Mahar


Ada rekan kerja yang sedang pusing karena masalah mahar dari orangtua cewek. Dia bercerita kalau orangtua cewek meminta mahar sejumlah uang Rp sekian puluh juta. Alamak.. apa si rekan kerja ini enggak pusing, harus kumpul berapa lama agar dia bisa meminang gadis pujaan hatinya? Sementara profesi kita sebagai pengajar honorer yang dibayar per pertemuan berkisar 20ribu. Mau dikumpul sampai kapan dengan penghasilan minim segitu?

Kemarin aku bertanya sama temenku yang menikah tentang pengeluaran dia untuk biaya menikah dan segala tetek bengeknya. Nominalnya wuuh… (gak usah disebutinlah yaa jumlahnya). Untungnya si pihak cewek enggak minta mahar macem-macem, dari pihak orangtua cewek juga sama. Mereka saling pengertian berasal dari orang yang sederhana ya tingkah laku juga sederhana saja. Kecuali orang sombong wajar kalau bertindak sombong, soalnya dia punya duit.

Nah, balik lagi bicara soal Mahar. Aku bertanya sama temen-temenku yang muslim baik cewek apa cowok. Kata mereka pada dasarnya mahar itu enggak ada yang sulit, malahan sekeping koin saja udah bisa dijadikan mahar. Justru yang bikin sulit itu adalah kehendak dari orangtua yang menghendaki lebih. Iya juga sih.. mau nikah saja kok dibikin runyam ya? Kalau dalam adat chinese, mahar disini ibaratnya hantaran dari si pihak cewek kehendakin apa. Biasanya alat-alat kosmetik, pakaian, emas. Tapi tetep itu tergantung kesepakatan, kayak temenku kemarin yang nikah mereka enggak main hantar-hantaran yang wah. Emas kawin juga bukan emas yang kadar gramnya gede, cuma setengah gram aja untuk dijadikan emas kawin.

So, kalau nikah saja udah disulitkan… mendingan anaknya enggak usah dinikahin aja kali ya?

p.s : Aku boleh minta mahar gak? :p

Iklan

4 pemikiran pada “Mahar

  1. wah iya kok rasanya jadi matre ya kalo sampe ditentuin gitu maharnya.. sampe puluhan juta pula. gile aje…

    di adat chinese selain hantaran (biasa emang hantarannya ditentuin ama pihak perempuan tapi ya gak mahal lah) juga ada uang susu (ya mahar juga lah). tapi uang ini berapa jumlahnya ya gak ditentuin. terserah pihak laki mau ngasihnya berapa…

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s