Menyulam Warna-Warni Bidikan Huawei P20 Pro


Perjalanan puluhan kilometer dan jauh dari sinyal telepon membawa saya ke sekolah-sekolah yang ada di pelosok Palembang. Puluhan pasang mata tertuju ke satu arah yang menayangkan gambar demi gambar tentang keindahan dan keragaman Indonesia. Mengajak mereka mengenal Indonesia dalam cara sederhana, gambar demi gambar bercerita keindahan alam dan kearifan lokal menjadi suguhan bagi mereka. Saya berdiri dengan rasa bangga bisa berjumpa mereka. Inilah yang membuat saya merasa Indonesia berbeda.

Bunyi suara terpukau saat melihat gambar Monas dan Candi Borobudur yang mereka kenali lewat buku pelajaran. Namun ada juga yang tidak mengetahui tempat tersebut. Apalagi saat melihat anak-anak sebaya di sudut lain Indonesia dengan warna kulit dan rambut yang berbeda dengan mereka. Rasa ingin tahu anak-anak itu besar, pertanyaan mereka menggelitik namun itu bentuk kepolosan. Pengalaman berbagi cerita mengenai penulis perjalanan bersama anak-anak itu membekas sampai sekarang.

Memotret Indahnya Indonesia

Mengenal bagian Indonesia harus perlahan dan tak buru-buru. Kesempatan berharga bisa berbagi pengalaman sebagai seorang penulis cerita perjalanan. Konten berharga dalam cerita adalah gambar, bagaimana tulisan dan gambar menjadi rangkaian yang hidup. Memulai menyebarkan inspirasi bermula dari apa yang kita suka, sekalipun tidak didapatkan dalam mata pelajaran sekolah.

Dalam kesempatan tanya jawab, terlihat telapak tangan mengarah ke atas. Satu anak perempuan cantik dari arah belakang memberanikan dirinya untuk bertanya.

“Kak, bagaimana kalau kami yang tidak punya kamera hanya punya smartphone?” serunya.

Pertanyaan dia membekas dalam benak saya sampai saat ini. Bertolak belakang dari pandangan umum, mendapatkan foto perjalanan bukan sekedar jenis kamera yang digunakan, tapi ada hal yang lebih penting yaitu konten dan konteks. Foto bagus adalah foto yang dapat bercerita tujuannya. Jika tujuannya tercapai apapun kamera yang digunakan tentunya menjadi istimewa karena kita membuatnya istimewa, termasuk memotret menggunakan kamera smartphone.

Semua orang menyukai menjelajahi tempat baru, mencoba makanan khas bahkan bertemu orang-orang dari berbagai etnis. Sayangnya, tidak selalu saya lakukan perjalanan karena perjalanan bisa mahal, tetapi ketika sudah mendapatkan kesempatan maka saya pastikan untuk mengabadikan momen-momen sekali seumur hidup dengan mengambil banyak foto yang dapat merangkum keajaiban perjalanan menggunakan kamera yang mumpuni.

Mengenal Kecanggihan Huawei P20 Pro

review kamera huawei p20 pro

Huawei P20 Pro – Twilight

Dalam beberapa situasi, kamera smartphone punya kualitas yang baik dan mudah digunakan. Selain mengurangi beban berat membawa kamera yang besar, menggunakan smartphone memungkinkan cepat mengedit dan berbagi gambar perjalanan secara real-time dengan teman dan keluarga.

Untuk menemani traveling, tentu butuh smartphone yang seimbang untuk bekerja dan bersenang-senang, desain yang dirancang tahan lama, alat potret yang handal, dan baterai yang tahan seharian. Nah, Huawei P20 Pro punya karakter yang cocok buat jenis-jenis traveling tersebut. Lewat kolaborasi dengan Leica, saya mau ajak kalian untuk berkenalan dengan Huawei P20 Pro.

Desain

Mewah dan canggih. Dua kata ini menggambarkan Huawei P20 Pro. Material kaca dan paduan warna twilight menarik perhatian sekitar. Canggihnya smartphone terbaru Huawei karena memiliki tiga kamera yang mampu menangkap warna foto lebih akurat di setiap atmosfer pagi maupun malam hari.

Menggenggam Huawei P20 Pro bagaikan menggenggam jemari orang yang kita sayangi.  Terasa pas di tangan dan mudah dikantongi ke dalam saku celana. Huawei P20 Pro dilengkapi panel OLED beresolusi 1080 x 2240 pixel dengan aspek rasio 18 : 9 untuk layar smartphone. Layar 6,1 inci ini terpolarisasi nyaman untuk digunakan di bawah sinar matahari. Bagian depan sudah berlapis Corning Gorilla Glass dan bodi belakang bermaterial aluminium, jadi pastinya tangguh untuk kegiatan outdoor.

