9 Tempat Traveling Seru Musim Panas Sambil Kuliner Enak di Perth

Western Australia?? Emang dimana sih? “Australia itu bukannya ada Sydney dan Melbourne ya, koh?” Bukaaaann… Western Australia itu kota terbesar di Australia. Kota ini mencakupi sepertiga luas wilayah Australia. Coba deh kamu buka peta dunia dimana lokasi Australia Barat. Kalau kamu berhasil menemukan nama Perth berarti selamat kamu bisa lanjut baca tulisan ini sampai selesai. […]

Unik! Ada Pasar Oleh-Oleh Murah Di Perth Hanya Buka Pas Weekend

Perkenalan saya sama Bunda Fey atau nama bekennya FeyDown adalah dari Kompasiana. Waktu saya sedang googling tentang wisata Perth lalu saya beranikan untuk menghubungi soalnya memang dia tinggal di Perth. Asik banget deh tanya-tanya sama bunda Fey ini, saya jadi banyak dapat informasi dan memang bunda Fey ini agak “cerewet” tapi cerewetnya baik buat kasih arahan ke kita :mrgreen: Salah satunya, saya direferensikan kalau mau belanja souvenir oleh-oleh wajib datang ke E Shed Market di Freo atau Fremantle.

Wih! Siapa sih yang tidak senang dengar namanya belanja apalagi kalau ada yang bayarin 😆 Lalu barang apa saja yang bisa kita beli di tempat tersebut?

Read More »

Pengalaman Hari Pertama di Perth Kena Tilang Polisi $1600 AUD! (Bagian 2)

Walau cuaca masih gerimis dan angin kencang, kami tetap bergabung dengan “keramaian” kota Perth sambil menandai tempat-tempat yang bakal didatangi esoknya. Sebenarnya keliling malam di kota Perth asik loh, di kota ini masih banyak bangunan arsitektur Eropa dengan tembok-tembok lebar dan warna yang klasik. Kami sampai di Perth malam Minggu, seharusnya malam tersebut ramai berhubung hujan kebanyakan ruas jalan sepi.

Perth ini kota yang unik, kehidupan aktifitasnya dimulai dari pukul 11 pagi sampai 5 sore. Terus habis itu mereka pada kemana? Balik ke rumah masing-masing dan lebih memilih kumpul di rumah bersama keluarga. Kecuali anak-anak muda biasanya nongkrong di kafe atau bar. Dan tidak semua area juga ramai, hanya area-area tertentu yang memang terkenal ramai misalnya Hay Street atau Murray Street. Bahkan untuk toko sekelas butik pun jam 5 sudah tutup. Boring? Nanti dulu.

perth05

Berasa keren sekali lah di negara orang kita bisa bawa mobil sendiri. Apalagi negara serba mandiri mulai dari bayar parkir sendiri, tiba-tiba jadi taat rambu lalu lintas, jaga kebersihan dan diawasi kamera dimana-mana. Otomatis habit kita yang jelek-jelek bakal langsung berubah waktu di Perth. Kami pun keluar dari hotel, sempat terjadi kebingungan juga cara bayar parkir. Untunglah ketemu bule yang mau ajarin kita cara bayar parkir di mesin. Hahaha… dan alangkah kaget belum juga 3 jam parkir sudah bayar 11 AUD atau 110 ribu :mrgreen: horang kaya ini pasti!

Mungkin Mbak Fina yang sedang menyetir mobil, mau bilang kalau bawa mobil di negara orang yang serba tertib bikin adrenaline naik. Refleks terjadi kalau lihat ada orang yang bawa mobilnya lelet pasti bawaan pengen disalip, opsi lain klakson. Barangkali kalau kalian nanti berkunjung ke Perth dengan menyewa mobil harus ekstra sabar kalau nekad tandanya sudah ada polisi yang menunggu untuk klakson 😆

perth01

Taxi pun ada CCTV. Berani macem-macem?
Taxi pun ada CCTV. Berani macem-macem?

