Mengandalkan Tuhan

Amsal 3:1-8 “Percayalah kapada TUHAN dengan segenap hatimu,dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri” (ayat 5)
Rasa ragu dan takut dapat muncul begitu saja ketika kita mengalami persoalan hidup yg berat. Wajar rasa ini terlintas dan mempengaruhi diri kita. Itulah hidup manusia, hidup yang dihiasi oleh ketakutan, kecemasan, dan keragu-raguan.
Perasaan tersebut biasanya hadir karena kita melihat dan memikirkannya dengan mata dan pikiran secara jasmani. Tetapi jika kita melihat dan memikirkanya secara rohani, maka itu tidak akan mempengaruhi hidup kita. Percaya Tuhan dengan segenap hati kita. Jadi di dalam menghadapi kehidupan ini, alangkah baiknya jika kita mengandalkan pimpinan Tuhan saja. Olehnya mengapa kita memerlukan dan harus mengandalkan pimpinan Tuhan?

Alasannya:

Pertama, Karena kita memang membutuhkanNya (ayat6). Jalan hidup manusia adalah tidak tetap, gelap, tanpa tujuan dan bengkak-bengkok. Jadi karena mengalami itu semua, olehnya kita membutuhkan pimpinan Tuhan. Tanpa Tuhan yang memimpin, mustahil kita dapat menemukan jalan yang tetap, bertujuan dan tidak bengkak-bengkok.

Kedua, Hanya Tuhan yang dapat memimpin kita. PimpinanNya dapat terjadi dan kita rasakan jika kita mengikuti perintahNya. Dia adalah Allah yang sangat memperdulikan kita. Dengan kasihNya Dia menjadikan diriNya sebagai pemimpin dalam perjalanan (Yoh.14:6). Dan Dialah Allah yang memberi sukses dalam perjalanan kita (Hos.7:11).

Ketiga, Kita tidak boleh bersandar pada diri kita sendiri (ayat 5b). Kemampuan dan kuasa manusia ada batasnya, karena manusia adalah makhluk yang lemah (Maz.146:3). Olehnya kita harus bersandar pada Tuhan karena Dialah yang memberi kekuatan kepada kita untuk berjalan dalam mengisi kehidupan ini (maz.103:5).

Sekarang kita mengerti bahwa pimpinan Tuhan sangat mutlak kita butuhkan. Melalui pimpinanNya kita dapat menemukan jalan kebenaran yang menuju kehidupan di sorga (Yoh.14:3-4), karena Dia tahu jalannya.
Tuhan yang telah menetapkan diriNya menjadi terang bagi jalan kita, maka kita membutuhkanNya. Pimpinan Allah dapat terjadi dan nyata di dalam kehidupan ini jika kita mempercayainya. Percaya bahwa Dia sanggup dan berkuasa, maka kita baru dapat merasakan pimpinanNya yang sungguh luar biasa ajaib.
PIMPINANNYA DAPAT TERJADI DAN DAPAT KITA RASAKAN JIKA KITA MENGIKUTI SEGALA JALAN DAN PERINTAHNYA
Renungan ini saya unduh dari bullboard FS saya. Kiriman dari Mbak Natalia. Dengan pengeditan seperlunya tanpa mengubah isi dari pesan.
Saya ingin memberi komentar mengenai artikel ini. Saya jadi ingat beberapa bulan yang lalu kalau saya terlalu mengandalkan diri saya (mungkin masih sampai saat ini, wajar karena saya manusia.. halal ngeles.. hehe) dalam menyelesaikan persoalan saya. Teman saya pun pernah bilang kalau saya itu orangnya mau sempurna, apapun saya kerjakan sendiri dan sulit untuk mempercayakan pekerjaan itu sama orang lain. Saya akui itu benar, terlebih setelah saya lihat orang itu pasif, seperti salah satu anggota kelompok PKL saya.
Namun, saya selalu berusaha untuk mengingatkan diri saya, bahwa saya ini hanya manusia biasa yang punya keterbatasan kekuatan. Saya senang dengar lagu judulnya Ku Tak Akan Menyerah dari Jonathan Prawira. Lirik dari lagu itu cukup menggambarkan apa yang sedang saya rasakan. Bahwa ada momentum saat kita sebagai manusia benar-benar pasrah.
Storyteller and Digital Marketing Specialist. A copy of my mind about traveling, culinary and review. I own this blog www.deddyhuang.com
Posts created 1725

Tinggalkan Balasan

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas
%d blogger menyukai ini: