Berhenti Sejenak


bannSebagai orang yang belum pernah keliling Jakarta, tentunya saya sih senang-senang aja kalau ada teman yang ajakin saya berkeliling Jakarta. Tahun lalu, saya ke Jakarta dalam rangka INAICTA 2010 waktu itu team saya harus presentasiin produk kantor di depan dewan juri. Selesain dari presentasi, saya masih punya waktu setengah hari untuk nikmati waktu kosong selama di Jakarta. Saya kontak teman saya yang kebetulan lagi di Jakarta, karena dia dari Medan.

Saya diajak keliling dari satu mall ke mall dengan busway. Lalu saya juga diajak ke museum Gajah di depan Monas. Wah, pengalaman yang belum pernah saya dapatin di Palembang. Waktu itu saya bilang ke dia, “Sayang waktuku hanya 3 hari untuk menikmati kotamu ini. Banyak pemandangan menarik di sini.” Teman saya menjawab, “Oya? Bagiku semua biasa saja. Aku bahkan belum pernah mengunjungi museum yang lagi kita lihat!”

Untuk hal-hal yang seperti ini, saya merasa baru berhenti sejenak dari rutinitas keseharian saya di Palembang. Tampak seperti berada di roda putar mainan hamster. Ya, barangkali saya butuh waktu untuk berhenti sejenak lalu meninjau kembali apa arah yang sedang saya jalanin itu adalah jalan yang tepat atau saya hanya berjalan ke arah yang tidak punya tujuan.

p.s : Abis nulis ini saya pikir, gila teman saya berani ngajakin saya keliling ke tempat yang dia sendiri belum pernah datang tapi pede berani ngajakin saya ke sana.

Iklan