Terjebak Lembah Terlarang


Entah sampai kapan aku akan terus hidup dalam kefanaan ini
Entah sampai kapan pula aku akan mencoba bertahan dalam kefanaan ini
Atau mungkin aku akan mulai beralih dari kefanaan ini?
Aku sendiri tidak tahu

Perlahan demi perlahan aku mulai mengetahui kalau kefanaan ini tidak ada asli
Semua yang ketoreh merupakan kepalsuan akan hidup
Aku tahu kalau ini sangat-sangat sulit untuk dicari
Aku melihat di kening mereka tercantum sebuah kalimat
Kalimat yang membawa kefanaan untuk sementara
Kalimat yang membawaku akan ketidakpastian, akan kenikmatan terlarang

Berusaha untuk tegar, mungkin itu yang sedang aku lakukan
Tidak peduli orang bicara apa terhadap kefanaan ini
Hidupku juga sudah kotor akan kefanaan ini
Inginku menyucikan diri, tapi aku tidak bisa
Hatiku seolah meronta, antara Ya atau Tidak

Masih banyak impianku yang belum terwujud
Menjadi manusia yang baik
Tapi entahlah, seperti apa definisi baik itu
Tidak ada orang yang bisa menilai diri seorang baik

Iklan

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s