Gaya Hidup Jenius Mengapa Blogger Perlu Mengatur Keuangan

Prioritaskan untuk meningkatkan pendapatan daripada harus mengurangi pengeluaran. Lebih penting untuk menumbuhkan semangat daripada menghapus impianmu.

Tiga tahun lalu, kutipan dalam buku Robert T. Kiyosaki menampar saya tanpa ampun. Saat arus keuangan perlahan mulai menyusut untuk keperluan sehari-hari. Lebih dari enam bulan saya masih proses pencarian pekerjaan baru setelah masa pemutusan kontrak kerja saya di tahun 2015. Masa-masa itu bukanlah masa yang menyenangkan, apalagi pemutusan kontrak datang dengan tiba-tiba. Selain itu sebagai karyawan kontrak, saya juga tidak mendapatkan hak pesangon sebagai dana darurat.

Hati semakin gelisah menanti kabar tak kunjung datang. Namun pengeluaran setiap hari tidak bisa dibendung, masih ada cicilan dan kewajiban yang harus diselesaikan. Ada hal yang harus saya bangkitkan daripada berdiam diri. Saya mulai menawarkan jasa menjadi freelance writer hingga fotografi makanan. Terakhir fokus kembali merawat blog ini.

jenius 01 - Gaya Hidup Jenius Mengapa Blogger Perlu Mengatur Keuangan

tips keuangan 04 - Gaya Hidup Jenius Mengapa Blogger Perlu Mengatur Keuangan

Dari awal saya telah memupuk impian. Sebagai blogger yang masih pemula sampai menjadi blogger profesional ternyata tidak segampang yang saya pikirkan. Menulis bukan sekedar menulis dan kewajiban. Saya merasa bekerja sebagai blogger dedikasi waktu, konsistensi tinggi sampai pengetahuan mumpuni menjadi modal awal. Passion saja tidak cukup.

Di samping fleksibilitas waktu, menjadi seorang freelancer dan blogger memiliki beberapa resiko yang harus dipahami. Salah satunya adalah kita tidak akan menerima penghasilan rutin seperti orang pekerja kantor, tidak mendapatkan bonus dan terakhir pembayaran yang terkadang telat bayar dari yang dijanjikan. Belum lagi digantung oleh pihak ahensi. Penghasilan seorang blogger bervariasi. Semakin bagus dan dikenal, sejalan dengan banyak job dan kerjasama. Maka jangan heran kalau penghasilannya pun juga akan meningkat.

Tapi sobat, seorang freelancer dan blogger ada masa dimana mengalami pancaroba. Ketika tidak ada bahan untuk diolah karena kehabisan konten, sedang tidak ada mood dan inspirasi serta ketika sedang sepi tawaran job. Rasanya seperti diangkat ke langit ketujuh ketika ada yang menghubungi namun kemudian menghilang tanpa kabar. Maka ketika memutuskan menjadi seorang freelancer blogger setelah tidak bekerja langkah pertama yang harus saya lakukan adalah mulai mengelola keuangan lagi dengan bijak agar cash flow saya kembali normal.

jenius 02 - Gaya Hidup Jenius Mengapa Blogger Perlu Mengatur Keuangan

tips keuangan 03 - Gaya Hidup Jenius Mengapa Blogger Perlu Mengatur Keuangan

Dalam kesempatan seminar Safir Senduk, dia memberikan ilustrasi mengenai golongan orang termasuk miskin, menengah atau kaya dari gaya hidup setiap bulan. Misalnya memiliki penghasilan 5 juta rupiah dan dihabiskan semua untuk biaya hidup dalam satu bulan tandanya termasuk kelompok miskin.

Sedangkan kelompok menengah ketika kita memiliki penghasilan 5 juta rupiah, lalu membelanjakan untuk keperluan lain sekitar 1,5 juta dan sisanya untuk biaya hidup. Kelompok menengah ini karena orang tersebut masih bisa membeli barang yang diperlukan selain biaya hidup. Terakhir, kelompok kaya ketika memiliki penghasilan sama-sama 5 juta rupiah, dia membelikan barang-barang yang diperlukan sebesar 1,5 juta rupiah. Lalu, menyisihkan uang 1 juta rupiah untuk investasi dan sisanya untuk biaya hidup.

