Aku Patah Hati! Bali, Tolong Sembuhkan Aku

Saya tidak tahu apa ini bakal menjadi drama babak baru, setelah kalian selesai membaca kisah patah hati saya dalam beberapa waktu ini. Memang jarang saya berbagi kisah patah hati saya, maklum cerita patah hati baiknya cukup kita dan Tuhan saja yang tahu. Kalian lebih baik membaca cerita tentang kebahagiaan. Tetapi, kali ini saya ingin berbagi cerita bagaimana saya cara saya move on dari kisah patah hati saya.

Bagi sebagian orang, patah hati memang terasa menyakitkan. Bayangkan rasanya, sudah lama jalan bersama dia, tiap malam saling telepon memberitahu kabar seolah topik pembicaraan tak pernah putus. Makan berdua saling berbagi suapan. Momen-momen seperti itu tentunya akan selalu jadi kenangan. Namun, ketika takdir tak mempertemukan jodoh maka siapa bisa melawan?

Patah hati memang hal normal yang pasti akan muncul dalam kehidupan kita. Perasaan dan emosi yang muncul pada diri tidak terjadi begitu saja. Hormon oksitosin dalam tubuh saya mulai berkurang. Hormon yang membawa perasaan seperti bahagia, senang dan cinta yang paling diinginkan.

Saya rindu dengan sentuhan, pelukan, usapan di kepala ke orang yang saya suka. Sebab, hal tersebut dapat meningkatkan hormon oksitosin dalam tubuh.

Diombang-ambing Galau Nestapa

Pada tahap awal patah hati, saya sudah berusaha mengalihkan pikiran dengan berbagai hal, mencoba mengobati rasa sakit di dalam diri. Wajar toh jika keinginan tersebut muncul, biar cepat move on.

Dulu waktu masih punya pacar, ke mana-mana sama dia. Datang ke acara apapun sama dia. Sampai teman-teman dekat sendiri hampir dilupakan. Menghabiskan waktu senggang bersama, sampai lupa kalau saya juga butuh teman.

Secara psikologis, kestabilan emosi saya mulai tak karuan rasanya. Rasanya seperti uring-uringan dan menjadi malas untuk keluar kamar. Kosakata kekinian yang nge-trend saat ini muncul. Galau. Baper. Lihat apa-apa langsung teringat dia, dan ujung-ujungnya hati dan jempol mulai tergoda untuk mencari tahu kabar dia. Tanpa sadar saat jempol sedang stalking media sosialnya pun tertekan tombol like. Itulah awal mula drama patah hatiku. Tiiiidaaakkkk…

Semakin rajin stalking media sosianya, ternyata menambah luka baru.

Move On, Koh!

Katanya, tidur adalah obat yang ampuh saat sedang patah hati. Kemudian, berharap saat bangun rasa itu sudah lupa. Memang, efek tidur hanya menenangkan saja namun belum mengobati sepenuhnya. Cuma sepertinya sia-sia saja.

Saya butuh menyibukkan diri dengan kegiatan agar kenangan tentang dia tidak melayang-layang begitu saja seperti Dementor di Harry Potter. Patah hati seorang pria akan berbeda dengan yang dirasakan oleh wanita. Mungkin terdengar seperti sedang berakting dan membohongi diri sendiri saat bersikap baik-baik saja dan seperti tak terjadi apa-apa. Namun sikap ini dapat membantu saya mengendalikan emosi dan tidak membuatnya jatuh terlarut dalam kesedihan.

Bagi saya, semua hal sudah jelas. Kalimat putus sudah diucapkan dan apabila hal tersebut adalah sebuah keputusan akhir, maka saya akan mencari sesuatu untuk melanjutkan hidup seperti traveling.

Barangkali seperti itulah yang dirasakan Julia Roberts dalam Eat, Pray, Love. Bagaimana traveling dapat menyembuhkan patah hatinya setelah bercerai dan memutuskan untuk move on melihat dunia luar dengan persepsi baru.

Traveling bisa dimaknai bahwa kita tak sekadar jalan-jalan melainkan dapat bertemu banyak orang baru, menemukan banyak pengalaman serta pengetahuan baru yang akan meningkatkan kualitas hidup kita. Seolah traveling menuntut diri untuk lebih mandiri dan dewasa.

