Stupid-Stupid Don’t Play


Buat apa sih kamu berpacaran?

Jika kamu pacaran hanya untuk mengisi waktu kosong dikala malam minggu, buat apa?

Jika kamu pacaran hanya untuk ada teman makan, buat apa?

Jika kamu pacaran hanya untuk memanfaatkan pacarmu itu, buat apa?

Jika kamu pacaran hanya untuk mendukung pacarmu, buat apa?

Jika dari alasan di atas yang saya tulis adalah benar kamu rasakan, izinkan saya bilang kamu bego!

Apalagi untuk poin yang terakhir, jika kamu pacaran hanya untuk mendukung melampiaskan dendam pacarmu itu.

Pacarmu mendendam sama seseorang, lantas kamu juga ikutan untuk mendendam orang yang dibenci sama pacarmu. Sadar gak sih kalau kamu itu sudah diperolok/diperalat sama pacarmu agar mendukung sisi egoisme dirinya?

Bego amat sih kamu jadi orang?!

Jika kamu punya otak untuk berpikir. Kamu bisa berpikir kalau tindakan orang, yang kau sebut “pacar”, itu adalah salah?! Bukankah seharusnya kamu mengajak dia berpikir kalau memang pacarmu itu salah. Lebih tepatnya kamu mengajak pacarmu mengaku dosa saja lah.

p.s : Sumpah saya ingin memisuh kamu yang stupid-stupid don’t play!

Iklan

16 pemikiran pada “Stupid-Stupid Don’t Play

  1. Ping balik: demikian menurutku tentangmu .. dalam hal ini « komuter jakarta raya

  2. dan siapakah tersangka “stupid-stupid don’t play” ini?

    Jangan2 si debby lagi πŸ˜† πŸ˜† πŸ˜† πŸ˜†

    (peace ah πŸ˜› )

    Huang : Atau jangan-jangan si mikha?

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s