BerandaBlogrollA Very Yuppy (Wedding) Moment

A Very Yuppy (Wedding) Moment

Author

Date

Category

Seorang teman bilang sama aku kalau tahun depan rencananya dia bakalan disunting sama calon suaminya.  Temenku ini anak ketiga dari 4 bersaudara, kakaknya paling gede itu cowok, kakak yang kedua itu cewek, adiknya cewek. Sebelumnya, ternyata tanpa sepengetahuan si temanku ini, calon suaminya ini diam-diam bertemu sama si kakak temenku yang cewek. Ceritanya calon suami temenku ini meminta izin untuk melangkahi kakak temenku yang juga belum menikah.

So, apa yang kamu pikirin?

Ditolak atau diterima?

Beberapa keluarga ada yang menganut paham tentang pernikahan dimana anak yang paling kecil enggak boleh melangkahin anak yang tertua, paham ini diyakinin kalau anak tertua akan sulit bertemu sama jodoh. Beberapa cerita FTV mengemas cerita kayak gini jauh lebih menarik, dimana si kakak yang nggak mau dilangkahi sama adiknya mau nggak mau, as soon as possible juga menemukan jodohnya.

Apa kalian juga berpendapat sama?

p.s : Jawabannya kakaknya temenku menerima lamaran buat adiknya.

p.s : Yihaaa… i’m happy for you nekkk 😀 tapi kalau yei udah merid ntar eike sulit dong jalan bareng yeei… 😀

p.s : Nekk, calon suami yei kok nggak minta izin juga sama kakak cowok yei?

Deddy Huanghttp://deddyhuang.com
Storyteller and Digital Marketing Specialist. A copy of my mind about traveling, culinary and review. I own this blog www.deddyhuang.com
Artikulli paraprakOwn your risk!
Artikulli tjetërU made me so gratefull #2

12 KOMENTAR

  1. soalnya kalo cowok kan kyk wine, disimpan tambah lama tambah oke dan mahal serta berkualitas

    nah cewek… dianggap seperti susu yang ada expired datenya dan bakalan rusak kalo ga segera diminum..

    huhuuu… diskriminasi gender!! nasib, nasib..

    Huang : Mmm.. rasanya kita sendiri yang membuat analogi susu dan wine sehingga menyebabkan diskrimaniasi gender? seperti cowo itu mars, dan cewe itu venus.

  2. dulu gua juga ngelangkahi kakak gua.
    yah katanya biar gak jadi berat jodoh kita kudu ngasih angpao/hadiah, dan si kakak yang dilangkahi harus potong pita. hehee. ya gak tau sih itu adat dari mana… ngikutin aja…. 😛

    Huang : Eh gue boleh minta angpaonya ga man? 😀

  3. Sayapun dulu dilangkahi adhik saya. Jujur saja, saat itu saya mangkel bukan main. Mangkel bukan gara2 dilangkahinya, tapi lebih karena selaku kakak saya tidak diajak rembugan sama sekali mengenai rencana pernikahannya. Tapi akhirnya ya ndak apa2 tuh dan tak lama kemudian sayapun menyusul menikah.

    Huang : Huaaa senangnya akhirnya menikahhhhh :p

  4. jangan2 huang nanti jg dilangkahi adiknya… 😛
    adikmu cewek kan ded?

    Huang : =______= saya enggak punya adik kang, soalne saya anak bungsu.

  5. gw lgsung mengira dterima krn tak semua keluarga mengadopsi prinsip “yg gede duluan”…

    nah tu kan bener, kakaknya menerima juga

    Huang : Wah hebat lu bisa langsung ketebak!

  6. saya dulu melangkahi kakak perempuan saya saat nikah.. walau prosesnya agak ‘berkerikil’ … akhirnya keluarga menerima juga.. sekarang kakak saya sudah menikah dan malah my husband has pass away.. sepertinya sekarang semua lebih sadar bahwa jodoh sudah diatur oleh Tuhan.. tidak ada istilah ‘langkah’ ‘melangkahi’… semua sudah diatur..

    Huang : Kakaknya udah menikah lagi lom mbak?

  7. gw lgsung mengira dterima krn tak semua keluarga mengadopsi prinsip “yg gede duluan”…

    nah tu kan bener, kakaknya menerima juga

    Huang : Wah hebat lu bisa langsung ketebak!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Deddy Huang

As a digital creator, this blog discusses topics related to traveling, culinary, product reviews and digital marketing. The articles on this blog provide many tips and recommendations based on personal experience.

This blog also opens up opportunities for collaboration. Contact me at [email protected]

Artikel Populer

Komentar Terbaru