Kemudian, saya mencoba bertanya pada orang terdekat, apa yang dapat menyembuhkan kita tatkala sedang patah hati dan beranjak menguatkan diri untuk move on?

Menyesapi Kesyahduan Bali

Ada satu destinasi yang ingin saya kunjungi untuk mengobati patah hati saya. Pasti saya akan memilih Bali sebagai tempat untuk saya menenangkan diri sekaligus menyatu dengan alam. Tak hanya kuil yang merupakan tempat yang sempurna untuk menenangkan pikiran dari kekacauan hidup. Saya juga bisa melakukan perjalanan singkat dengan menyewa motor. Berkeliling seharian mengunjungi desa-desa dengan pemandangan yang apik menawarkan keindahan alam, atau bisa berjumpa senja di pantai.

BACA JUGA :  Korea Trip : Nami Island, Dongdaemun Market

Namun, saya juga tak ingin larut jalan sendirian. Bagi saya yang belum mengenal daerah Bali, tentunya adalah pilihan tepat untuk mencari tour lokal setempat agar saya punya teman ngobrol di saat pemulihan jiwa dari patah hati. Katanya lagi, everyday is a holiday in Bali. Tak ada resah ketika raga sudah berkenalan dengan romantisme Bali. Saya membayangkan perjalanan pemulihan jiwa segera dimulai dari liburan ke Bali anti mainstream berikut.

#1 Menyepi di Pulau Lembongan

lembongan beach bali - Aku Patah Hati! Bali, Tolong Sembuhkan Aku
Pantai Lembongan berlatar pasir putih

Pulau Lembongan atau dalam bahasa Bali disebut Nusa Lembongan merupakan salah satu pulau kecil yang mengelilingi Bali. Berlokasi dekat Nusa Ceningan dan Nusa Penida yang terletak di Kabupaten Klungkung. Banyak orang bilang tempat ini adalah surga. Lantas surga yang seperti apa bisa kita rasakan?

Saya ingin mencoba suasana baru di Bali, dari informasi yang saya dapat di Pulau Lembongan masih jarang dengan kendaraan, sehingga suasana sangat tentram. Untuk berkeliling, kita bisa menyewa sepeda. Saya seperti Julia Roberts yang berkeliling di hamparan padi dengan sepeda, menikmati hembusan angin.

Lalu, bila ada tempat yang disukai seperti pantai, maka tinggal menepikan sepeda lalu menjatuhkan pantat di pasir halus sembari menantikan sunset.

Kegiatan lain yang dapat kita rasakan seperti berkeliling hutan mangrove menggunakan speedboat, snorkeling melihat panorama bahari laut serta bermain banana boat. Di sekitar Pulau Lembongan pun menawarkan pemandangan alam yang meneduhkan seperti Panorama Point, Sunset Point, Lembongan Dream Beach dan Devil Tears. Menikmati pemandangan indah sambil makan es krim pisang? Sepertinya menarik untuk dicoba. Saya ikut masuk dalam lembayung senja saat membayangkan destinasi indah ini. Secerca harapan membuatku bersemangat menatap hidup kembali.

#2 Menyusuri Nusa Penida Dari Sudut Lain

kelingking beach bali - Aku Patah Hati! Bali, Tolong Sembuhkan Aku
View wajib kalau ke Nusa Penida

Saya kagum dengan kawasan Nusa Penida yang menjadi potensi wisata ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun asing. Nusa Penida menjadi salah satu tujuan wisata terbaik di Bali. Kekayaan pemandangan alam yang elok rasanya sayang sekali apabila tidak berfoto ala instagramer di tempat ini.

Keindahannya niscaya dapat membius ribuan pasang mata, bahkan saya sendiri akan ikut bagian untuk menjelajahi bagian lain dari keindahan Pulau Nusa Penida. Ada yang bilang, kawasan ini seperti duplikat Raja Ampat yang lain di Bali.

Saya akan mengizinkan kaki ini mengeksplorasi perjalanan ke Pantai Atuh, pantai yang menakjubkan dengan pemandangan indah seperti surga di bumi. Konon, pantai ini memiliki pemandangan yang paling menakjubkan di Nusa Penida. Ciri perairan pirus yang berkilauan dan hamparan pasir putih terbentang sempurna di garis pantai. Kemudian, melipir mengunjungi Crystal Bay yang lebih tenang untuk snorkeling. Demi pemandangan seperti ini, saya rela kulit menghitam untuk menikmati secara langsung.