Apalagi kalau jumpa lampu merah harus nurut. Pasti kaki gatel pengen injek gas pas lihat situasi kanan kiri jalan kosong padahal masih lampu merah. Marka jalan pun harus benar-benar teliti, kalau memang mau belok kanan, tidak bisa dadakan. Siap-siap lagi kalau ada polisi ganteng klakson kalian dari belakang. See, beda sekali dengan negara kita kan. Dalam hati, kayaknya saya harus tinggal di luar negeri biar jadi warga yang taat lalu lintas.

Walaupun di GPS peta Perth rapi dan informasi jelas, misal restoran terdekat, kantor polisi dan pom bensin terdekat. Ternyata kita juga perlu teliti untuk membaca GPS, terlebih jalur jalan yang bercabang, layer-nya tipis belum lagi kalau sinyal GPS tidak lancar kita bisa telat ambil jalur. Nah, akibat salah baca GPS kami pun masuk ke daerah Freeway yang ada plang 60 km.

perth03

“Eh ini maksudnya apa ya 60 km? Maksimal atau minimal gitu ya?”

“Keknya sih gak boleh lebih dari 60 km deh!”

“Ya udah diturunin kecepatannya. Amin aman.”

Begitu diturunkan kecepatannya, saya pun melihat ada plang yang kasih tahu kalau jalur yang dilewati adalah jalur yang punya pengawasan kamera. Pikir saya, wah ini keren banget jadi bisa tahu kejadian apa saja yang terjadi di jalan. Coba deh kalau akses NTMC Polri dari smartphone, pasti ada beberapa kamera yang tidak berfungsi.

“Tin.. tin..”

“Tin… tin…”

Noleh ke belakang, kami dikejar polisi!!!

“Mbak kita dikejer polisi dari belakang!”

Histeris. Panik.

“Coba kepinggir dulu dan nunggu apa sih polisi deketin kita.” Saya dan Denny yang duduk di belakang tidak berhenti untuk lihat ke arah belakang. Si mobil polisinya masih diam saja mungkin sekitar 5 menit. Kamu tahu waktu 5 menit itu buat saya udah menegangkan, apalagi nafas Denny sampai kedengaran.

Mati kau, baru pertama kali datang ke negera orang sudah ditilang polisi saja. Pikir berkali-kali apa sih yang sudah kita langgar pas bawa mobil. Tak berapa lama, si polisi berbadan tinggi dan tegap itu menghampiri pintu sopir.

“!@#!@$@#$!#@!”

“^@#$#!#!#!$”

Tahu artinya? Artinya, kita melanggar aturan kecepatan kendaraan stabil yaitu 60 km. Gara-gara tidak tahu marka jalan di luar negeri, mungkin bagi kita yang baru pertama kali nyetir di negara orang yang lebih teratur, sepakat akan berpikiran ini harus minimal 60 km. Klop deh, kita dikejar sama polisi Perth!

Kalian bisa menebak kira-kira selanjutnya si polisi bakalan melakukan apa?

perth04

Dia lalu mengeluarkan seperti alat penghisap asma kemudian alat itu diberikan ke mbak Fina sebagai driver mobil. Cukup menegangkan lihat mbak Fina harus hembuskan nafas ke dalam alat tersebut. Apalagi harus beberapa kali dilakukan karena alat sepertinya ada gangguan. Saat alat itu bekerja juga mengeluarkan bunyi biip biip, makin tinggi hembusannya makan suara biip semakin kencang. Alat yang diberikan ternyata untuk mengukur kadar alkohol apabila si pengemudi kebanyakan minum alkohol. Walau kita belum minum alkohol cuma kalau sudah berjumpa sama polisi kok rasanya deg-deg-an gitu. Apa ini rasanya jatuh cinta sama polisi? *eh*

Tak berapa lama, turun lagi rekan si polisi menghampiri mobil kami kemudian dia bertanya sama rekannya kenapa lama sekali. Entah ada angin apa, dia menyalakan lampu senter dan langsung mengarahkan ke arah belakang tepatnya kena ke saya dan Denny.

