Nyalon yuks…


Ada cerita yang membuatku tersenyum sendiri (entah bagi kalian) sewaktu aku sedang mengantri untuk menggunting rambut di salon rumahan langganan. Cerita yg kudengar dari mereka yang sedang creambath, atau celoteh antara si tukang gunting dengan asistennya.

Kebiasaan kalo gunting di salon rumahan bawaan spot jantung. Masalahnya sambil menggunting, mulut si pemilik salon juga nggak berhenti bergosip. Sesekali dia mengacungkan gunting ke arah asistennya. Atau kadang sambil menoleh ke belakang tapi tanpa sadar gunting masih dekat sama rambut pelanggan. Akibatnya rambut jadi salah potong. Pernah adeknya temenku sampai trauma untuk gunting di salon tersebut lantaran rambutnya ngga sengaja kepotong ‘tokak’ sama pemilik salon.
Aku sendiri juga spot jantung sama alat pemangkas, waktu itu alat pemangkasnya lagi rusak dan menggeluarkan suara kayak pisau pangkasnya mau lepas. Dalam hati aku udah gemetaran jangan sampai rambutku jadi korban dong! Huhu…

Okay.. Seperti biasa obrolan gag jauh dari namanya bergosip.

Pemilik salon : Eh pacarnya Pasha itu cantik ya? Masih muda trus ada lesung pipinya. Asisten : Pasha yg mana?
Pemilik salon : Pasha yg penyanyi itu loh.. Pasha ‘Ungu’
Asisten : Oo iya. Aduh aku lupa lagi sama nama pacarnya. Pokoknya yg rambutnya lurus panjang.

Lalu ada anak cowok yg masih kelas 1 sma. Dia terpaksa potong soalnya besoknya ada razia pemotongan rambut cowo yg panjang. Aku jadi keiinget waktu masih sma sama guru yg lagi razia rambut cowo yg panjang.

Beginilah kalo di salon rumahan, untung ga ada banci salon atau karyawan yg menawarkan jasa lebih kayak di salon-salon ternama.

p.s : a brand new


I use mobile’s blogg ing

Iklan