Proses E-KTP Nggak Rumit kok


Aksi yang dilakukan pemerintah untuk mempermudah pendataan tiap warga negara baru-baru ini dengan meluncurkan sistem e-ktp.

Kalau tanya apa dan kenapa ada E-KTP, silahkan buka situs e-ktp.com.

Dimulai dari pukul 9 pagi keluarga saya sudah menuju ke kantor camat yang dituju. Tampak sudah ada warga-warga lain yang sudah mengantri. Kami pun mendapat nomor urut 126 sedangkan saat itu nomor antrian masih di nomor 20.

ektp01

Tak perlu menunggu lama, kami meninggalkan kantor camat sebelumnya kami meminta nomor kontak si petugas camat untuk nantinya kami bisa telepon sudah berada di urutan mana.

Singkat cerita saat kami mengalami ketinggalan urutan nomor, saat sampai di kantor camat ternyata nomor antrian kami sudah terlewat 6 orang sebelumnya. Mau tidak mau kami harus mengambil kembali nomor antrian baru. Nomornya menjadi 232. Wah makin jauh saja, sedangkan nomor antrian baru di 133. Kami putuskan untuk mengantri saja daripada terlewat lagi.

Dan kamipun akhirnya masuk ke bilik dalam. Seperti apa kegiatan untuk membuatu e-ktp?

Registrasi ulang dulu sama petugas. Nantinya petugas akan mencocokkan nama dengan kertas undangan yang sebelumnya sudah diberikan oleh Lurah kalian setempat.

Lalu, nanti ada petugas yang bertugas membuat e-ktp ini mulai beraksi. Dimulai dari melakukan pencocokkan data di komputer. Dibaca dulu apa ada data yang tidak sesuai, seperti nama, alamat rumah, agama, golongan darah.

Kalau sudah cocok, maka si petugas akan mengambil foto kita. Setelah itu foto akan secara otomatis masuk ke dalam sistem komputer. Untuk latar belakang foto ada dua warna merah dan biru. Setelah saya tanya tidak ada kaitan dengan tahun lahir ganjil atau genap. Tapi disesuaikan sama “suka-suka” atau kalau kamu pakai baju yang warnanya kurang jreng ya latarnya pakai yang jreng. Simpel ya dan nggak pakai repot.

ektp02

Selesai difoto, selanjutnya si petugas akan melakukan pengambilan sidik jari. Semua jari-jari diambil sampel sidik jari.

ektp04

ektp03

Selanjutnya ada penindai-an mata yang diambil adalah scan kornea mata. Jika 3 tahap di atas sudah selesai, maka tinggal tanda tangan secara digital tanda bahwa data yang kita masukkan adalah benar.

Tidak lama kok untuk proses pembuatan e-ktp ini, sekitar 10 menit.

Bagi kamu yang akan membuat e-ktp harap diperhatikan :

  1. Saat ke kantor Camat jangan menggunakan celana pendek. Tidak sopan.
  2. Jangan menggunakan softlens/lensa kontak karena tidak dapat dilakukan penindaian kornea mata.
  3. Dandan/bersolek yang cantik karena ini e-ktp seumur hidup dan tidak akan diganti.
  4. Lebih baik antri daripada pakai jasa calo. Saat saya sedang antri ternyata ada oknum dari camat sendiri yang menawarkan nomor antrian kosong.
Iklan

14 pemikiran pada “Proses E-KTP Nggak Rumit kok

  1. oooooiii ko dedi ini,, latar ntu gak sembarangan loh,, mungkin petugas yang ko dedi tanya tuh ngawur aja..
    ganjil pake merah, genap pake biru,,
    kalo lewat desember bayar sekitar 60rb per orang,,
    dan berlaku sama seperti ktp manual yaitu 5 tahun,,

    ngakak ada cewek baru pertama kali buat ktp (udah 17 tahun cui) pas di photo senyumnya mingkem kayak anak alay.. terus di tanya petugas, mau photo ulang gak,,
    dia jawab gak usahlah,,, oppss petugas nahan senyum & saya pun ngakak dalam hati,, gimana ntar klo ngurusin sesuatu dan ketika dilihat photonya senyum alay wkwkwkwkwkwkk

  2. Saya malah sampai saat ini belum melakukan proses E-KTP, padahal kantor camatnya dekat rumah saya. Maklum saat ini masih bergiliran per banjar (setingkat RT/RW). Banjar saya sudah mendapat giliran pertama, cuma waktu itu sosialisasi kurang jadi banyak warga yang belum bisa hadir.

  3. Untuk latar belakang foto ada dua warna merah dan biru. Setelah saya tanya tidak ada kaitan dengan tahun lahir ganjil atau genap. Tapi disesuaikan sama “suka-suka” atau kalau kamu pakai baju yang warnanya kurang jreng ya latarnya pakai yang jreng. Simpel ya dan nggak pakai repot.

    bertanya kepada siapa?

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s