“You must pay 400 AUD, and you too 400 AUD! And you as the driver 800 AUD!”

APAAAA?!!! 1600 AUD atau sekitar 16 juta buat kena tilang. Tapi tilang kenapa pak? Sudah ketakutan dan menahan pipis.

“Why both of you do not use seat belt? And you have responsibility too.”

Alamakjang. Saya harus pegang erat-erat dolar Australia saya. Suasana mulai menegangkan. Saya yang tadinya mengeluarkan kamera untuk memotret pun mulai dimasukkan ke dalam tas. Setelah mbak Fina selesai meniup alat pengukur alkohol, kedua polisi tersebut tampak masih diskusi soal mau menilang kesalahan kami yang tidak menggunakan seat belt dan mengendarai mobil dibawah kecepatan 60 km. Semacam kena pasal tilang berlapis.

“Udah bro, kasih mereka lewat aja. Ini hari pertama mereka ke Perth. Apalagi ada blogger Palembang yang kece di belakang.” Kurang lebih seperti itu yang mereka ributkan dan kalimat terakhir itu cuma direkayasa saja 😆

Begitu dengar mereka mengizinkan kami untuk meneruskan perjalanan tanpa harus memberi kami denda sebesar 1600 AUD rasanya lega banget sekaligus kami punya pengalaman baru tentang lalu lintas di Perth. Saya langsung whatsapp Bunda FeyDown, si bunda Fey ini aku kenal lewat Kompasiana dan beliau termasuk aktifis scam yang sudah tinggal lama di Perth. Banyak do and don’t yang saya dapatkan sebelum berangkat ke Perth lewat beliau.

“Wah nasib mujur. Biasanya polisi Australia tidak pandang bulu kalau salah tetap salah,” balas bunda Fey lewat whatsapp.

Maklum saja, habit cara berkendaraan kita yang semerawut tentu harus adaptasi di negara orang lain yang lebih teratur. Tapi bukan berarti mbak Fina bawa mobilnya semerawut ya *piss mbak Fina*. Buat kalian yang mau mengendarai mobil ternyata ada aturan kecepatan kendaraan yang harus dipatuhi. Apabila lewat sekolah kecepatannya 40 km, komplek rumah 50 km, jalan tol 100 km. Sedangkan untuk parkir mobil ada markanya sendiri. Walaupun parkir di pinggir jalan, tetap ada plang yang harus dilihat. Misalnya P artinya kita hanya boleh parkir selama 1 jam saja. Berarti tinggal lihat angka dan huruf di plang, serta ada pula jam-jam yang boleh digunakan untuk parkir.

Perth juga termasuk negara yang menghargai orang disable sehingga ada parkir khusus bagi warganya yang perlu kebutuhan khusus semisal yang mengendarainnya adalah penyandang cacat kaki. Jangan kalian coba-coba menyerobot lahan parkir mereka atau parkir untuk taksi/bus.

Apa yang membuka cara pandang saya terhadap aparat polisi Perth dengan Indonesia adalah mereka ramah, tapi tetap tegas kalau memang kita salah. Dan polisi Perth masih bisa beri pengecualian terhadap turis. Tapi jangan coba-coba untuk “damai” dengan polisi Perth, bakal langsung kena denda.  Terakhir, mereka ganteng! Pasti kalian bakalan betah dan pengen ditangkap sama pak polisi ganteng dari Perth :mrgreen:

“Gue mau bikin salah lagi ah, biar ditilang sama polisi ganteng Perth!” seru mbak Fina.