Kelompok terakhir ini merupakan orang-orang yang mampu menyisihkan sebagian penghasilannya untuk investasi yang tujuannya untuk digunakan di masa yang akan datang. Dari ketiga ilustrasi di atas mana yang kalian pilih? Tentu pilihan terbaik adalah yang terakhir, menjadi blogger atau freelancer kaya!

jenius 03 1 - Gaya Hidup Jenius Mengapa Blogger Perlu Mengatur Keuangan

Saya bicara bukan karena saya ahli, walau saya lulusan Sarjana Ekonomi. Namun dari teori yang saya pelajari adalah memisahkan mana yang menjadi kebutuhan dan keinginan. Serta termasuk biaya pengeluaran rutin dan dana cadangan. Berapa besar pengeluaran rutin dan dana cadangan yang ideal? Tidak ada. Hanya kamu sendiri yang tahu.

tips keuangan 02 - Gaya Hidup Jenius Mengapa Blogger Perlu Mengatur Keuangan

Jika saya boros soal makan, saya akan tahan untuk hanya makan menu hemat dan satu minggu sekali baru menu mewah. Saya juga melupakan belanja gadget yang dirasa belum perlu atau belanja lainnya yang dirasa masih belum butuh. Apalagi kadang saya juga mendapat gadget dari sponsor sebagai bahan review yang nantinya bisa saya gunakan. Termasuk dana untuk transportasi yang cukup membengkak tapi masih bisa diakali dengan menggunakan promo dari transportasi online.

Salah satu dasar yang saya terapkan adalah membagi pendapatan dengan sistem 10 – 20 – 30 – 40. Pembagian ini bisa diterapkan untuk semua kalangan, termasuk freelancer dan blogger. Cara pembagian mudah untuk dipahami. Awalnya saya merasa sulit untuk membagi, namun karena saya ingin cash flow baik maka bulatkan tekad.

tips keuangan - Gaya Hidup Jenius Mengapa Blogger Perlu Mengatur Keuangan

10 Persen Kebaikan

Saya pernah membaca kalau sebagian harta kita ada milik orang lain tanpa kita sadari. Berapapun penghasilan yang saya dapat, besar atau kecil maka 10 persen selalu saya sisihkan untuk hal-hal yang berkaitan dengan kebaikan. Misalnya untuk memberikan donasi di tempat ibadah atau memberikan bantuan ke orang lain. Bukan memberikan hutang kepada teman, ya.

20 Persen untuk Masa Depan

Sebagai freelancer dan blogger, kita tidak ada jaminan kerja, misalnya mendapat jaminan kesehatan ataupun dana pensiun seperti pekerja kantor. Kalau yang akan berencana menikah tentu juga berpikiran untuk dana pendidikan anak serta rumah, bagi yang belum memiliki. Saya sadar penuh kalau proteksi diri itu penting sekali, maka akan aman ketika nanti sakit sudah ada yang menjamin lewat asuransi. Instrumen lain bisa juga memenuhi dengan tabungan, deposito atau menabung emas.

30 Persen Cicilan

Saya jarang sekali berhutang apabila tidak dalam situasi mendesak. Memiliki hutang atau cicilan dalam konteks perencanaan keuangan masih wajar selama digunakan menunjang pekerjaan atau lainnya. Misalnya saya sudah mulai berencana untuk menyiapkan DP KPR rumah atau kendaraan. Selain itu untuk profesi sebagai blogger pastinya saya juga harus upgrade peralatan misalnya kamera, laptop, dan lensa agar bisa menghasilkan kualitas konten lebih baik. Biasanya saya akan membelinya dengan cara mencicil.

40 Persen Kebutuhan

Semua alokasi untuk kebutuhan sehari-hari termasuk di dalamnya biaya makan, transportasi, telepon, langganan internet, hobi, pakaian dan sebagainya. Semua yang sifatnya kebutuhan pokok sampai gaya hidup saya masuk ke dalam pos ini.

Sebagai ilustrasi; penghasilan dari freelancer dan blog adalah 5 juta rupiah per bulan. Maka sebanyak Rp 500.000 untuk Kebaikan, Rp 1.000.000 untuk Masa Depan, Rp 1.500.000 untuk Cicilan dan Rp 2.000.000 untuk Kebutuhan. Angka pembagian ini tentunya tidak mutlak sebab sebagai blogger tidak selalu mendapat penghasilan yang besar setiap bulan. Bayangkan saja kalau tidak mendapat job selama beberapa bulan berturut-turut. Biasanya kalau saat mendapat rejeki lebih saya masukkan sebagai dana darurat.

money lover - Gaya Hidup Jenius Mengapa Blogger Perlu Mengatur Keuangan
Aplikasi pencatat keuangan yang saya pakai.

