BerandaBlogrollStupid-Stupid Don't Play

Stupid-Stupid Don’t Play

Author

Date

Category

Buat apa sih kamu berpacaran?

Jika kamu pacaran hanya untuk mengisi waktu kosong dikala malam minggu, buat apa?

Jika kamu pacaran hanya untuk ada teman makan, buat apa?

Jika kamu pacaran hanya untuk memanfaatkan pacarmu itu, buat apa?

Jika kamu pacaran hanya untuk mendukung pacarmu, buat apa?

Jika dari alasan di atas yang saya tulis adalah benar kamu rasakan, izinkan saya bilang kamu bego!

Apalagi untuk poin yang terakhir, jika kamu pacaran hanya untuk mendukung melampiaskan dendam pacarmu itu.

Pacarmu mendendam sama seseorang, lantas kamu juga ikutan untuk mendendam orang yang dibenci sama pacarmu. Sadar gak sih kalau kamu itu sudah diperolok/diperalat sama pacarmu agar mendukung sisi egoisme dirinya?

Bego amat sih kamu jadi orang?!

Jika kamu punya otak untuk berpikir. Kamu bisa berpikir kalau tindakan orang, yang kau sebut “pacar”, itu adalah salah?! Bukankah seharusnya kamu mengajak dia berpikir kalau memang pacarmu itu salah. Lebih tepatnya kamu mengajak pacarmu mengaku dosa saja lah.

p.s : Sumpah saya ingin memisuh kamu yang stupid-stupid don’t play!

Deddy Huanghttp://deddyhuang.com
Storyteller and Digital Marketing Specialist. A copy of my mind about traveling, culinary and review. I own this blog www.deddyhuang.com
Artikulli paraprakTentang Sebuah Itikad Baik
Artikulli tjetërCatatan 3 Hari

16 KOMENTAR

  1. dan siapakah tersangka “stupid-stupid don’t play” ini?

    Jangan2 si debby lagi 😆 😆 😆 😆

    (peace ah 😛 )

    Huang : Atau jangan-jangan si mikha?

  2. ahahaaha… setuju deh sama postingan ini. saya termasuk orang yang kurang sreg sama pacaran. klo emang udah suka sama suka ya langsung nikah aja mending. pacaran itu wasting time kan. klo emang blum bisa nikah, yaa biasa-biasa ajalah, jgn berani pacaran. coz take high risk. whehehe…

    dan sy setuju jg sama komen mas cahya: don’t ask me, I’m single :mrgreen:

  3. everybody has their own reason for having partner (pacar). dan sebaiknya kita tidak menghakimi secara general. Tapi harus diliat case by case. Setiap alasan pacaran pasti berbeda dan sifatnya personal. Melakukan generalisasi seperti ini, yang awalnya (mungkin) ditujukan ke seseorang, malah akhirnya bisa menyinggung banyak orang.

    Happy to stop by here again

  4. …..pacaran itu…..
    persiapan untuk menuju ke jenjang pernikahan…….

    ……pacaran itu….
    harusnya membahagiakan dan menyenangkan…….

    ……pacaran itu…..
    bisa saling menguntungkan kalo punya hobi sama……

    ……pacaran itu……
    menggairahkan hati…. (dalam arti yang positif)

    ……pacaran itu……
    selama dilakukan dengan baik dan lurus2, bisa membuahkan kebahagiaan…..

    …….pacaran itu……
    banyak sih sisanya yg mau saya tulis… apa saya jadiin topik buat postingan saya selanjutnya ya? 😀

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Deddy Huang

As a digital creator, this blog discusses topics related to traveling, culinary, product reviews and digital marketing. The articles on this blog provide many tips and recommendations based on personal experience.

This blog also opens up opportunities for collaboration. Contact me at [email protected]

Artikel Populer

Komentar Terbaru