Desain layar berponi (notch) mengikuti tren desain kekinian. Kalau merasa terganggu dengan notch, tersedia opsi untuk menyembunyikannya. Bagian layar di sisi kiri dan kanan bisa digelapkan seakan menyatu dengan bagian poni. Smartphone flagship berbodi kaca membuat saya tidak tega kalau tidak menggunakan casing. Rasanya akan menyesal sekali kalau tergores sedikit saja. Akhirnya saya pakai jelly case yang sudah ada dalam paket penjualan Huawei P20 Pro. Efek warnanya membuat saya bisa berkaca dengan jelas di bodi belakang.

Awalnya saya menyayangkan kenapa sensor sidik jari pada bagian depan karena mengurangi estetika. Cuma sensor sidik jari ini bisa membuka dengan cepat, sekitar, sekitar 0,3 detik. Setelah beradaptasi ternyata sensor sidik jari bisa berfungsi sebagai navigasi untuk berpindah ke halaman-halaman lain memanfaatkan sensor sidik jari. Ya, kita tidak akan tahu sebelum benar mencoba bukan?

Performa

Kalau smartphone sudah mulai terasa lambat saat jalankan aplikasi, artinya performa sudah mulai turun. Didukung oleh Kirin 970 Octa Core dan Android 8.1 Oreo, kinerja P20 Pro sangatlah mulus, tidak perlu diragukan lagi. Membuka banyak aplikasi sekaligus dan struktur multitaskingnya lebih baik. Misalnya, dapat mengaktifkan WhatsApp, Gmail, YouTube, dan Facebook secara bersamaan, dan kecepatan telepon tidak akan terpengaruh. Jadi, ketika traveling saya dapat tetap terhubung dengan keluarga, membalas email pekerjaan, mengunggah beberapa foto di media sosial, sehingga followers dapat melihat keseruan cerita traveling.

Antarmuka EMUI 8.1 disukai karena terlihat sederhana dan simpel. Di dalam P20 Pro sudah ada beberapa aplikasi bawaan Huawei seperti Huawei Share yang memungkinkan untuk kita mentransfer file dan foto secara instan tanpa kabel.

Huawei P20 Pro memang powerful karena hadir dengan komponen terbaik untuk menjalankan aplikasi-aplikasi terbaru. Saya bisa menjalankan aplikasi edit foto sekaligus video saat traveling. Banyak aplikasi hiburan dan berguna lainnya bisa dijalankan termasuk game. Semuanya terbantu karena kapasitas RAM 6GB cukup lega untuk menjalankan aplikasi tanpa ada gangguan.

Termasuk kalau mau mengunduh banyak aplikasi dan menyimpan file foto serta video juga tidak masalah karena Huawei P20 Pro memiliki media penyimpanan sampai 128GB. Selain desain fisik, data smartphone amatlah penting. Saat perjalanan, saya ingin memastikan segala data di dalam smartphone tidak akan jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab. Antisipasi yang dilakukan dengan menyimpan semuanya dalam satu tempat kemudian dilakukan backup berkala.

Baterai

Menenami perjalanan dan aktivitas mulai dari pagi dan malam hari, kapasitas 4.000 mAh baterai P20 Pro tergolong besar dan awet untuk penggunaan seharian. Selama penggunaan, tentunya banyak aplikasi yang berjalan di balik layar. Seringkali aplikasi tersebut mengakses internet dalam intensitas yang lumayan banyak. Pola penggunaan yang berat seperti mendengarkan lagu, streaming video, main game, edit video bahkan memotret akan mempengaruhi screen on time.

Audio

Kelebihan lain yang saya lihat pada Huawei P20 Pro adalah kualitas audio yang dihasilkan tergolong baik. Volume suara besar dan mampu memberikan detail jernih. Hal ini karena P20 Pro didukung Dolby Atmos. Saat menonton film, suara speaker pada sisi atas juga aktif. Dengan begitu, suara bisa lebih akurat mengikuti film yang diputar. Termasuk juga berlaku saat bermain game.