Semua transaksi pengeluaran dan pemasukan per bulan tentunya harus dapat ditelusuri. Khusus  mencatat transaksi biaya termasuk untuk pencatatan bulan berikutnya kalau ada pembayaran jasa dari klien yang tertunggak. Saya memanfaatkan aplikasi pencatat biaya untuk membantu lebih disiplin dan bijak setiap pengeluaran. Nanti pada saat akhir bulan, kita bisa tahu apakah pengeluaran melebihi dari pemasukan yang didapat. Kalau ternyata pemasukan lebih banyak dari pengeluaran tandanya cash flow sudah normal kembali.

Atur Keuangan Lebih Jenius

cara mengatur keuangan jenius 02 - Gaya Hidup Jenius Mengapa Blogger Perlu Mengatur Keuangan
Cara bayar lebih asyik dengan Jenius

Tahu nggak kalau memiliki lebih dari satu rekening bisa berimplikasi pada penempatan keuangan yang lebih terarah dan terorganisir. Seiring meningkatnya ragam kebutuhan, rekening yang digunakan bisa dimanfaatkan untuk mengelola keuangan. Salah satu alasan mengapa orang-orang termasuk saya membuka beberapa rekening adalah karena ingin mengorganisir keuangan menjadi “uang cadangan” dan “uang sehari-hari”.

Pemisahan akun bank memudahkan kita untuk mengecek kondisi keuangan setiap bulan. Sudah setahun saya menggunakan Jenius sebagai rekening yang menampung uang sehari-hari saya. Aplikasi Jenius sedang diminati belakangan ini, saya sendiri tahu dari teman-teman yang di Jakarta ketika mereka menuliskan pengalamannya di blog. Makanya waktu saya sedang ada waktu ke Jakarta dan melihat booth Jenius tanpa pikir dua kali segera registrasi karena fitur dan manfaatnya memang enak untuk menabung uang.

Jenius merupakan aplikasi fintech dari Bank BTPN. Karakteristik Jenius sama kayak produk tabungan/rekening lainnya. Cuma bedanya, untuk memiliki akun Jenius tidak perlu membuka rekening di bank. Nah lho? Lewat Jenius kita bisa memonitor, mengatur, dan melakukan transaksi keuangan hanya dari smartphone saja. Inovasi dan terobosan menarik untuk generasi milenial bukan?

Mengulik Fitur Jenius

keunggulan jenius - Gaya Hidup Jenius Mengapa Blogger Perlu Mengatur Keuangan
Fitur dasar dari Jenius yang menarik dicoba

Saya jadi tertarik dengan Jenius dan membongkar lebih jauh tentang fitur-fitur yang ada di aplikasi Jenius, diantaranya sebagai berikut;

Cashtag – Nomor Rekening Cantik

BACA JUGA :  Selamat! Inilah 3 Pemenang Blogging Competition Koh Huang

Pernah merasa kesulitan menghafal nomor rekening waktu bagikan ke penerima dana? Nomor rekening setiap bank berbeda-beda. Di Jenius, ada fitur Cashtag yang bisa menggantikan nomor rekening menjadi nama alias atau nama rekening. Seperti cashtag saya adalah $deddyhuang.

Send It – Transfer ke Nomor HP, Cashtag, Email, atau Nomor Rekening Bank

Kirim uang ke siapa pun tanpa perlu repot tahu nomor rekening. Banyak pilihan mulai dari menggunakan $cashtag, nomor telepon, email atau nomor rekening bank sebagai tujuan. Bayangkan semua itu sekarang untuk kirim uang!

Split Bill – Berbagi Tagihan

Sekarang sudah tidak perlu merasa enakan untuk menagih hutang atau pada saat makan ternyata teman tidak bawa uang. Cukup manfaatkan fitur Split It bisa memudahkan berbagi tagihan dengan keluarga, teman atau grup secara cepat.

Pay Me – Atur Tagihan dengan Mudah

BACA JUGA :  Fossil Gen 5 Smartwatch : Penampilan Makin Stylish dan Berkelas!

