Whatever Statusmu!


Tadi sebelum aku balik dan menjalankan tugas, tiba-tiba dapat panggilan buat ikut meeting bahas perkenalan sistem worksheet baru yang akan di launching. Worksheet disini sebagai satu homepage yang digunakan sebagai media e-learning di tempatku mengajar. Intinya semuanya ada dalam worksheet, mulai dari sistem ujian online, materi, dan input nilai.

Worksheet baru ini mengadopsi sistem dan tampilan facebook. Kalau kita bilang facebook, pasti kamu sudah langsung paham apa yang jadi daya tarik dari facebook. Mulai dari bisa update status, aplikasi-aplikasi, dan fitur chatting. Aku suka sama fitur chatting-nya, Soalnya selain bisa chat juga ditambah fasilitas send file dan conference. Saat ini facebook sendiri belum punya dua fitur yang aku sebutkan tadi kan?

Yang jelas nantinya kita harus meng-add siswa dan rekan kerja dalam worksheet kita. Apalagi untuk update status, nantinya kita juga bisa saling berbalas komentar. Menarik? Iya sangat.

Cuma ada sisi kelemahannya. Apa itu?

Kelemahannya dari ini terlalu terbuka untuk seorang siswa mengetahui semua tentang gurunya. Bukan berarti aku mau membeda-bedakan dia siswa dan aku pengajarnya. Hanya ini soal privasi saja. Lalu, apa yang menarik dari sebuah status? Jawabannya bisa banyak. Tapi yang aku ragukan adalah mental orang-orang yang nantinya membaca status tersebut. Misalnya ada orang yang menulis status : Hidup ini kejam dan tidak adil!! Kemudian ada temannya yang balas harusnya kamu bersyukur karena kamu masih hidup dan makan, sementara masih ada orang yang kekurangan. Terus dibalas dengan nada : Emangnya kamu tahu apa maksud post aku itu? Sotoy deh lu! Otomatis bikin spaning naik kan abis baca balasan komen itu?

Nah sekarang kondisinya sistem ini diterapkan untuk siswa, bisa kamu bayangkan yang terjadi?

Bisa saja nanti siswa menulis status : Ah pelajaran pak ini membosankan!! (atau status yang membikin citra seseorang rusak hanya karena “sekedar” update status dan melegakan perasaan saja. Namun imbasnya itu bisa berakibat fatal.

Aku hanya berharap : Orang makin cerdas dalam update status.

Tadi juga ada teman yang bilang sekarang facebook makin nggak menghargai privasi. Lantas aku berpikir mana ada dunia online yang menghormati privasi untuk saat ini? Privasi ini sudah menjadi barang langka, hanya kita sendirilah yang harus mawas diri.

p.s : Makin males sama yang namanya update status gw!!!

Iklan

11 pemikiran pada “Whatever Statusmu!

  1. teman saya bilang, orang yang suka update status di jejaring sosial hanya orang yang kurang bergaul dengan lingkungan masyarakatnya dan termasuk golongan orang yang norak… 🙂
    setuju nggak bro?

    Huang : Hahaha jadi inget iklan LA yang status update :p

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s