Bukan sekedar pamitan

Hari ini serentak 2 rekan kerja saya membuat keputusan buat resign, setelah sebelumnya mbak Atin. Kabar itu akhirnya dibenarkan oleh si empunya, barusan kita salaman tanda perpisahan. Pilihan untuk resign dari perusahaan itu pasti butuh pertimbangan yang nggak gampang. Dugaan-dugaan yang muncul juga pasti banyak, misalnya habis kita keluar dari kantor, nanti mau kerja di mana? Namun, seperti postingan saya mengenai take or leave?, pasti sulit untuk melupakan kenangan sewaktu masih bekerja.

Pesan-pesan dari plurk saya mulai muncul, ada yang bilang “sedih neh kehilangan 1 orang lagi”. Bagi saya rasa sedih kita tidaklah sesedih si orang yang resign itu. Kenapa? Kita merasa sedih karena kehilangan satu orang saja, tetapi orang yang resign itu sedihnya lebih teramat karena dia harus melepaskan kepergiannya terhadap puluhan rekan kerjanya yang selama ini sudah terjalin keakrabannya. Maka, patutkan kita untuk bersedih kembali?

Tetap semangat!!!

dan tunggu giliran saya 😀
Storyteller and Digital Marketing Specialist. A copy of my mind about traveling, culinary and review. I own this blog www.deddyhuang.com
Posts created 1719

6 tanggapan pada “Bukan sekedar pamitan

Tinggalkan Balasan

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas
%d blogger menyukai ini: