Advertisements

Setiap minggu pagi ada satu kegiatan yang menyenangkan untuk para laki dan anaknya di Palembang. Kegiatan melihat hewan-hewan seperti burung dan ayam di Pasar Burung Palembang adalah kegiatan yang menjadi hiburan murah dan terjangkau.

Pasar yang masuk dalam kawasan 16 Ilir ini termasuk pasar rakyat yang cukup terkenal. Lokasinya berdekatan dengan Pasar Buah Temenggung di Palembang.

Keunikan dari tempat ini adalah setiap harinya selalu ada penjual hewan seperti burung, ayam, kelinci, ikan, dan hewan lainnya. Namun khusus hari minggu biasanya ruas jalan lebih padat karena menjadi tempat untuk orang-orang berkumpul menyalurkan hobi mereka.

Mengajak Anak Edukasi Hewan

burung - Geliat Wajah Pasar Burung Palembang
Beragam jenis burung dipamerkan di Pasar Burung Palembang
ikan koi - Geliat Wajah Pasar Burung Palembang
Ikan Koi lambang kemakmuran
marmut - Geliat Wajah Pasar Burung Palembang
Weekend Vibes

Diperkirakan lokasi Pasar Burung 16 Ilir mulai berkembang ketika aktivitas perdagangan yang sudah dimulai pada masa Kesultanan Palembang Darussalam. Dulunya masih masuk dalam bagian Pasar 16 Ilir dan terjadi pemekaran. Apalagi ketika banyaknya kapal-kapal muatan pada tepian Sungai Musi. Hanya saja pedagang pada masa itu tidak permanen. Mereka datang dari daerah uluan (hulu Sungai Musi) membawa hasil bumi, terutama buah, sayuran, dan kebutuhan lainnya.

Bentuk perdagangan berawal dari pasar tumbuh. Kemudian berkumpulnya pedagang “cungkukan” (hamparan), yang kemudian berkembang dengan pembangunan petak permanen.

Sebenarnya pasar yang dulunya terletak di Jalan Ki Marogan (sekarang menjadi Jalan Masjid Lama) ini tidak hanya menjual jenis burung, tetapi banyak juga jenis hewan peliharaan yang dijual seperti kelinci, kucing anggora, ular, kelabang dan lain sebagainya.

Nama pasar ini diambil karena rata-rata paling banyak jenis hewan yang dijual adalah burung, maka dari itu pasar ini dinamakan pasar burung. Pedagang juga bukan hanya dalam kota Palembang saja, tapi ada yang dari luar Palembang seperti dari daerah Ogan Ilir, Ogan komering ulu (OKU) Timur, Musi Banyuasin, Banyuasin. Belum lagi daerah dekat sini banyak travel-travel yang cakupannya sekitar daerah Sumatera Selatan, dari mulai travel yang resmi sampai travel gelap (tidak resmi) ada.

Eksistensi kawasan Pasar Burung 16 Ilir ini memang unik dan masih ada. Di balik cerita sejarah tempat, pasar burung ini memang menjadi tempat rekreasi yang hemat biaya sekaligus mengedukasi.

***

Follow @deddyhuang for latest update:

INSTAGRAM | TWITTER | FACEBOOK | YOUTUBE

Do not forget to subscribe/follow my blog to get updates on your email about new post.

Disclosure: This is just my personal experience. Thanks as always for your support!

Advertisements

4 comments

  1. Pernah ngajak anak perempuanku yang masih kelas 1 SD ke pasar burung. Awalnya menyenangkan, eh ujung-ujungnya minta dibeliin 1 ekor setiap jenis burung. Kan, mumet Bang? Haha…

Silahkan tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: