Koper : Imperfect

Sepekan belakang ini saya disibukkan jadi penguji laporan akhir siswa. Lumayan menguras pikiran. Kenapa? Penguji ibaratnya hakim dalam sidang, mereka jugalah yang punyai keputusan akhir. Saya rasa nggak usah dijelasin tentang gimana proses sidang itu, intinya tentang bagaimana siswa bisa pertanggungjawabin apa yang telah mereka bikin. Ternyata itu nggak gampang. Lebih gampang mencari celah-celah kekurangan mereka ketimbang kelebihan dari projek mereka.

Iyah.. lebih gampang mencari kekurangan orang yaa? Hingga saya sadar kalau saya sendiri juga nggak sempurna, bagaimana mungkin menuntut orang lain untuk sempurna?

Storyteller and Digital Marketing Specialist. A copy of my mind about traveling, culinary and review. I own this blog www.deddyhuang.com
Posts created 1729

2 tanggapan pada “Koper : Imperfect

  1. mantabs…
    pertahankan prinsipmu, nak… 🙂
    kadang siswa merasa kebingungan dengan otoriternya penguji yang mendiktekan teorinya sendiri meskipun itu melenceng dari rumusan yang dibahas…

    Huang : Ha-Ha.. sempat sih ngalamin gitu… akibatnya siswa jadi bingung sendiri. Seandainya itu terjadi ya secepatnya dibalikin ke arah semula.

Tinggalkan Balasan

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas
%d blogger menyukai ini: