PDA?


Makin muda makin ekspresif, mungkin itulah yang bisa mewakili jiwa anak muda. PDA alias Public Display of Affection yang umumnya dilakuin sama anak muda yang lagi dimabuk asmara. Nggak lihat situasi, kondisi, dan tempat mereka asik-asik aja nonjolin kemesraan mereka di depan umum. Saya sering lihat di mal kadang asik ngerangkul dan bahkan nggak jarang buat cipokan gitu.

p

si cewek kayaknya mupeng pengen difoto neh :p

Neh si cowok lagi senyumin sapa ya?

Neh si cowok lagi senyumin sapa ya?

Emak saya cerita kalau kelakuan anak muda sekarang makin ‘gila dan berani’ (saya sih ketawa dalam hati waktu emak mulai cerita, belum tahu dia anaknya kayak gimana…) kalau kliennya cerita waktu mereka lagi liburan di SG, anaknya ntuh tanya sama si ortu:

Anak: Mi, mereka lagi ngapain sih di eskalator tuh? (sambil nunjuk ke arah sepasang remaja lagi kissing.)

Mami: Huss! (si mami langsung nutupin mata anaknya dan bilang jangan diinget-inget lagi).

PDAnya kok ngotot sih? kan udah ada palangnya..

PDAnya kok ngotot sih? kan udah ada palangnya..

Efek PDA ria ini mungkin saja bisa bawa dampak positif dan negatif. Kalau efek positifnya? mang ada efek positif? Kalau efek negatifnya ya pertama, kayak cerita dari klien emak saya dan kedua, *bedesing* jangan lakuin ini di depan para JOMBLONISTA dong!! Tega niannya caramu….

8 pemikiran pada “PDA?

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s