Let’s Get Party! Closing Ceremony SEA Games 2011


Tepat pukul dua siang kemarin (22/11) saya ditelepon sama Nike yang menanyakan apa mau ikutan nonton Closing Ceremony SEA Games 2011. Saya mengiyakan. Jadi tiket closing ini didapatkan dari pihak INASOC untuk komunitas blogger Wongkito dan sekali lagi saya duduk di kursi media.

Apa yang menjadi ekspektasi banyak orang adalah Closing Ceremony akan se-spektakuler Opening Ceremony kemarin. Benarkah demikian?

Rentetan acara Closing Ceremony (CC) ini tidak ada perbedaan yang dari Opening Ceremony (OC) kemarin. Mulai dari pukul 5 sore sudah ada pre-closing yang menampilkan tarian tradisional sampai Ayu Ting-Ting yang mengajak dangdutan. Dalam hati saya, why Ayu Ting-Ting? tapi pihak panitia akan balas jawab, why not? :mrgreen: Entahlah suara seperti lip-sync itu tidak terdengar jelas karena tertutup oleh musik yang kencang.

csa06

Awan hitam pun mulai berkumpul di tengah stadion sekitar pukul 6 sore. Penonton sudah mulai mengenakan rain coat dan payung dari goodie bag yang diberikan. Bahkan ulah lucu dari suzannita, fandagri, dan trendy membuat kami tertawa. Saat mereka ingin membuka payung, ternyata terbuka seperti parabola.

csa08

csa07

Pengalaman lucu ini langsung dibuat anekdot kalau sedang mencari sinyal. Ya, begitu masuk ke daerah Jakabaring dua hape saya sudah hilang sinyal untuk provider XL dan Indosat.

Masuk timeline on air, maka Closing Ceremony pun dibuka oleh tarian kipas yang dibawakan dengan ritme yang harmoni. Tak lupa juga kedatangan bapak Wakil Presiden kita beserta rombongan untuk menutup acara karena bapak Presiden kita sedang sibuk untuk mengawinkan anaknya :mrgreen:

Emosi penonton terpancing saat parade atlet yang muncul satu per satu di tengah stadion. Apalagi saat yang keluar itu adalah Indonesia yang menjadi Juara Umum untuk SEA Games 2011 yang unggul dengan perolehan mendali emas.

csa09

Momen klimaks ini dibarengi oleh penyerahan tanda untuk Myanmar sebagai negara selanjutnya untuk pelaksanaan SEA Games ke-27 tahun 2013. Myanmar merupakan negeri seribu pagoda yang sama indahnya dengan Indonesia. Kekayaan budaya unik Myanmar tampil pada malam itu sebagai simbol perkenalan bagi dunia.

csa10

Dengan puncak klimaks pemadaman api SEA Games, maka inilah saatnya berpesta. Penonton dibius oleh penampilan artis-artis ibukota seperti Nidji, Sherina, Afgan, Agnes Monica, Joy Tobing, dan Armada. Lagu-lagu yang mereka bawakan juga lagu yang sudah familiar di telinga masyarakat seperti “Ayo Indonesia Bisa”, “Kita Bisa” dan musikal Laskar Pelangi.

Kembang Api selama 10 menit pun menjadi hidangan penutup. Decak kagum, kecewa, mimik wajah monoton, sumringah pun itu adalah reaksi penonton. Bagi saya, Closing Ceremony ini merupakan pesta bagi masyarakat Indonesia yang telah berhasil meraih Juara Umum, ya walau kemarin sepak bola kita belum berhasil meraih emas. Mungkin akan lebih memuaskan lagi ya kalau sepakbola U-23 meraih emas.

SOROT LAIN

Melihat Opening Ceremony yang lalu dengan Closing Ceremony, terdapat beberapa perbaikan yang telah dilakukan oleh panitia. Dan ada juga hal-hal unik lainnya.

TICKET CHECKING. Sudah terdapat petunjuk kelas tiket. Sehingga ini memudahkan penonton untuk mencari tribun. Selain itu ada cap tangan untuk antisipasi penonton gelap. Goodie bag pun sudah diberikan pada saat masuk tribun, tidak lagi diletakkan di bangku penonton. Hal ini untuk menghindari penonton yang maruk mengambil lebih dari 1 goodie bag.

csa03

csa04

csa05

Oh ya, gelang karet putih bertuliskan United & Rising ini saya dapatkan waktu lagi berjalan di pelataran BKB ada festival dan saya diajak untuk bermain games. Hadiahnya ya gelang karet putih ini.

SCREEN PROYEKTOR. Ada dua screen proyektor yang ditembakkan di sudut kiri dan kanan penonton. Awalnya saya sudah senang, tapi sayang screen itu seperti jadi penghias saja karena begitu ditayangkan gambarnya juga pecah. Jadi masih harus menonton di tengah yang saya sendiri tidak bisa lihat wajah Agnes Monica itu seperti apa. Enakkan nonton dari tivi ya?

CALO. Seolah menjadi pasar berjalan di sepanjang stadion. Mereka menjajakan tiket-tiket nonton di tangan mereka. Iseng saya tanyakan ke calo berapa harga tiket yang dijual, dan mereka ada yang mengambil untung sekitar 50 ribu untuk satu tiket. Tiket bronze yang dijual 250 ribu mereka jual 300 ribu sampai 350 ribu.

csa02

Namun, ada yang membuat saya bermimik datar, ada calo yang menjajakan tiket Platinum dan saya melihat tiket itu dituliskan NOT FOR SALE. Tapi si calo juga tetap menjual. Baiklah, saya bertanya, darimana si calo ini mendapat tiket untuk dijual kembali? Pastinya ada oknum dalam yang menjajakan terlebih dahulu.

Iklan

5 pemikiran pada “Let’s Get Party! Closing Ceremony SEA Games 2011

  1. Ping balik: LRT Palembang Transportasi Baru Milik Wongkito Galo | Koh' Huang

  2. Suka banget dg tulisan ini. Lugas apa adanya. Kayak lg baca tulisannya Pak Dahlan Iskan. Mengalir bagai air. Eh, kak minta foto asli saat adegan payung parabola nya dong. Lucuuu…

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s