Kekuatan Tiga Kamera Leica

review huawei p20 pro

Rahasia 3 kamera Huawe P20 Pro

Paling mencuri perhatian adalah logo Leica. Bercengkrama dengan Huawei P20 Pro ini, saya bisa menghasilkan foto yang apik saat wisata kuliner dan foto selfie di spot-spot menarik untuk diunggah ke media sosial. Hitung-hitung sekalian mempromosikan tempat wisata di daerah semakin terkenal juga semakin besar.

Traveling membuka pintu menuju hal-hal baru, misalnya bertemu teman baru, alam dan belajar tentang kearifan lokal. Semua bisa ditentukan sendiri bagaimana menikmati perjalanan dengan santai, mengatur waktu sesuka hati, jiwa dan raga akan benar-benar merasa bebas.

Kamera P20 Pro menjadi salah satu kamera terbaik dari smartphone manapun yang saat ini ada di pasaran. Mengandalkan Huawei P20 Pro, smartphone ini punya tiga kamera masing-masing beresolusi 40 MP (RGB, f/1.8 aperture) + 20 MP (Monokrom, f/1.6 aperture) + 8 MP (Telephoto, f/2.4 aperture) adalah paduan yang menyeramkan apalagi dalam cahaya rendah. Resolusi kamera 40 megapiksel ini nyata. Bahkan kita bisa memotret dalam format RAW dan mode PRO yang punya banyak keuntungan dalam fotografi. Sedangkan kamera depan disematkan resolusi 24MP.

hasil foto huawei p20 pro

Handal diajak untuk rekam momen

hasil foto huawei p20 pro

Saya, Prawnche, Selfin, Yuki. Foto pakai kamera depan Huawei P20 Pro

hasil foto huawei p20 pro

Group selfie dengan blogger-blogger internasional

Cuaca di Toba selepas hujan cukup dingin. Berada di dataran tinggi melihat lanskap cantik Danau Toba dan Pulau Samosir yang memukau. Seorang pengembala kerbau sedang melakukan tugasnya mengajak temannya berjalan di dalam sawah becek. Burung-burung jalak hinggap di atas kepala kerbau. Jarak saya dengan penggembala cukup jauh untuk menangkap momen tersebut, adanya telephoto zoom membuat momen tersebut mudah didapatkan. Kecanggihan yang disematkan pada dual kamera utama P20 Pro bisa kalian rasakan sendiri.

hasil foto kamera huawei p20 pro

Normal

hasil foto kamera huawei p20 pro

Zoom 3x

hasil foto kamera huawei p20 pro

Zoom 5x

Ada pun kamera ketiga dibekali dengan sensor monokrom 20MP. Fungsi kamera ketiga ini memberikan kesan bokeh dengan bantuan laser autofocus dan sensor IR-RGB. Mode kamera monochrome ini unik karena jarang dijumpai di kamera merk lainnya. Dilengkapi sensor perekam warna hitam dan putih, kelebihan sensor monokrom pada Huawei P20 Pro selain bisa menangkap kedalaman gambar dengan lebih baik juga bisa menunjang efek bokeh. Kamera monokrom ini sedikit tersembunyi karena kita perlu masuk ke menu More terlebih dahulu, baru memilih mode Monochrome.

Punya Artificial Intelligence

Software Artificial Intelligence atau sensor kecerdasan buatan Huawei dinamakan Master AI. Kecanggihannya berperan mengenali sekitar 19 kategori. Sensor langsung mengidentifikasi subjek apa yang akan dipotret seperti mode Greenery, Blue Sky, Food, atau Sunrise/Sunset. Saya merasa menggunakan P20 Pro menjadi alat kreatif untuk pengalaman yang superior.

hasil kamera huawei p20 pro

Warna langit yang langsung terdeteksi sebagai “Sky”

hasil kamera huawei p20 pro

Warna hijau khas “Huawei”

Meski demikian, tidak selalu Master AI bekerja dengan baik. Ya, namanya teknologi juga butuh sentuhan manusia bukan. Di Danau Toba yang penuh dengan tanaman hijau dan bebatuan, Master AI mendeteksi sebagai “greenery” dan menaikkan kontras. Hasilnya saturasinya terlalu tinggi dan gambar jadi tidak natural. Jika tidak menyukai hasil Master AI, tidak ada salahnya juga mematikan fitur ini dari menu pengaturan kamera.