#3 Menguji Nadi Lewat Hiking ke Gunung Batur

gunung batur bali - Aku Patah Hati! Bali, Tolong Sembuhkan Aku
Pemandangan Gunung Batur

Ada yang bilang kalau mendaki gunung itu mengajarkan banyak pelajaran hidup. Apalagi kalau medan yang ditempuh itu lumayan berat. Kita semacam diingatkan tentang segala sesuatu memiliki proses yang tak mudah. Ada perjuangan yang harus dilakukan sebelum menikmati keindahan panorama puncak.

Siapa yang tidak ingin melihat sunrise dari Gunung Batur?

Gunung Batur masuk dalam kelompok gunung berapi yang masih aktif dan masih terlihat asap belerang di atasnya. Gunung tertinggi kedua di Bali setelah Gunung Agung di Besakih dengan ketinggian 1.717 meter di atas permukaan laut. Semacam ada rasa kepuasaan apabila kita dapat berhasil mendaki ke atas.

BACA JUGA :  Unik! Ada Pasar Oleh-Oleh Murah Di Perth Hanya Buka Pas Weekend

Tiba di puncak, saya seolah mengikhlaskan semua yang telah terjadi. Rasa lelah dan semua pengorbanan yang dilakukan selama pendakian dibayar lunas. Ada kepuasan tersendiri waktu seorang pendaki amatir seperti saya apabila sudah sukses mencapai puncak gunung. Seiring dengan rasa bahagia di hati, perasaan ikhlas pun datang dalam diri. Sekarang saya sadar, yang sudah berlalu tak perlu lagi dipertanyakan. Justru sekarang bagaimana kita harus fokus sama masa depan.

Pemandangan yang dapat kita lihat adalah panorama barisan bukit serta awan yang melayang, kerucut jauh dari Gunung Agung di cakrawala, dan kaldera danau terbentang di bawah. Dari puncak gunung ini dapat menyesapi matahari terbit menyapa kita. Bukannya dekat dengan alam membuat hidup makin mengenal dengan diri sendiri?

#4 Berlatih Sabar Demi Berjumpa Lumba-Lumba

Pantai berpasir hitam ini memiliki maskot patung lumba-lumba. Kita dapat bersantai sejenak di sekitar Pantai Lovina, saya seolah mendengar deburan ombak laut yang terus memanggil. Kegiatan yang dapat kita lakukan saat di Pantai Lovina selain bersantai sudah pasti melihat gerombolan lumba-lumba saling meloncat.

pantai lovina lumba lumba - Aku Patah Hati! Bali, Tolong Sembuhkan Aku
Lumba-lumba di Pantai Lovina

Sabar adalah kunci saat ingin berjumpa dengan lumba-lumba di Pantai Lovina. Saya sudah tak sabar melihat pertunjukan lumba-lumba keluar dan muncul di permukaan laut menggunakan kapal jukung. Waktu terbaik untuk menikmati suasana ini adalah saat matahari terbit sekitar pukul setengah enam hingga setengah tujuh. Di sana kita dapat menikmati indahnya matahari terbit dari Pantai Lovina sambil melihat lumba-lumba menari di laut.

Kita dapat menikmati keindahan matahari terbit langsung dari atas perairan. Memang betul petualangan untuk melihat kawanan lumba-lumba ini bisa dibilang gampang-gampang susah. Jika, kita dapat bertemu kawanan mamalia itu menampakkan diri dengan cara timbul tenggelam di laut lepas. Selesai melihat lumba-lumba, saya juga ingin melihat keindahan bawah laut Lovina dengan menyeburkan badan dari kapal untuk snorkeling berjumpa dengan ikan-ikan dan karang di sekitarnya.

#5 Pacu Adrenalin Lewat Rafting

arung jeram - Aku Patah Hati! Bali, Tolong Sembuhkan Aku
Sensasi rafting melewati jalur menarik

Banyak hal yang dapat kita lakukan di Bali, mulai dari hiking gunung, bersepeda, hingga kegiatan rafting di arum jeram. Saya ingin membuang kenangan patah hati pada tempatnya, sepertinya kegiatan arung jeram adalah pilihan yang tepat. Kita akan berpetualang menggunakan perahu karet dan peralatan berstandar internasional seperti jaket pelampung, helm, dan tas tahan air.

