Sehat itu Mahal


bann[6]Malam ini, saat saya sedang menulis postingan blog ini. Saya sambil menonton tayangan Kick Andy edisi 25/02 tentang pemberi donor hati.

Satu pertanyaan : Tokoh yang dijadikan narasumber itu tokoh orang kaya dan berduit, bagaimana kalau dia tidak seperti mereka yang di rekening tabungannya sampai berlimit-limit angka 0-nya?

Satu kata, nunggu mati. Betul kan.

Beberapa hari lalu, atasan saya ternyata juga divonis sama dokternya kalau levernya membengkak. Dalam hati saya pikir, like I care? Maaf, dia kaya dan dia bisa saja membeli semuanya dengan uangnya. Kalaupun dia mau operasi, dia tinggal cari pendonor yang mau rela donorkan hati untuknya.

Sebenarnya bukan itu, ya kejadian kayak gini bikin saya untuk lebih peduli dengan kesehatan. Karena memang harta paling berharga kan kesehatan.

Buat kamu yang sedang sakit, saya doakan semoga lekas sembuh dan kembali ceria bersama orang-orang terkasih.

Iklan

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s