Bokeh

Kamera smartphone kekinian saat ini sudah memiliki mode blur bagian yang tidak fokus atau bokeh. Mode seperti ini sangat cocok untuk memotret portrait sehingga hanya fokus pada satu objek. Huawei P20 Pro memiliki mode Aperture dengan angka bukaan lensa terkecil yaitu f/0.95. Ukuran bukaan lensa ini mampu menyerap cahaya lebih banyak dan membuat latar foto kabur. Menariknya, apabila kita merasa kurang pas maka masih bisa diatur kembali tingkat bokehnya.

hasil kamera huawei p20 pro

Warga lokal di Toba

hasil kamera huawei p20 pro

Kerak Telor

Selamat menikmati bokeh yang creamy!

Night Mode

Dari mode kamera pada Huawei P20 Pro, Night Mode ini paling mengesankan bagi saya. Kalian tentunya pernah merasakan ketika ingin memotret dengan smartphone tapi tidak mampu berbuat banyak di malam hari atau kondisi gelap. Hasil foto juga tidak membuat kalian puas cenderung lebih noise. Tapi tidak dengan Huawei P20 Pro yang bisa memberikan hasil foto malam memukau.

hasil kamera huawei p20 pro

Normal view

hasil kamera huawei p20 pro

Night Mode (butuh waktu 4 detik)

hasil foto huawei p20 pro

Kondisi low light di dalam lubang Jepang Bukittinggi

Mode Night akan memotret dengan shutter speed 4 detik, merekam informasi menjadi sebuah gambar yang tajam dan tetap mempertahankan detail. Cukup pegang P20 Pro setenang mungkin, sisanya biarkan Artificial Intelligence Stabilization (AIS) yang mengambil alih. Menariknya meski memotret pakai tangan, hasil fotonya masih detail dan tajam. Namun, untuk hasil lebih optimal saya sarankan menggunakan tripod dengan begitu kita bisa eksperimen dengan pengaturan shutter speed dan ISO.

Bisa Diajak Basah

Dalam bidikan kamera Huawei P20 Pro, kita tidak tahu kapan cuaca akan berganti. Huawei P20 Pro sudah dilengkapi IP67 yang tahan air dan debu. Maka, tidak ada salahnya saya untuk “berani” eksplorasi fitur ini bukan?

Ultra Snapshot

Ada kalanya waktu traveling, saya berjumpa dengan momen menarik melintas cepat di depan mata. Saya pernah mengalami saat bertemu warga lokal sedang menangkap ikan, sewaktu ingin mengambil kamera ternyata momen tersebut sudah hilang. Bayangkan rasanya kehilangan momen menarik hanya sepersekian detik di depan mata. Saya bisa langsung mengambil P20 Pro dan menekan tombol volume bawah sebanyak dua kali. Secara otomatis kamera akan langsung terbuka dan siap memotret. Fitur Ultra Snapshot ini menarik karena bekerja sekalipun layar smartphone dalam kondisi standby. Karena setiap detik momen berlalu terasa berharga, maka Ultra Snapshot ini akan berguna.

hasil foto huawei p20 pro

Borobudur yang magis

hasil foto huawei p20 pro

Bajamba, makan besar adat Minang

review huawei p20 pro indo

Fitur HDR yang memukau

Melihat keseluruhan spesifikasi dan kemampuan Huawei P20 Pro, sudah jelas alasan mengapa P20 Pro bukan sekadar smartphone mewah biasa.

Karena Cerita Perjalanan Tak Sekedar Gambar

hasil kamera huawei p20 pro

Huawei P20 Pro Twilight

Sejak perjumpaan bersama anak-anak muda di sekolah, saya jadi terinspirasi bahwa cerita perjalanan harusnya bisa lebih bercerita dan hidup. Ada hiruk pikuk sebuah kota, mimik wajah orang-orang lokal yang dijumpai, suara alam, hingga bagaimana menikmati kuliner khas suatu daerah. Pastinya sangat menyenangkan dibandingkan hanya rangkaian gambar.

Huawei P20 Pro punya kualitas video hingga resolusi 4K di 30fps untuk kamera utama. Selain itu juga ada rekaman video super slow motion hingga 960 fps di kamera utama. Kecanggihan merekam video P20 Pro ini memiliki pengaturan warna video mulai dari standar, vivid colours dan smooth colours.

Hasil rekam video P20 Pro terbilang baik, menawarkan kualitas sesuai dengan apa yang saya harapkan untuk sebuah smartphone kelas premium. Apalagi perekaman video juga didukung image stabilizer yang sangat baik di kamera utama. Adanya Optical Image Stabilizer, Electronic Image Stabilizer dan fitur AI sangat membantu mendapatkan video yang stabil. Walau image stabilizer di resolusi 1080p memang baik, sayangnya tidak berlaku untuk resolusi 4K.

