[100 kata] Mengertilah


Mengertilah, biarkan aku dengan duniaku. Kau tak perlu bertanya kenapa, mengapa, dan ada apa yang telah—sedang—habis terjadi.

Tolong, mengertilah kalau situasi ini sulit untuk aku jabarkan dengan suara. Mengertilah kalau aku hanya nyaman dengan cara menulis. Inilah duniaku, inilah aku yang mencoba berinteraksi dengan tulisan-tulisan. Bisakah kau tidak menanyakan lagi kenapa—mengapa—ada apa dengan aku melalui suara?

Ini hanya ada aku dan duniaku, aku sedang menikmati duniaku. Kau jangan ikut campur dan jangan pernah menanyakan kenapa—mengapa—ada apa karena kau akan melihat aku dari sisi hitam.

Tolong, sekali lagi jangan pernah mengusik duniaku.

Mengertilah…

Tolong…

Tolong…

Mengertilah…

 

Dalam malam tak bergeming,

Huang

5 pemikiran pada “[100 kata] Mengertilah

  1. Mengapa untuk sebuah pengertian saja kita seperti hendak mengemis ya Pak?

    Huang : Entahlah mas 😦 Tapi cara seperti ini sama sulit saat kita menolak permintaan orang sementara kita memang gak bisa menolaknya.

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s