Advertisements

Ada cerita:

Suatu ketika, kamu ketemu hape tanpa pemilik. Maksudnya? Nemu gitu loh.. SO? Langkah apa yang kalian ambil?

a. Ambil tuh hape lalu pura-pura tidak tahu (dalam hati senang)

b. Diamkan saja (pura-pura nggak lihat)

c. Beritahu orang lain kalau ada hape jatuh.

So, what do you choose?

Setelah kalian pilih, next question is APAKAH ITU BERKAT atau BUKAN?’

Ada 2 perspektif yang saya dapat mengenai hal ini. Perspektif pertama waktu khotbah pendeta, katanya ini BUKAN BERKAT, karena ini bukanlah milik kita (kepunyaan orang lain). Jadi, dalam segala situasi apapun itu bukanlah berkat. Lalu saya jadi bingung dan coba bertanya lagi sama teman. Perspektif kedua, teman saya mengatakan kalau ITU BERKAT. Lho? Alasannya? Karena tidak ada orang yang melihat dan kalau misalnya diambil, kita juga harus menyumbang sejumlah berapa persen sesuai harga barang tersebut untuk orang yang membutuhkan. Istilahnya buang sial kali ya.

Baca juga :  Kamseupay, Trend Kata Gaul Awal Tahun 2012

Nah, menurut kalau kalian pandangan yang seperti apa?

Advertisements

Written by Deddy Huang

I passionate about digital marketing, traveling, culinary, and photographs. Let's collaborate in digital strategic. Drop your email deddy.huang@yahoo.com

Silahkan tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: