Biarkan Jempol yang Bicara


“Napa sih Ded kamu tuh nggak suka ditelepon? yang nelepon khan aku, pulsa aku juga, lebih asik lagi telepon bisa langsung denger suaranya.. bla..bla..”

Tetep aku bilang kurang suka ditelepon, aku lebih suka via sms aja. Alasannya:

  1. SMS lebih menghemat waktu, karena bisa dibalas pada saat itu atau nanti. Kalau ditelepon kan kita harus meluangkan beberapa sekian menit untuk bercakap-cakap. Sementara aku suka blank dengan topik yang mau dibicarin selama telepon dibanding sms.
  2. SMS lebih mengekspresikan diriku daripada telepon.
  3. untuk saat ini baru dua alasan itu aja :p

Kamu lebih suka ditelepon/menelpon atau sms? kis2

p.s : Selamat pagi!!! Selamat beraktivitas di hari Kamis ini… ^^

30 pemikiran pada “Biarkan Jempol yang Bicara

  1. wah, ternyata kita bertolak belakang banget deh.
    aku lebih suka telepon ketimbang sms, lebih cepat dan ekspresif menurutku.
    hihi… kebalik kan?
    lagian aku suka lupa balas sms kalau musti nunggu, dan males ngetik juga.
    *malas dipiara*

    • ooh.. aku mank kadang suka lupa balas sms, tapi gak apa-apalah.. selama waktu kita nggak keganggu. belakangan ini aku jadi phobia sendiri kalo dapet telepon.

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s