Pengalaman Hari Pertama di Perth Kena Tilang Polisi $1600 AUD! (Bagian 1)

Kalian pernah alami gejala susah tidur atau gelisah kalau besok mau terbang? Apalagi kalau penerbangannya jam pagi dan kita harus bangun pagi buat ke bandara. Rasanya kok makin mager dan gelisah ya? Oh yess seperti itulah yang saya rasakan dalam beberapa hari ini, bahkan saya pun sempat bilang sama Yayan @OmNduut kok saya grogi ya. Ya iyalah jawabnya saya kan mau #terbangKePerth yeeaaah! :mrgreen:

Perth I’m coming…

perth02

Tidak mudah untuk bisa sampai ke Perth, butuh perjuangan dan tekad yang gigih buat bangun pagi ke bandara kejar penerbangan dari bandara SMB II Palembang ke Jakarta. Setelah itu dengan jarak terbang yang mepet sekitar 1 jam, saya harus lari-lari seperti adegan kisah percintaan yang akan ditinggal pergi sama sang kekasih dengan setting latar bandara :lol:. Berharap bisa lihat bangunan baru Terminal 3 Ultimate pun pupus. Shuttle bus dari terminal 3 ke terminal 2 penerbangan internasional di bandara SHIA sudah nangkring di depan. Oh ya ada yang “unik” dari ruang tunggu penumpang di Terminal 3 yaitu sensor pintu kaca hanya berfungsi otomatis terbuka dari luar saja, jadi kalau sudah masuk ke dalam mau keluar akan ada petugas yang akan datang mendekatkan diri ke pintu supaya sensornya terbuka. Hahahahaha…

Read More »

Ngapain Aja Selama 4 Hari 3 Malam di Perth, Australia?

Mungkin sudah saatnya masukkan nama saya, eh, Perth dalam list backpacker kalian. Begitu tanya sama teman-teman soal Perth, jawabannya mereka lebih banyak tahu soal Sydney dan sekitar. Wah-wah.. apa benar Perth tidak semenarik itu? Dianggap kota yang terpencil jauh dari hiruk pikuk oleh para backpacker yang datang ke Australia, tampaknya kalian harus berpikir ulang.

Aku yang dulu bukanlah aku yang sekarang.. dulu dulu…

Western Australia atau Australia Barat merupakan negara bagian terbesar di Australia ini berada di pinggir pantai membuat kota ini terkenal sebagai kota pelabuhan. Banyak objek wisata dan hiburan yang bikin kita jatuh hati dan ingin tinggal di Perth. Perth yang sekarang sudah berubah menjadi kota berkembang! Kota ini bisa bikin kalian kangen lihat yang jadi waiter aja udah ademin. Kalian juga bakalan betah rasa pengen ditilang sama polisi Perth yang tinggi, ramah, sixpack dan ganteng! :mrgreen:

Perjalanan saya memang singkat, tapi tidak menutup derap langkah saya untuk berkeliling dan berbaur dengan penduduk lokal Perth. Nah, berikut ada 12 kegiatan yang bisa kamu lakukan selama 4 hari 3 malam di Perth :

1. Menikmati Suasana Bell Tower Sepanjang Hari

bell-tower

Bangunan ikon kota Perth ini wajib kalian kunjungi sekaligus berfoto dengan latar Bell Tower. Bila perlu salto di depan towernya. Lokasinya ada di pusat kota di tepi sungai Swan dan Barrack Square. Bell Tower merupakan museum lonceng. Lewat arsitekturnya yang menjulang tinggi nan unik seperti angsa, ternyata di dalamnya terdapat sejumlah koleksi lonceng tua yang sangat berharga dari Kerajaan Inggris. Usia lonceng tersebut sudah ada sejak sebelum abad ke-14. Menariknya, setiap pukul 12 siang maka lonceng akan berdentang di puncak menara.

Sebagian besar sisi Bell Tower terbuat dari kaca. Kalian perlu datang juga di waktu malam hari karena lampu warna warni menyala dengan terang dan indah. Tepat di depan Bell Tower, terdapat pedestrian luas yang bisa dijadikan sebagai meeting point para anak-anak muda. Apalagi kalau kalian yang bermain Pokemon Go, nah disinilah pusatnya gym dan pokestop. Kalian bisa kumpul bareng untuk bermain Pokemon Go juga berjumpa dedek emesh.

