Berwisata Nyaman ke Pagaralam Menggunakan GPS Mobil Lewat Jalur Lintas Sumatera


Palembang memang tidak memiliki wisata alam seperti pergunungan dan air terjun. Tapi kalau sudah berbicara tentang Sumatera Selatan, salah satu destinasi alam yang sangat menarik untuk dikunjungi  dengan cuaca udara nan sejuk dan menenangkan pikiran. Maka saya akan menyarankan kalian wajib mengunjungi Pagaralam. Destinasi Pagaralam selalu menarik bagi saya, terutama kita yang merindukan suasana kebun teh dan alam. Menyatu dengan alam.

Pagaralam terletak di Sumatera Selatan. Sebelumnya kota Pagaralam termasuk kota administratif dalam lingkungan kabupaten Lahat. Akses menuju ke Pagaralam dapat dilewati menggunakan kendaraan mobil dan membutuhkan waktu sekitar 8 jam perjalanan darat atau bisa lebih apabila terjebak macet dihimpitan truk-truk pengangkut batu bara di Muara Enim, jalur lintas Sumatera.

Apabila kita menggunakan mobil dari Palembang ke Pagaralam akan melewati rute Indralaya, Prabumulih, Muara Enim, Lahat dan Pagaralam. Bagi kalian yang baru pertama kali ingin roadtrip ke Pagaralam, saran saya untuk mempersiapkan GPS mobil agar perjalanan kita lebih terarah. Waktu kita tiba di Lahat menuju Pagaralam, ternyata ada dua jalur yang bisa kita pilih untuk menuju Pagaralam.

Saat itu kami sempat bingung untuk memilih jalur kiri atau jalur kanan yang merupakan jalur baru menuju Pagaralam. Akhirnya mengandalkan gps mobil dan melihat situasi malam hari, kami mengikuti konvoy mobil pada saat malam hari ke jalur kiri. Sebenarnya jalur baru sebelah kanan jalannya lebih mulus daripada jalur lama. Kondisi jalan masih mulus lurus dan kita dapat menghindari beberapa tikungan tajam. Makanya kenapa saya menyarankan untuk menggunakan gps mobil untuk memudahkan kita mencari jalur alternatif. Cuma saya tidak begitu menyarankan untuk melaluinya saat malam hari.

Sejujurnya Pagaralam memiliki sejumlah potensi wisata alam yang menjual. Pagaralam merupakan destinasi terbaik yang ada di Sumatera Selatan dan memang benar. Saya sendiri memang belum banyak mengeksplore destinasi wisata Pagaralam karena kunjungan saya merupakan undangan yang harinya terbatas.

Tentunya dapat menambah jumlah kunjungan wisatawan untuk datang menikmati udara sejuk di kebun teh atau mendaki ke Puncak Gunung Dempo. Namun, sayangnya belum banyak yang mempromosikannya dan bercerita tentang indahnya Pagaralam.

Banyak kegiatan yang dapat kita lakukan selama di Pagaralam seperti hiking ke Gunung Dempo yang masih aktif, melihat aktivitas warga sedang memetik teh hijau, ataupun bermain di pinggir danau dan air terjun. Kota Pagaralam sendiri memiliki julukan Kota Seribu Air Terjun dikarenakan banyak sekali objek wisata air terjun di Pagaralam. Beberapa destinasi air terjun yang popular bisa saya sebutkan mulai dari Air Terjun Curup Embun, Cukup Mangkok, Curup Tujuh Kenangan, Lematang Indah, Maung dan lain sebagainya.

Meniti Anak Tangga 2001, Ikon Kota Pagaralam

Namanya Tangga 2001 tapi bukan berarti jumlah anak tangganya berjumlah 2001 melainkan ada 227 anak tangga. Tangga 2001 merupakan salah satu objek wisata terdekat di sekitar Gunung Gere, kota Pagaralam. Lokasinya persis berada di kaki Gunung Dempo yang diapit oleh hamparan hijau kebun teh. Sehingga Tangga 2001 ini merupakan ikon kota Pagaralam yang memiliki sejarah awal nama Pagaralam dikenal.

Namun, masyarakat lokal sana lebih mengenal sebagai Tangga Seribu walaupun nama aslinya Tangga 2001. Bentuknya memanjang lurus membelah tengah kebun teh. Dari perbatasan anak tangga atau menaikin flying fox tower kita dapat melihat pemandangan indah yang menghadap ke Gunung Dempo serta Bukit Serelo, Lahat apabila sedang berada di Tangga 2001. Bagi kalian yang ingin ikut membantu perekonomian masyarakat setempat boleh ikut membeli aneka kerajinan tangan dan aksesoris yang dijual mulai dari harga 10 ribu – 20 ribu.

Aktivitas lainnya tak kalah mengasyikkan yaitu kita dapat menyewa ATV seharga 20 ribu untuk berkeliling di sekitar Tangga 2001 merasakan  naik ATV atau motor trail. Biasanya para penyewa ini sudah ada sejak sore hari untuk menikmati suasana pegunungan Dempo. Sebenarnya lapangan luas ini menjadi lapangan pendaratan olahraga paralayang. Sedangkan lokasi terbangnya ada di Tugu Rimau, lokasi paling tinggi yang bisa dilalui dengan mobil.