Sering kali tagihan pembayaran membuat kita lupa dan terlewat untuk menagih. Saya suka sekali dengan fitur Pay Me, dengan Jenius bayar tagihan tinggal kirim tagihan ke penerima. Praktis ya.

Dream Saver – Wujudkan Mimpimu Dengan Menabung

Salah satu fitur yang akan memaksa kita untuk lebih disiplin dalam mewujudkan mimpi dan keinginan kita. Setiap harinya sejumlah uang secara otomatis akan ditabungkan dari akun utama hingga mimpi kita terwujud.

Fitur ini sangat cocok bagi kita yang sedang merencanakan sesuatu untuk jangka panjang, misalnya untuk kebutuhan traveling. Nantinya kita akan disiplin untuk menabung. Misalnya ingin pergi ke Jepang, pengguna tinggal klik Save it. Masukan impiannya apa dan berapa nominal uang yang akan ditabung. Otomatis sudah diatur.

jenis kartu jenius - Gaya Hidup Jenius Mengapa Blogger Perlu Mengatur Keuangan
Tiga kartu Jenius; m-Card, e-Card, dan x-Card

Card Center – Pilih Kartu Sesuka Hati!

Jenius punya tiga jenis kartu yang bisa kita pilih sesuai pos-pos dalam perencanaan keuangan kita. Mulai dari m-Card yang merupakan kartu utama, e-Card yang merupakan kartu virtual dan x-Card yang merupakan kartu tambahan. Untuk kamu yang ingin membagi pos-pos uang dalam kartu yang berbeda bisa menggunakan x-Card dan atur semuanya melalui Card Center.

Lebih Dari Sebuah Produk Perbankan

Di era digital, kita membutuhkan layanan yang serba cepat dan kemudahan akses. Jenius hadir dengan aplikasi, tentu fitur-fitur perbankan termasuk bayar tagihan seperti listrik, telepon, layanan internet, bahkan beli pulsa ada di dalam aplikasi. Lantas, apa beda Jenius kalau semua fitur sama dengan yang lain?

Tenang, tetap ada bedanya kok!

Setelah lama menjadi nasabah Jenius, saya mulai merasa manfaat dari fitur-fitur yang ditawarkan membantu kemudahan saya dalam transaksi keuangan. Hal-hal yang menarik dari Jenius yang saya suka;

Kartu Debit Rasa Kartu Kredit

Hal yang selama ini menjadi kendala kita, termasuk saya dalam hal pembayaran produk/jasa dari internet. Seperti belanja di Amazon, Playstore, Appstore, Facebook Ads, Instagram Ads, dan perpanjang domain blog lewat PayPal. Pasti sering kali bingung dengan sistem pembayarannya karena harus menggunakan kartu kredit. Dulu saya sering meminjam kartu kredit teman untuk proses pembayaran. Tapi sejak menggunakan Jenius, saya lebih aman saat berbelanja dan membeli aplikasi secara online.

Jenius sendiri punya 3 jenis kartu. Saya memanfaatkan E-Card yang merupakan kartu virtual. Apabila ingin melakukan transaksi online pakai “kartu debit online” harus melakukan top up terlebih dahulu. Sehingga aman apabila terjadi sesuatu di luar kendali kita sebab jumlah uang sudah dibatasi terlebih dahulu.

Apa bisa bayar kredit? Tentu saja tidak, kalian tetap membayar penuh. Ini sangat bagus untuk kita yang tidak mau memiliki hutang dalam jangka waktu lama.

keunggulan jenius 02 - Gaya Hidup Jenius Mengapa Blogger Perlu Mengatur Keuangan
Kenyamanan dalam mengatur keuangan lewat Card Center Jenius

Bebas Biaya Transfer Antar Bank dan Sesama Jenius

Hitung saja kalau dalam satu hari kita transfer lebih dari lima kali ke akun nomor rekening berbeda. Pasti akan menambah biaya admin untuk transfer. Setelah menggunakan Jenius, saya terbantu sekali dengan fitur bebas biaya transfer. Apalagi ketika saya harus membayar fee jasa ke teman-teman lainnya yang berbeda akun.