2. Melihat Panorama Bangunan Tinggi di Elizabeth Quay

elizabeth-quay

Ruang publik yang baru diresmikan ini menjadi kawasan favorit buat para wisatawan dan warga Perth. Daerah ini tidak jauh dari Bell Tower, cukup jalan kaki saja kita akan langsung melihat jembatan gantung yang membelah Sungai Swan. The River. The City. Together Again. Inilah yang menjadi ide pembangunan Elizabeth Quay. Dari titik jembatan Elizabeth Quay kita akan melihat dua panorama yakni Sungai Swan dan bangunan tinggi perkantoran di pusat Perth CBD.

Filosofi Elizabeth Quay adalah menginginkan suatu tatanan kota yang bersinergi dan nyaman bagi warga lokal. Di waktu pagi, kita akan banyak menjumpai warga lokal yang asik bersepeda, jogging, orang tua berjalan dengan cucu-cucu mereka, pasangan muda mudi, orang-orang narsis seperti saya yang selfie dengan latar bangunan tinggi kota Perth. Kalau kamu capek, tidak jauh dari jembatan terdapat penjual es krim Gelato yang enak. Wajib dicoba ya!

3. Mengelilingi Taman Terbesar Sedunia di Kings Park

kings-park

Kalian tidak penasaran sama taman kota terbesar di dunia? Bahkan luasnya lebih besar dari Central Park, Amerika loh! Berkunjung ke Kings Park ini sangat layak masuk dalam itinerary kalian. Di sini kita bisa menikmati pemandangan spektakuler mulai dari pemandangan kota Perth secara utuh yang dikelilingi Sungai Swan sampai juga taman botani dengan bunga warna-warni.

Selain itu, ada juga monumen yang dibangun untuk mengingat jasa para veteran saat Perang Dunia. Di dalam monumen ini kita bisa melihat nama-nama veteran yang tewas saat perang. Sambil menikmati pemandangan, kita bisa berjalan kaki menyelusuri taman yang memiliki arena luas mencapai sekitar 4 kilometer persegi! WOW! Kebayangkan kaki kamu bakalan lelah letih lemas? Tenang, di tempat ini kita bakal dimanjakan sama lebih kurang 11 ribu jenis perpohonan langka dan hampir 90 jenis burung. Kalau masih kurang, kalian bisa bermain Pokemon Go buat menangkap jenis pokemon rare yang ada di Kings Park. Sungguh surga yang tersembunyi di kota Perth!

4. Telusuri Wilayah Perth yang Beragam

murray-st

Telusuri Jalan Hay Street dan Muray Street yang letaknya bersebelahan. Kalian pasti bakal terpukau karena di sepanjang jalan kita bakal banyak menemukan bangunan-bangunan berarsitektur Inggris. Bangunan dengan corak batu bata atau kalau melewati etalasi butik kita akan melihat kaca yang besar yang menghiasi barang jualan mereka. Kalian bisa berfoto ala-ala instagramers di depan London Courts, toko yang tersembunyi di kawasan tersebut. Kesan vintage sangat kerasa!

5. Café Hopping Menikmati Kuliner Enak

leederville

Saya termasuk tipe traveller yang suka sekali untuk mencicipi ragam kuliner khas dari suatu tempat. Pokoknya ajak saya aja deh ke tempat-tempat makan yang enak dan instagramable buat difoto makanannya :mrgreen: Kalau kalian punya kesamaan hobi, nah coba saja menjajaki sepanjang jalan Oxford Street Leederville, lalu ke Northbridge dan Subiaco untuk masuk ke kafe modern dan restoran bergengsi menikmati signature dishes dari mereka. Tiga kawasan ini termasuk kawasan ramai dan bakal banyak didatangi oleh kawula muda apalagi saat weekend. Bahkan kalau kalian mau menghangatkan badan bisa memesan segelas Hot Chocolate yang sangat enak!

