What makes love = comfortable?


manis kan keliatannya?

manis kan keliatannya?

Belum capek window shopping kemaren, selain nunggu hujan reda kita puter-puter lagi di dalam PTC. Memang naluri perempuan, akhirnya nyampe di toko sepatu dan si riavenclaw ini sibuk nyari sepatu/sendal yang cocok buat dia. Asiknya karena dia yang jadi ‘korban’ makanya saya ambil sepatu-sepatu supaya dia yang nyobain :D. Dapet satu sendal warnanya putih, pas dia coba ternyata katanya cocok dan ukurannya juga pas (Erieksi tahu gak ukuran sepatu adekmu neh berapa? :p)

Masalah cari yang cocok, kalau dinyangkutin sama jodoh… cocok = nyaman. Pemahaman saya sih kayak gitu, kalau hubungan yang cocok tentu hubungan yang nyaman?

Iklan

3 pemikiran pada “What makes love = comfortable?

Feel free to share you idea.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.