Happily Ever After


bannSi Debho cerita ditengah-tengah ke-multitasking-nya ngajarin resepsionis barunya, nerima telepon, sampai kerjain kerjaan bosnya yang belum dikerjain bosnya dan akhirnya tepar sendiri dianya. Hihihi…

Debho bercerita kalau suami dari resepsionis barunya itu selingkuh. Lalu saya tanya ke dia apa selingkuhan suaminya itu lebih cantik dari si resepsionis? Jika lebih jelek dari si resepsionis ya udahlah ambillah tuh perempuan buat suaminya. Ibaratnya ambillah bekasannya, kasarnya. Namun kalau si perempuan itu lebih cantik dari si resepsionis, caranya siramin aja cuka parah ke muka selingkuhan suaminya. Lihat apa si selingkuhan itu masih mau sama suaminya yang sudah buruk rupa? dan masih mencintai suaminya itu.

Sadis sih, saya sendiri juga gak bisa membayangkan perempuan yang tega melakukannya sama suaminya sendiri. Selain itu mengingat beberapa kejadian sih pernah terjadi di Palembang dan masuk dalam berita kriminal di koran, salah satunya ya faktor si suami punya selingkuhan.

Cinta..

Orang bilang cinta itu seperti apa bentuknya?

Ehmm, saya sendiri definisikan cinta sebagai saya sendiri tidak tahu apa itu cinta, yang saya tahu jika saya tidak mendengar kabarnya atau melihat wajahnya dalam satu hari rasanya semangat hidup ini berkurang perlahan. Seperti cerita di Alkitab tentang Yakub yang rela bekerja 7 tahun demi mendapatkan Rahel, perempuan yang sangat ia cintai. Padahal Yakub sudah memiliki Lea yang tidak ia cintai karena pamannya Lea menukarkan Rahel dengan Lea saat pernikahan.

Walaupun cinta terkadang membuat seseorang menjadi cinta bersyarat. Saat seseorang itu mencintai orang yang sangat ia suka, ia akan memberikan materi, waktu, dan perhatian kepada orang yang ia cintai. Tapi cobalah saat orang yang ia suka itu seketika membuang orang yang telah memberikan materi, waktu, dan perhatian begitu saja. Apa yang akan dirasakan? Rasa sakit hati yang teramat dalam.

Bisakah seseorang itu melupakan apa yang telah ia alami? Saya tidak bisa menjawab.

Namun, ada orang yang datang untuk mencintai orang yang sudah tersakiti hatinya. Ah, sayangnya seseorang itu tidak mau membuka pintu hatinya dan justru lebih menutup dirinya dengan mengasihani dirinya sendiri.

kekasihmu tak mencintai dirimu sepenuh hati
dia selalu pergi meninggalkan kau sendiri
mengapa kau mempertahankan cinta pedih menyakitkan
kau masih saja membutuhkan dia, membutuhkan dia

kau harusnya memilih aku
yang lebih mampu menyayangimu, berada di sampingmu
kau harusnya memilih aku
tinggalkan dia, lupakan dia, datanglah kepadaku

Song : Terry – Harusnya Kau Memilih Aku

Beruntunglah ada seseorang yang bertemu dengan orang yang juga mencintai dirinya balik dan tetap setia bersama pasangannya. Happily ever after. Yadah!

3 pemikiran pada “Happily Ever After

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s