Usai


Barangkali inilah saatnya otak bawah sadarku muncul di tempat yang terkenal dengan telernya. Pikiranku lapar hingga aku memutuskan untuk masuk ke dalamnya. Aku memesan menu yang sama seperti 3 bulan yang lalu, saat aku dan dia duduk bersama. Dia di depanku, dengan jelas aku bisa melihat wajahnya yang tirus. Kini aku duduk sendiri dengan menu sama dan tempat duduk yang sama. Mengisi kekosongan perut sambil memandang interaksi orang-orang di sekitar.

Aku kenyang dan berlalu pergi. Itu masa lalu.

 

p.s : Its true or fiction?

Iklan