Daripada Ngelem Mending Ngentut


Pernahkah kamu lihat pemandangan di sudut lorong sempit, ada anak remaja sedang mencium sesuatu di balik kaos dekilnya?

Saya sering dan saya tidak dapat berbuat banyak. Saya mau laporkan sama satpam juga percuma, yang ada mereka hanya pindah lokasi buat “ngelem”. Saya yang mau peringatin orang tersebut? Saya lebih baik tidak ikut campur urusan mereka, yang ada pisau tajam dari selipan celana dekil mereka.

Emosi saya berkata lebih baik kau cium wangi kentutku daripada cium lem sejenis “Aica Aibon”. Kentutku tidak menimbulkan efek samping yang menyebabkan otat kau seperti dumb and dumber. Tidak menimbulkan teler yang berkecanduan. Terakhir tidak menyebabkan kamu harus meminta uang untuk membeli lem. Buat kau saya kasih gratis.

p.s : You wanna try?

Iklan

5 pemikiran pada “Daripada Ngelem Mending Ngentut

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s