Hanya saja fitur bebas biaya transfer ini baru bisa digunakan kalau saldo rata-rata di Jenius lebih dari satu juta rupiah. Namun bebas biaya transfer ini memiliki kuota. Apabila saldo antara Rp 1.000.000 hingga Rp 9.999.999 maka mendapat kuota 15 kali gratis biaya transfer melalui aplikasi Jenius dan kuota 5 kali gratis biaya tarik tunai di ATM Bersama/Prima. Terakhir, kalau saldo di atas Rp 10.000.000 maka mendapat kuota 25 kali gratis biaya transfer melalui aplikasi Jenius dan kuota 25x gratis biaya tarik tunai di ATM Bersama/Prima.

Bisa Langsung Blokir Kartu ATM

BACA JUGA :  Inspirasi Rumah Art Deco Idaman Bersama Informa

Jenius memiliki kartu ATM debit rasa kartu kredit. Untuk transaksi fisik, Jenius memiliki kartu debit berlogo Visa. kartu ini telah menggunakan teknologi Visa Paywave, sehingga bisa kita gunakan sebagai alat pembayaran sah di banyak tempat. Namun, bukan hanya mendapatkan satu kartu fisik saja, tapi juga satu kartu virtual dan kartu tambahan sebanyak tiga kartu untuk kebutuhan spesifik yang bisa diatur limit.

Saya pernah punya pengalaman ketika tiba-tiba rekening saya mendapat notifikasi ada pemakaian yang tidak saya ketahui. Maka saat itu juga saya langsung memblokir kartu utama Jenius saya lewat aplikasi. Setelah kartu berhasil di blokir, maka satu minggu kemudian kita akan dikirimkan oleh Jenius kartu atm yang baru. Praktis sekali bukan!

Semua Transaksi Tercatat

Ibarat rekening koran dalam bank, maka Jenius juga memiliki pencatatan rekening koran yang sederhana dan mudah dicerna. Semua transaksi kita akan terdata dan kita bisa memeriksa kembali transaksi apa saja yang sudah dikeluarkan. Saya bisa mendata kembali pengeluaran yang sudah saya lakukan selama satu bulan.

Pandangan Saya Tentang Jenius

cara mengatur keuangan jenius - Gaya Hidup Jenius Mengapa Blogger Perlu Mengatur Keuangan
Jenius membuat kita lebih cashless

Dengan kemudahan yang ditawarkannya, menurut saya Jenius masih menghadapi tantangan membangun kepercayaan nasabah, utamanya dalam hal keamanan. Perihal keamanan pernah saya alami sehingga membuat saya harus memblokir kartu atm. Memang secara solusi cepat. Jenius menawarkan kemudahan perbankan lewat aplikasi mobile, kita tetap tidak mau berkompromi apabila kesulitan untuk transaksi.

Fitur-fitur yang ditawarkan menarik dan sangat membantu untuk saya. Cara top up rekening akun Jenius, cukup mudah seperti top up aplikasi keuangan pada umumnya. Bisa melalui service point Jenius atau ATM, mobile banking, maupun internet banking dari berbagai bank. Caranya, kalian masukan kode bank BTPN yakni 213 kalau nomor rekening Jenius kalian. Nah, setelah saldo rekening Jenius kamu terisi artinya sudah bisa digunakan untuk transaksi. Seperti top up saldo transportasi online akan sangat membantu sekali tanpa harus repot. Hanya saja dikenakan biaya Rp 3.000 per transaksi.

Sayangnya untuk sekarang, Jenius baru sebatas melayani nasabah yang berada di wilayah Jabodetabek saja untuk urusan aktivasi. Sehingga bagi kita yang ingin mencoba akan lebih pas ketika sedang ke Jakarta dan jumpa booth yang ada di mal. Selain itu masih ada beberapa fitur yang belum lengkap, misalnya ketika saya ingin membayar tagihan internet di IndiHome ternyata belum tersedia.

jenius btpn 01 - Gaya Hidup Jenius Mengapa Blogger Perlu Mengatur Keuangan

Jenius sudah harus memikirkan untuk memberikan promo menarik yang membuat generasi milenial saat ini menjadi lebih loyal. Namun, bagi saya Jenius tetap kartu sakti menjawab permasalahan saya. Mulai dari simpan uang, pembayaran dan transaksi online tanpa kartu kredit. Semua bisa dilakukan dengan mudah, cashless, dan hanya lewat sentuhan jari dari smartphone. Inilah yang mendorong saya untuk meningkatkan penghasilan karena sudah pasti untuk mewujudkan impian-impian saya.

