Fiksi

[100 kata] To Be Strong


I’ve seen him from the entrance

Dia tampak gagah dengan pakaiannya itu. Saya mendekatinya dan kita bersalaman. Sudah cukup lama saya tidak bertemu dengan dia sejak kejadian hari itu. Seorang teman, calon rekan kerja saya tapi sayang kita belum berjodoh. Ingat cerita saya waktu lalu?

Kita mulai bercerita. Dari gambaran wajahnya nampak dia menikmati posisi barunya, memimpin ratusan anak buah di bawahnya. Saya seolah memutar memori kembali ke proses dua bulan yang lalu. Kita tertawa bersama di tempat tersebut.

Saya masih berdebat dalam diri dan yakin cerita ini belum berakhir.

Dalam ruangan yang panas dan menanti jam makan siang

Huang

Tentang Deddy Huang

Storyteller and Digital Marketing Specialist. A copy of my mind about traveling, culinary and review. I own this blog www.deddyhuang.com

10 comments on “[100 kata] To Be Strong

  1. Owh… maksudnya seratus kata itu benar-benar seratus kata tho…? Eh iya, saya berkunjung ke blog pak Huang, salam kenal πŸ™‚

    Huang : Salam kenal balik mas Sapril :). Iya lah bener-bener seratus kata πŸ˜€

  2. berdebatnya rebutan makan siang bukan? πŸ˜€

    Huang : Gak lah, kan udah ada jatahnya zul.

  3. semua indah pada waktunya…
    semakin berat prosesnya semakin besar hasilnya πŸ˜€

    Huang : Yang bener deb? makasih ya πŸ™‚

    • aQ sih percaya begitu, Huang πŸ˜›
      jadilah seperti imanmu, hihihihihi

      Huang : Imamku = Yesus.

  4. Pas nian 100 kato *Huhh…capek jugo ngitungnyo :P*

    Huang : Beneran dihitung nian apo? :mrgreen:

  5. Ruangan panas? Di sauna? πŸ˜†

    Huang : Lagi listrik padam seharian sop πŸ˜€

  6. Abu Ghalib

    dunia masih berputar
    semoga kedepan semakin sukses

    Huang : Amin.

  7. wogh..aku jugo nak buat cerita 100kata ah *tunggu aksi saya*

    Huang : Wew… borera..

  8. Dari kemarin 100 kata melulu, pasti Pak Huang lagi ketagihan posting pakai WLW ini πŸ˜€

    Kalau sudah makan siang dimulai, panggil saya ya Pak πŸ™‚

    Huang : Loh justru saya belum coba itu WLW mas πŸ˜†

  9. Mendengar ceritanya pasti menyesakkan dalam hati kak ye, tapi itulah hidup , gak bisa kita prediksi….

    Huang : Hehehe…

Silahkan tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: