[Kuliner] Surabi Enhai

dscf2833 - [Kuliner] Surabi EnhaiPikiran saya malam itu hanya pengen coba kuliner baru di Palembang. Setelah kehadiran Surabi Akang, sekarang di kawasan Kambang Iwak juga hadir namanya Surabi Enhai. Apa yang menarik dari Enhai?

Waktu datang mengambil tempat duduk di luar, saya bertanya sama pelayannya apa yang istimewa dari surabi enhai ini? Apa yang jadi favorit dari Enhai? Dijawab surabi pisang cokelat. Oke saya pesan itu. Untuk masalah penyajian, tidak begitu lama seperti surabi akang. Mungkin karena tempat untuk memanggang surabinya jumlahnya lebih banyak dari surabi akang. Jadi kita tidak perlu menunggu waktu yang lama, apalagi untuk di kawasan Kambang Iwak yang strategis. Orang sehabis olahraga bisa langsung menikmati seporsi surabi dengan beragam variasi rasa.

BACA JUGA :  Soto 'Abah Opan'

Variasi rasa yang disediakan jumlahnya lebih banyak, misalnya ada rasa pedas asin, ada rasa jagung, dan sosis. Termasuk variasi minumannya juga lebih banyak. Kalau kamu bosan untuk makan surabi, kamu juga bisa pesan makanan berat. Mungkin inilah yang menjadi tempat nongkrong yang berbeda, selain kita bisa mencicip surabi kita juga bisa makan malam dengan menu-menu khas nusantara.

Bicara soal harga, Enhai menjual tempat atau tepatnya suasana. Bukankah orang hedonis lebih mengutamakan suasana daripada cita rasa yang standar? Rasa surabi saya bilang ya lumayanlah sama seperti surabi akang. Harganya jauh lebih mahal dari surabi akang, seporsi berkisar 8 – 11 ribu.

dscf2840 - [Kuliner] Surabi Enhai dscf2830 - [Kuliner] Surabi Enhai dscf2838 - [Kuliner] Surabi Enhaidscf2826 - [Kuliner] Surabi Enhai

BACA JUGA :  Ayam Rendang ala Marry Brown
Advertisements
Deddy Huang

A copy of my mind about traveling, culinary and review.

4 thoughts on “[Kuliner] Surabi Enhai

  1. aku mo nanya dong,,klo ga salah surabi enhai kan ada di jakarta ya???
    alamatnya dimana sihh???
    klo harus ke bandung kan jauhh,,jd mau cari yg deket,,,

  2. Wah…, suasana ya, itu yang bikin dompet saya alergi kalau diajak makan di rumah makan yang berpendar dengan remang nan romantis 😀

    Saya sih asal bisa dimakan saja sudah cukup lah 🙂

    Huang : Haha dompetnya alergi, tenang nanti saya bawa yang tempatnya romantis 😀

Silahkan tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.