Saya terpacu untuk mengambil banyak gambar bergerak selain foto dalam perjalanan-perjalanan berikutnya. Bukan hanya diri sendiri yang nantinya dapat menikmati video tersebut, namun membayangkan video itu dapat dinikmati oleh banyak orang mewakili mereka yang barangkali belum memiliki kesempatan berkunjung ke sudut Indonesia.

Traveling dan memotret adalah dua hal favorit saya. Menjelajah tempat-tempat dan bertemu orang baru lalu merangkai semuanya dalam cerita lewat tulisan, foto dan video adalah hal yang menyenangkan. Tidak perlu memusingkan tentang teori foto yang artistik, akan tetapi bagaimana kita menyajikan konten dan konteks yang tepat.

hasil kamera huawei p20 pro

Portofolio gambar Koh Huang

hasil kamera huawei p20 pro

Ada rasa puas sewaktu melihat hasil foto setelah dicetak.

Cukup satu smartphone saya bisa memotret berbagai kondisi termasuk memotret subjek yang bergerak, tempat gelap atau pemandangan yang memiliki banyak detail. Sangat cocok untuk traveller menangkap foto-foto yang menakjubkan, sehingga saya dapat mengingat setiap cerita perjalanan. Selain itu, kamera telephoto sangat seru untuk diulik. Tidak susah menangkap subjek yang agak jauh atau potrait hingga pembesaran gambar 3 kali dengan hasil yang optimal tanpa mengurangi kualitas gambar.

Gambar yang bagus belum tentu dihasilkan oleh kamera profesional. Kamera hanya sebatas alat. Namun bagaimana konten dan konteks yang kita sajikan itu yang membuat gambar menjadi bagus. Sekalipun menggunakan kamera smartphone, saya atau kalian dapat mengambil gambar yang menceritakan kisahnya sendiri. Selalu buka pikiran untuk memperbesar konten dan konteks. Ulasan Huawei P20 Pro ini saya sadar belum begitu lengkap karena smartphone ini memang punya banyak fitur dari sisi kamera.

Kalian bisa mendapatkan Huawei P20 Pro RESMI BERGARANSI. Klik di sini.

Keunggulan Huawei P20 Pro

  • Ukuran bodi compact, tipis.
  • Kamera sangat bisa diandalkan untuk dokumentasi
  • Kemampuan video sudah ada stabilizer dan baik.
  • Baterai cukup awet seharian.
  • Kapasitas memori yang lega, bisa menampung foto dan video lebih banyak.

Kekurangan Huawei P20 Pro

  • Artificial Intelligence tidak bekerja optimal.
  • Warna hijau khas Huawei terlalu menonjol.
  • Apabila foto dengan kamera depan, sistem suka membaca jadi blur.
  • Video 4K belum ada stabilizer.

Disclaimer : Tulisan ini bukan review berbayar. Objektifitas tulisan sesuai standar review di deddyhuang.com. Unit barang diberikan oleh Huawei Mobile Indonesia.

This blog receives a partnership/sponsorship/product review. Do not hesitate to contact email deddy.huang@yahoo.com

Iklan

8 pemikiran pada “Menyulam Warna-Warni Bidikan Huawei P20 Pro

  1. Hasil fotonya bagus banget ya Koh. Kalau gini sih gak perlu mirrorless lagi, nenteng hp aja udah cukup. Eh tapi kembali lagi sih ke yang pegang, mau secanggih apapun alatnya kalau penggunanya belum tahu cara pakainya ya sama aja 😀

  2. Kepincut sama hasil bokeh nya, nggak kalah sama kamera gede ya.
    Kepincut juga sama memori 128 GB nya, puas buat nyimpen donlotan drama korea, ehh
    Manteb manteb

  3. Kapasitas baterainya lumayan koh 4000 Mah… kameranya juga canggih, apalagi yang bagian night modenya… juaralah pokoknya… ada fitur artificial inteligence nya lagi… recomended kali lah pokoknya koh..

    Tapi kalo boleh tau harganya berapaan koh..

  4. Sekarang gawai makin banyak yang bagus dalam urusan fitur foto maupun video. Tinggal bagaimana pemakainya dalam mengoptimalkan gawai tersebut, serta tentunya paham fotografi. Banyak orang masih merasa tidak yakin jika hasil-hasil foto menggunakan gawai itu bisa terlihat lebih baik daripada menggunakan kamera, karena mereka sejak awal sudah merasa kurang mumpuni alat yang digunakan.

Feel free to share you idea.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.