Don’t you wish sometimes you can rewind life?


Don’t you wish sometimes you can rewind life?

Pernah dengar pertanyaan seperti itu? kedengarannya familier? atau pernah bertanya seperti itu sama diri sendiri?

Mungkin itu pertanyaan klasik dari tiap ajang pemilihan puteri atau model. Selalu ditanya apabila kita punya kesempatan untuk pergi ke suatu waktu dengan tujuan memperbaiki hal yang kita anggap itu adalah hasil dari perbuatan yang lalu. Mau atau tidak? Depresinya sih kepengen banget punya alat Doraemon!

Pernah nonton film Medley? Waktu Adhitia dikasih kesempatan untuk kembali ke masa lalu dan merubah kehidupannya jadi lebih baik. Atau film Click waktu Newman pengen punya remote universal. Bagaimana ending dari dua film itu? Keduanya menolak untuk kembali ke masa lalu setelah mereka berhasil mendapat kesempatan itu.

Sebaik apapun, sepahit apapun dan semanis apapun kenangan di masa lalu. Janganlah pernah untuk melihat kebelakang. Ya iyalah… kalau kamu dikejer-kejer sama anjing, masa masih mau noleh kebelakang?

Iklan

6 pemikiran pada “Don’t you wish sometimes you can rewind life?

  1. hehe, ya kalo boleh muter…harus ada tanda lingkaran muter, kalo belok kiri boleh langsung. lho? ini jadi ngomongin rambu-rambu ya.
    Ya, bersyukurlah apa yang kita miliki sekarang, karena dengan bersyukur kita bisa memperoleh yang lebih baik lagi..

    Amin.

  2. terkadang gue pasti punya keinginan seperti itu …
    jujur aja..kadanag ada kesalahan bodoh di masa lalu yang tidak seharusnya gue lakukan…dan gue ingin banget memperbaikinya

    mbak butuh obeng, paku, palu, gunting, apa lagi buat memperbaikinya?

  3. Sometimes I wish I could go back to the times when I did something embarrassing, wrong, stupid… It’s normal, I think.
    You know what? I really really want to get back to April, 22nd 2008 when I did my UN. Just wanna fix a couple of answers there, haha…

    bagas

    oh yeah.. wahahaha…

  4. Hehehe…
    Seru baca bagian terakhirnya..

    Anyway, saya pernah punya pikiran begitu, tuh. Tapi kemudian, saya sadar, semua sudah ada aturan mainnya. Kita sampai di sini juga karena sesuatu yang musti terjadi.
    Jadi ya sudah lah…
    Never look back. Untuk instropeksi sih boleh, tapi tidak untuk tenggelam mengagumi masa lalu di sana…

    Nice and simple post, by the way 🙂

    Tenang, kalo mbak tenggelam akan ada tim Baywatch yang siap sedia kasih pelambung dan oksigen :p

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s