6. Mencicipi Cocktail dari Racikan Bartender di Bar

halford-bar

Cuaca di Perth memiliki gaya Mediterania, mulai dari musim Semi, Gugur dan Dingin yang sejuk. Kalau kalian berangkat sekitar bulan Agustus, kalian perlu menyiapkan pakaian hangat dan mantel karena cuaca cerah berhawa dingin. Sesekali saja hujan turun tapi tidak lama. Suhu terendah bisa 5°C – 10°C di malam hari menjelang pagi. Maka sangat cocok kalau kita melipir masuk ke dalam bar-bar kecil di Perth untuk menikmati secangkir wine atau cocktail racikan dari bartender. Bar yang ada di Perth mulai dari bar kecil sampai bar berkelas bisa kalian datangi. Sangat mudah untuk menemukan bar-bar bergaya vintage dan interior berkelas di Perth. Telusuri saja area-area yang berdekatan dengan kawasan tempat makan, biasanya salah satunya ada bar. Penasaran buat mencoba segelas Martini?

7. Kunjungi Kota Pelabuhan Tepi Laut Fremantle

fremantle

Menikmati suatu kota, kenalilah mulai dari bangunannya. Lewat bangunan kita bisa tahu sejak kapan bangunan tersebut membuat kota tersebut berkembang. Nah, kalau kalian menyukai arsitektur bergaya kolonial maka kalian perlu berkunjung ke Fremantle atau Freo. Kawasan yang berjarak 30 menit dari pusat kota Perth ini merupakan kawasan pelabuhan sekaligus peti kemas. Kita juga bisa berjumpa dengan Fremantle Harbour yang memiliki desain bangunan mewah. Selain itu, bisa berkeliling melihat Fremantle Prison dan Arts Centre. Kalau kalian capek, istirahatkan kaki menuju Fishing Boat Harbour atau dekat Taman Esplanade maka kita akan bertemu dengan Cicerello’s yang terkenal dengan menu Fish and Chip atau Cupid chubby yang sedang memegang busur yaitu Little Creatures, kafe brewery berinterior industrial. Sangat asik sekali bukan!

Puas menghabiskan waktu sepanjang hari di Fremantle, selanjutnya kalian bisa berkunjung ke E Shed Market yang merupakan pusat pasar oleh-oleh khas Australia yang terkenal dengan harga miring. Pastikan kalian berkunjung ke Toko Aussin karena penjualnya ibu Ade dari Indonesia yang sudah menetap lama di Perth hampir 20 tahun. Ibu Ade suka memberikan diskon kalau tamu yang datang berasal dari Indonesia.

8. Memuaskan Fantasi Seks Kamu Di Underground Adult Shop

adult-shop-sex

Tempat ini diluar dari itinerary kami, tapi begitu melewati pertokoan yang ada di Fremantle kami pun langsung penasaran dan masuk! 😆 Sebelum masuk ke dalam toko pastikan kalian masuk dalam genre 18+, terakhir yang terpenting adalah open minded. Toko ini tidak begitu besar dan dijaga oleh orang keturunan Inggris yang sudah lama menetap di Perth. Namun, isi tokonya benar-benar bikin kalian yang punya fantasi seks A to Z bisa terpuaskan. Mulai dari dvd porno seharga $10 AUD, alat bantu seks, kondom, pelicin, sampai alat-alat cambuk yang ada di scene film Fifty Shades of Grey. Siapa tahu ada yang tertarik buat beli dan koleksi seperti cambuk bulu berwarna pink?

