Hampaku Menjadi Parsial


Apa yang kamu lakukan jika kamu divonis oleh orang dan mengakibatkan impianmu putus seperti tali layangan?

Sampai sekarang aku masih dapat mengingat dengan jelas apa yang terucap dari mulut itu kepadaku.

Kartu AS-ku ialah ketakutan yang selama ini aku tutup-tutupin dalam mengejar impianku. Namun hari ini berhasil dibuka oleh dia. Membuka kelemahanku sebagai orang parsial.

Sighs.

Kenapa aku terlahir dalam kelompok orang parsial itu?

Kenapa orang itu harus ada untuk membuka kelemahanku saat aku telah berjuang mengalahkan puluhan lawan-lawanku, hingga sampai yang tersisa hanya aku seorang sebagai pemenang?

Aku nggak menyalahkan Tuhan, justru aku balik bertanya kenapa Dia mengizinkan aku mengalahkan puluhan lawan-lawanku sebelumnya?

Barusan aku buka aplikasi di facebook, mirip Cookies Fortune:

On this day of your life, Dadi, we believe God wants you to know … that God has an important purpose for you, and made everything possible for you to succeed.

That’s not to say it’s an easy purpose, or a convenient one. It might very well seem hard or even impossible, but it only looks that way. The truth is that one day you will look back and see how all the pieces fit together. And how your life has been a complete and utter success.

p.s : Rasanya aku ingin menangis, sadar akan diri ini di mataNya. Tapi aku tersenyum Dia telah menyadarkanku.

p.s : (hampa)

Iklan