Bersembunyi Di Balik Kebun Teh

Kota Pagaralam memiliki kebun teh terluas di Sumatera Selatan. Lokasinya persis berada di kaki Gunung Dempo. Semua hamparan kebun teh yang luas ini adalah milik PTPN, dan nantinya akan di olah kembali di Pabrik Dempo untuk diekspor. Pemandangan hijau terbentang luas ini membuat kita seperti merasakan “I feel free”, saat pertama kali memasuki kawasan kebun teh disambut dengan udara sejuk. Di kala malam kalian tidak lagi membutuhkan pendingin ruangan karena yang dibutuhkan hanya selimut tebal, semangkok mie instant kuah kari ayam dan aku untuk memelukmu 😀

Menunggu Sunrise

Ingin merasakan sensasi lainnya? Pagaralam punya cara untuk kita menikmati alam dengan penuh rasa bersyukur. Salah satunya kita dapat “Mengejar Matahari Terbit”. Menantikan sunrise dari dari atas Gunung Dempo merupakan momen yang sulit didapatkan. Walaupun kita sudah menunggu dari jam 4 subuh dengan udara menusuk kulit, sering kali alam berkata lain. Kalau kalian beruntung maka bisa menyaksikan pemandangan sunrise indah dari atas Gunung Dempo.

Berfoto ala Instagramable

Menelusuri jalur Gunung Dempo memang membutuhkan keahlian dalam menyetir mobil, jalur tikungan yang tajam dan landai membuat kita harus sedikit bersabar sewaktu menaikin tanjakan ataupun saat berpapasan dengan masyarakat lainnya yang sedang ingin bekerja memetik teh tiap pukul 8 pagi. Tikungan-tikungan yang ada di sekitar pegunungan Dempo ini boleh saya katakan sangat instagramable sekali. Cocok bagi kalian yang menyukai berfoto ala Instagram dan mengganti foto profil 😀

Secuil cerita dan aktivitas di atas masih belum seberapa untuk menggambarkan indahnya alam Pagaralam. Sungguh kalau ada kesempatan untuk lebih berlama lagi saya ingin mengeksplore kota Pagaralam yang dikelilingi oleh Gunung Dempo serta bukit barisan dan Sungai Lematang. Itulah sebabnya kenapa kota ini dikenal sebagai Pagaralam karena di pagarin oleh alam. Memang agar perjalanan kita lebih nyaman menuju destinasi wisata di Pagaralam harus menggunakan kendaraan pribadi untuk menuju ke destinasi objek wisata. Selain itu menggunakan gps mobil agar lebih maksimal.

Oleh karena suhu udara yang dingin membuat kita yang berencana ke Pagaralam perlu banyak persiapan untuk menahan udara dingin yang kian menusuk di saat malam hari. Kopi dan teh adalah termasuk komoditi penghasil perkebunan terbesar yang ada di Pagaralam. Wajib bagi kalian yang sudah mampir ke Pagaralam untuk mencicipi kopi Pagaralam yang terkenal dengan cita rasa aroma yang kuat namun akan terasa manis saat akhir. Sedangkan untuk tehnya sendiri, informasi yang saya peroleh mengatakan sayang sekali kualitas teh Pagaralam yang dijual bukanlah kualitas premium karena kualitas tersebut diekspor langsung oleh pabrikan. Kenapa bisa begitu? Entahlah.

Berhubung perkebunan merupakan sumber perekonomian masyarakat setempat, maka sepanjang jalan kita dapat dengan mudah menemukan para penjual yang berdagang aneka buah seperti alpukat dan salak yang dijual di sepanjang Gunung Gare (nama jalan menuju Gunung Dempo). Bagi yang ingin berkunjung ke Pagaralam, kalian dapat menyewa beberapa vila yang dikelola oleh swasta dan pemerintahan setempat. Sebab vila yang ada di sekitaran Gunung Gare ini memiliki view Pagaralam seutuhnya.

Berikut ini beberapa tips yang dapat kalian persiapkan saat ingin berkunjung ke Pagaralam:

  • Idealnya waktu ke Pagaralam paling cepat bisa tiga malam yang sudah dihabiskan dengan waktu kedatangan.
  • Medan jalan menuju destinasi wisata yang ada di Pagaralam merupakan overland roadtrip sehingga beberapa tempat wisata mengharuskan punya stamina yang kuat. Apabila kita yang mabuk perjalanan darat untuk menyiapkan obat-obatan, serta menggunakan alas sepatu yang nyaman.
  • Cuaca yang dingin membuat kita bermalasan untuk mandi. Hindari mandi air hangat di pagi hari supaya di sore hari kita tidak kedinginan. Solusinya mandi pagi dengan air dingin supaya tubuh kita mudah beradaptasi dengan suhu udara di Pagaralam.
  • Jasa sewa mobil dari Palembang berkisar 400 ribu/hari dan kalian bisa menggunakan GPS untuk menemani perjalanan selama roadtrip. Sudah banyak juga toko online yang jual GPS mobil sehingga kalian bisa lebih nyaman lagi saat berkunjung ke Pagaralam.
  • Selalu isi daya baterai kamera kalian dan siap-siap terpukau dengan pesona Pagaralam!

Happy traveling and explore your South Sumatra.

Iklan

24 pemikiran pada “Berwisata Nyaman ke Pagaralam Menggunakan GPS Mobil Lewat Jalur Lintas Sumatera

  1. Ping balik: Taman Batu Organik | WISATA LAHAT

  2. Ping balik: Jelajah Alam Besemah : Taman Batu Organik Bandu Agung, Lahat | Koh' Huang

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s