9. Berkunjung ke Arena Olahraga dan Konser Musik Terbesar di Perth Arena

perth-arena

Kalau Sydney punya Opera House, maka Perth punya Perth Arena yang sebentar lagi bakal menjadi ikon terkenal di Perth. Nah, sebelum menjadi mainstream orang-orang berfoto di depan bangunan megah Perth Arena, maka kalian harus dahulu yang menginjak kaki di sana! Berada di Wellington Street, Perth Arena memiliki luas 13.5 hektar ini semacam plenary hall yang bisa digunakan untuk berbagai acara internasional yang bergengsi. Di dalamnya juga terdapat venue lapangan tenis, basket sampai mampu menampung 15 ribu orang untuk menonton konser musik. Luar biasa! Rasakan juga sensasi sky dining bersama kerabat dengan suasana berbeda.

10. Menyeberang Ke Pulau Rottnest yang Eksotis Berjumpa Quokka

rottnes-island

Tidak lengkap kalau sudah berada di Perth, kita tidak menyebrangi ke Pulau Rottnest. Jaraknya hanya 19 kilometer dari Perth menggunakan kapal feri. Akses menuju terminal ferry bisa melalui Elizabeth Quay Terminal, B Shed Terminal dan Hillarys Terminal. Kalian tinggal mencocokkan waktu keberangkatan saja. Akses selama di pulau bisa bersantai dengan menyewa sepeda untuk puas berkeliling pulau. Nikmati bersantai di pantai dengan laut dan langit bergradasi biru, snorkeling di antara terumbu karang, bahkan bisa berkejaran dengan Quokka! Hewan mirip marsupial yang menggemaskan dan hanya bisa kalian jumpai di Western Australia!

11. Berjumpa Kanguru dan Koala!

caversham-wildlife-park

Wajib buat kalian datangin karena sayang sekali kalau kalian tidak sempat untuk berselfie ria bersama hewan yang menjadi maskot negara Australia yaitu Kanguru dan Koala. Berada di dalam kawasan Whiteman Park, kita akan menuju ke Caversham Wildlife Park. Kebun binatang yang sangat menarik perhatian kita ini punya koleksi hewan yang lucu. Kita bisa langsung berinteraksi untuk salaman dengan kanguru, memberi makan kanguru atau juga berfoto bersama. Selain kanguru juga ada koala, wombat dan tazmania. Nikmati semua suguhan menarik yang ada di tempat ini. Boleh jadi, Perth bisa mengemas tempat wisata yang sangat aktraktif buat wisatawan.

12. Menelusuri Jalur Swan Valley

swan-valley

Mencari suasana pedesaan dengan pemandangan kiri kanan adalah perkebunan? Tepat! Kalian bisa kunjungi Swan Valley menggunakan mobil pribadi sekitar 25 menit dari pusat kota Perth atau 12 menit dari bandara Perth. Kawasan ini merupakan kawasan perkebunan anggur tertua yang ada di Western Australia. Daerah ini memang tidak dilalui oleh bus CAT namun bisa menggunakan kereta. Namun, percayalah kalian tidak akan menyesal kalau sudah mampir ke Swan Valley yang merupakan surganya cokelat, wine, keju sampai minyak olive. Kita juga bisa mencicipi wine dan cokelat terbaik di tempat sambil menikmati pemandangan yang indah.  Dijamin kalian bakal mendapatkan pengalaman baru selama berada di Perth.

Perth, kota yang asik dan tenang buat kalian yang menyukai keseimbangan hidup. Kita bisa keindahan alam tiap derap langkah kaki yang santai sembari memandang bentang kota dengan arsitektur kolonial di Perth. Tidak terlewatkan untuk menjelajahi tempat-tempat makan yang murah dan bar-bar pusat kota. Apalagi satu hari penuh bersepeda di pulau eksotis ditemani Quokka. Kalian bisa berenang, snorkeling dari pantai berpasir putih melihat keindahan bawah laut Perth lebih dekat.

Jadi tunggu apa lagi? Buruan cari tiket dan kemasin ransel kalian ke Western Australia buat menikmati dan bersantai di Perth. Sekarang terbang ke Perth bisa direct flight dengan Garuda Indonesia dari Jakarta – Perth cuma 4 jam!