunya daerah Dempo ini masih diperbolehkan untuk dua arah, tapi sejak ‘kebijakan’ itu muncul yang katanya demi kemacetan maka jalan cuma boleh satu arah.

Mungkin bukan faktor luck buat si Xenia krem itu, dari arah kejauhan sudah ada orang berseragam yang sudah melambaikan tangan tanda agar si Xenia krem segera menyamping.

Shit! Dalam hati saya berkata: Eunak banget nih.. masih pagi sekitar jam 10 sudah dapat ‘sarapan’.

Selesai birokrasi yang akhirnya si pengemudi Xenia krem akhirnya memberikan ‘sesuatu’ dan masuk kembali ke dalam mobilnya untuk melaju pergi. Ada suatu paradigma di masyarakat yang membedakan ‘orang seragam itu’ yang senior dan junior. Bedanya apa? Kalau yang junior pasti perawakannya masih ‘kurus dan muda’, sementara kalo yang udah senior pasti perawakannya ‘buncit dan tua’. Bunci kenapa? karena katanya ‘sumpahan’ dari orang-orang yang pernah memberi ‘sesuatu’ sama mereka.

Klise kalau dibilang hal ini harus diberantas, karena siapa sih yang nggak suka ‘sesuatu itu’? Mana yang lebih cepet hitung, disuruh hitung 100kg cabe ama hitung duit? Pasti lebih cepet disuruh hitung duit kan? Harusnya sesuai dengan motto mereka: Kami siap melayani Anda, mereka setidaknya mau-maunya saja menerima ‘sesuatu’, melainkan menasehati tentang pelanggaran yang dialami.

Storyteller and Digital Marketing Specialist. A copy of my mind about traveling, culinary and review. I own this blog www.deddyhuang.com
Posts created 1714

Tinggalkan Balasan

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas
%d blogger menyukai ini: