Unreachable


Three words but i can’t answer why i can’t stop loving you! Sighs

In my life i learned how…
… to love,
… to smile,
… to be happy,
… to be strong,
… to work hard,
… be honest,
… be faithful,
but i couldn’t learn how…
… to stop remembering you.

I want you to know how…
… i miss you,
I want you to know how…
… i want to kiss you
I want you to know…
… please, believe.. its true!


In case of love, saya lebih memilih mencintai daripada dicintai (tapi nggak tahu apa ini akan jadi suatu prinsip atau suatu saat akan berubah). Bagi saya dicintai oleh orang yang gak saya cinta itu menyakitkan. Perasaan yang dia miliki gak mampu saya balas untuk mencintai menurut pemikirannya. Tapi, mencintai orang yang sama sekali gak cinta dengan saya, adalah hal yang paling menyakitkan karena saya tahu dia gak mungkin membalas cinta seperti pemikiran saya.

Saya berusaha mencintai dia menurut tubuh (body), pikiran (mind), dan jiwa (soul) dirinya. Ketiga hal ini menjadi adonan dasar membangun cinta. Namun, apakah dia akan berbuat sama seperti saya? Entahlah. Tiap individu punya cara sendiri dalam hal mencintai dan dicintai.

11 pemikiran pada “Unreachable

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s