Bagi kalian yang masih penasaran mengenai Jenius, bisa baca informasi lengkap dan terpercaya lewat situs resmi Jenius. Coba saja unduh aplikasi Jenius lalu bisa buat rekening Jenius agar keuangan kita semakin terkontrol.

Advertisements
Deddy Huang

A copy of my mind about traveling, culinary and review.

38 thoughts on “Gaya Hidup Jenius Mengapa Blogger Perlu Mengatur Keuangan

  1. aku, blogger bahagia, sebab gak ada cicilan, hahahah. Tapi meski begitu, aku setuju dengan pembagian itu, apalagi kalo udah lama ngeblog tapi ga nampak hasilnya, prlu juga intropeksi yaaah, itu uang menguap kemana

  2. Wahw, gantian saya yang tersentil tulisan ini. Aku butuh ningkatin penghasilan nih. Tapi bingung dg cara apa… #malah curhat

  3. aku juga pake Jenius kooohhh~
    semoga ke depan BTPN Jenius jadi mitra distribusi SBN juga yaa biar kalau mau beli ORI, ST, atau SBR bisa pake Jenius..

      1. Hai koh, selalu seneng baca tulisanmu. Saya sepakat banget sama quotes diatas. Lebih baik mencari penghasilan tambahan dibanding mengurangi pengeluaran dan mengubur mimpi. Sekarang saya masih kerja di salah satu NGO. Blog jadi hobi yang juga sebagai penghasilan sampingan. Tapi salut sama blogger full time yang bisa profesional dan mengembangkan penghasilannya. Kereen deh! Btw, saya juga pake jenius. Asik banget fiturnya.

  4. Saya coba tambahin soal Jenius ya karena saya sudah setahun belakangan pakai ini.

    1. Kita bisa atur sendiri maksimum limit transfernya per hari.
    2. Tidak perlu ada buku tabungan
    3. Bisa top up gopay dan atau OVO dengan mudah tanpa kena biaya

    1. Betul, sekarang fitur dari Jenius udah ditambah dan diperbaikin. Enaknya tidak perlu ada buku tabungan soalnya semua transaksi juga sudah tercatat. Fitur e-Wallet juga terbantu banget buat isi saldo kayal Gopay sama Ovo.

      Thank ya Us sudah berkunjung.

  5. masih hatus belajar dari kokoh yang berani full time gitu jadi blogger
    aku aja masih harus punya pegangan kerjaan di dunia nyata
    tapi rezeki emang gak ke mana dan harus pinter ngarurnya
    termasuk pakai jenius ini
    biar dana yang masuk bisa digunakan sebaik-baiknya

  6. Jujur ane belum bisa nih sob atur uang sendiri, lumayan agak boros ane, pdhl penting bgt ya sob pnya tabungan utk jaga2 kl ada keperluan mendadak & gk terduga 🙂

  7. Jenius ini emang ngebantu banget. Apalagi aku yang suka males ke bank konvensional. Udah mau dua tahun sama Jenius, bener-bener puas. Apalagi buat yang freelancer kayak aku. Good luck untuk lombanya ya 🙂

  8. formulanya mantul koh 🙂 10,20,30 suamiku juga ajarin formula begitu maklum anak akunting lah aku ora iso masih pake feeling duh gemas pantesan aja laporan keuangan kacau :p

    btw krn saking seliweran Jenius aku langsung install wkwkwk *aku orangnya mudah kebawa belum sempet diulik krn aku malu mau selfie pake KTP 😀

    1. Iya formula standar tapi emang butuh disiplin buat bagiin pos-pos uang kita.

      Selamat mencoba Jenius ya, bakalan asyik kalau emang kebantu buat aktivitas kita.

  9. Nah iya, aku mau bikin pas di Jakarta ngelewatin boothnya tapi pas kelaperan, jadi makan dulu, abis makan kenyang malah lupa mau bikin

  10. Bener banget nih koh, kadang sepi kadang rame yah koh hehe, memang harus pinter mengatur keuangan kita ini hehe. Sukses yah koh 🙂

  11. Paling suka dengan konsep Cashtag. Mau transfer tinggal ngapaling akun. Gak rumit-rumit mikir nomer rekening, nama rekening, dan cabang bank.

    Koh, klo butuh cashtag nganggur, hubungi $yuniarinukti, ya 😁

Silahkan tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.