Sketsa: Cuaca


Ada apa sama cuaca?

Untungnya di Indonesia ini cuma punya dua musim, nggak hujan yah pasti panas. Dengan punya dua cuaca ini aja orang pada mengeluh tentang ini dan itu. Selalu dihadapin dengan sketsa kayak gini:

Sketsa 1

Ada orang berharap cuaca hari ini panas karena cucian baju masih menumpuk. Tiba-tiba mendungpun datang hingga diguyurlah hujan. Orang itu langsung mengeluh…

Sketsa 2

Ada orang berharap cuaca hari ini hujan karena sudah beberapa minggu ini sawahnya belum diguyur hujan. Akibatnya sawahnya menjadi kering dan kembali orang itu langsung mengeluh… 

Sketsa 3

Ada orang berharap cuaca hari ini nggak turun hujan karena dia lagi dalam perjalanan pulang ke rumah. Ya nggak enak aja pulang basah kuyup. 

Sketsa 4

Ada orang berharap cuaca hari ini hujan karena merasa dirinya gerah atau karena pengen bolos kerja. 

Dinamika kehidupan selalu berputar dengan orang yang sering mengeluh. Saya akui saya masih mengeluh tentang situasi/keadaan yang nggak saya inginkan. Bukankah kalian juga begitu?

Saya ditawarkan untuk selalu bersukacita dan bersyukur dalam segala hal. Memang melakukannya itu sulit daripada hanya baca textbook yang menuliskan agar senantiasa mengucap syukur atas apa yang udah dimiliki.

Dan Filipi 4:4 pun tertulis:

Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!

 

 

Satu pemikiran pada “Sketsa: Cuaca

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s