Selain itu, saya bukanlah orang yang ahli dalam permainan ini, oleh karena itu saya membutuhkan pendampingan dari pemandu profesional. Keseruan mengarungi aliran air sungai yang mengalir dari pengunungan akan menyejukan jiwa yang sedang patah hati. Kita akan diajak menikmati keindahan alam di sekitar seperti sawah kecil, beberapa air terjun, beberapa bendungan bajing dan monyet yang bergelantungan di pohon. Terdengar menarik bukan?

#6 Menjadi Pengemudi ATV Handal

atv bali - Aku Patah Hati! Bali, Tolong Sembuhkan Aku
Jangan membayangkan pria sixpack itu saya

Cita-cita menjadi pengemudi all terrain vehicle atau ATV bisa kita tuntaskan dengan mengendarai ATV di Bali. Ternyata lewat Bali Funky bisa menyediakan pengalaman mengendarai ATV ditemani instruktur yang handal. Kita dapat mengelilingi komplek perkebunan kakao, desa-desa di Bali, melintasi jalur jalan belakang, sawah teras dan menikmati pemandangan yang menakjubkan.

bali atv - Aku Patah Hati! Bali, Tolong Sembuhkan Aku
Jalur ATV memacu adrenalin

Sebuah tantangan yang sejak lama saya idamkan yaitu perjalanan di Bali yang tidak biasa seperti orang-orang yang pernah datang ke Bali. Saya ingin berteriak kencang saat mengendarai ATV, seolah semua beban yang ada di pundak saya lepas, tak ada lagi patah hati. Tiap teriakan melintasi lereng yang tampaknya tidak mungkin, menuruni bukit dan kemudian menggunakan kekuatan penuh naik kembali ke atas bukit.

BACA JUGA :  Korea Trip : Sokcho - Soeraksan Mountain, Sinheungsa Temple

#7 Memuaskan Kembali Dahaga Mengemudi UTV

naik utv bali - Aku Patah Hati! Bali, Tolong Sembuhkan Aku
Bucklist berteriak gila dalam UTV

Belum puas mengendarai ATV? Ternyata Bali masih memiliki daya tarik bagi kita yang sedang melarikan diri dari hiruk pikuk suasana kota. Kali ini, kita bisa mengemudi UTV untuk pengalaman mengemudi yang lebih spektakuler, berkendara melintasi lumpur dan berkendara melalui desa Pausan, melintasi hutan-hutan serta melihat masyarakat setempat yang tinggal di desa seperti kegiatan pertanian dan peternakan. Kita betul-betul diajak untuk kembali ke waktu kecil, senang melihat hujan, kotor-kotoran sambil tertawa bersama teman. Menggiurkan sekali ajakan untuk berkotor ria dan menantang.

Saya tak tahu apakah kalian juga akan menyukai aktivitas seru yang ingin saya lakukan untuk mengobati patah hatiku selama di Bali. Bisa mengendarai UTV dan cemplung langsung dalam kubangan tanah liat kedengarannya menarik dan layak untuk dicoba.

Kembalinya Hormon Bahagia Pada Diriku

Bali memang destinasi favorit yang sering dikunjungi. Bagaikan wajan besar tempat berbagai rasa berkumpul dan menyatu. Ada orang yang datang ke Bali untuk singgah sejenak. Ada yang ingin melancong ke seluruh wilayah. Ada yang pelarian dari kenyataan. Ada pula yang demi menyembuhkan diri, memulai hidup baru bahkan cinta.

Budaya serta panorama alamnya seolah memanggil saya untuk memulihkan kembali hormon kebahagiaan seperti oksitosin dan serotonin.

packing baju - Aku Patah Hati! Bali, Tolong Sembuhkan Aku
Ayo kemasin ransel, kita ke Bali.

Entah apa sebab, meski perasaan sedang tidak karuan dan rasanya ingin pergi dari kenyataan. Namun, pilihan liburan ke Bali anti mainstream memang berbeda dari biasanya dipilih oleh orang lain saat datang ke Bali. Saya ingin mencari kesibukan di kota yang penuh dengan keramaian dan dapat melupakan masalah yang sedang dihadapi. Lalu, ada waktu bagi diri saya untuk intropeksi diri.

Bali dengan segala pantainya mungkin hal yang biasa. Nyatanya, masih banyaknya kegiatan fisik yang jauh lebih menantang misalnya hiking, cycling, snorkeling, sun bathing termasuk mengendarai ATV. Memang tampak melelahkan tapi saya yakin memperoleh banyak kepuasan. Energi dari aktivitas positif akan menghasilkan mood yang lebih baik. Betul bukan?

Rencana pelarian serta pemulihan jiwa saya di Bali ini memang ingin menyesapi syahdu Pulau Dewata dengan cara lain. Seperti pergantian memori buruk ke baik. Toh, percuma juga saya berusaha keras melumpuhkan ingatanku sebab tak ada gunanya jika kita sendiri tidak menciptakan memori baik sebagai gantinya.

Aku pasti bisa!

Ngomong-ngomong, memang saya sedang patah hati dengan siapa sih? Janji kalian tidak ketawa ya kalau saya kasih tahu! Saya patah hati ketika tahu Raisa sudah bersama Hamish, maka dari itu saya ikut merayakan #HariPatahHatiNasional dengan menghibur diri di Bali. I wish.

Gubraakkk….

***

UPDATE INFO!

Tulisan ini awalnya sebagai artikel lomba yang diadakan oleh Bali Funky dan Pungky Prayitno dengan hadiah trip ke Bali. Namun, oleh karena satu hal yang saya sendiri tidak tahu apa penyebabnya, maka lomba ini dibatalkan sepihak oleh Bali Funky.

Semoga saja di kesempatan lain saya bisa menginjakkan kaki ke Bali oleh penyelenggara yang lebih berkompeten dan kredibel.

Advertisements
Deddy Huang

A copy of my mind about traveling, culinary and review.

24 thoughts on “Aku Patah Hati! Bali, Tolong Sembuhkan Aku

  1. kakak Huang..klan pertama dari kakak ketiga akan segera ke BALI…. nanti bila di BALI tagged hoto kece dengan baju hawaiian style lengka dengan topi tropis tak terkalahkan itu yaaa…. menang ini maaahh…lengkap. total.

  2. ada lagunya Nella Kharisma judulnya Ditinggal Rabi (Nikah)
    enak koh lagu dangdutan buat move on heheu
    apalagi ko sambil ke Bali
    langsung ilang tuh patah hati
    ah aku juga pengen ke Bali
    tapi gak sama rombongan ibu2 PKK, heuheu

  3. Walaupun gak patah hati, kalau travelingnya seperti itu juga saya pengen banget. Semoga terlaksana ke Bali. Biar gak patah hati lagi 🙂

  4. Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
    save dulu lah semua list yang di atas tuh 🙁
    dulu ke Bali jaman masih kecil dan sama nenek, jadinya yaa begitu, banyak shopping dan duduk manis di bawah payung teduh mwehehe.

    Kalau sekarang kan udah gede, pingin gitu eksplor lebiiih jauh dan banyak lagi.
    Terimakasih atas artikelnya koh ^^

  5. terima kasih kokoh blogger udah sempat komen (blogwalking gitu) di blog saya, hehe..

    wah waktu di Bali gk sempat melakukan semua yang dijabarkan di post ini.. yah kalo ada rejeki kesana pasti pingin lah lagi apalagi bisa melakukan semua aktifitas diatas.. Bali is the best pokoknya!

  6. waaah .. itu nusa penida belum pernah aku kunjungi koh .. sepertinya juga bagus buat bulan madu ke-2 ha ha ha #panashati ..eh jangan ya Koh!

  7. duhh postinganku di komen blogger kecee inii T^T
    aku terharuuu koooh huhu

    btw, aku sempet mikir ini postingan gara2 masalah gunung agung -_-
    eh ternyata ku tertipuuu.hikss malah raisa hamish endingnya wkwkwk

    aku sukaa pantai2 Balii, meskipun baru kesana cuma sekali, tapi langsung jatuh cinta sama pesonanyaa >.<

Silahkan tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.