Ironi Merdeka

Saat ini saya menulis sambil menonton tayangan tentang kemerdekaan Indonesia di Metro TV.

Entah apa maksudnya, sisi hedonisme pemerintahan dan kritik tajam tentang kerja pemerintah selalu dibandingkan dengan kemiskinan rakyatnya. Seolah sengaja memancing emosi penonton.

Pemerintah yang diangkat lalu dicampakan begitu saja.

Buat apa pasang bendera di depan rumah, kalau buat makan saja masih susah.

Buat apa upacara bendera, kalau peserta yang paling belakang lagi asik BBM-an.

Saya pesimis. Bukan karena 65 tahun merdeka, tapi memang ini tidak akan pernah ada solusi. Merdeka dan kemiskinan.

Merdeka !! Merdeka !!

Storyteller and Digital Marketing Specialist. A copy of my mind about traveling, culinary and review. I own this blog www.deddyhuang.com
Posts created 1724

3 tanggapan pada “Ironi Merdeka

  1. memang tugas media menampilkan sesuatu yang menggugah penonton, apalagi yang ditampilkan itu adalah kenyataan. semoga saja penonton bisa bijaksana dalam menyikapinya.

    merdeka!! semangat!!

    Huang : di Bali gimana suasananya bli?

  2. Terlepas dari segala macam kekurangannya, Indonesia jauh lebih maju dari 65 tahun lalu.

    Kalau media memang berkepentingan untuk menyajikan sisi-sisi yang dramatis, karena itu adalah daya tarik bagi pembaca.

    Huang : Tepatnya daya jual bukan?

Tinggalkan Balasan

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas
%d blogger menyukai ini: