[100 kata] Gado-Gado


Saya seperti gado-gado. Tumbukan kacang dan gula jawa diulek bersama kencur. Bayangkan enaknya kalau saya gado-gado.

Raga saya masih menginjak tanah, tapi jiwa saya tidak. Dia melayang membawa saya tersesat. Mulut saya bilang I’m tired, Sir. Could I stop playing this game? Tapi Bapak itu menggeleng kepala-Nya dan bilang kalau saya harus selesaikan sampai di garis finish.

Bisakah kau jabarkan situasi seperti : Saya merasa ingin tertawa, tapi dalam hati saya ingin menangis. Saya ingin menangis, tapi saya menjadi tertawa. Umm… Belakangan ini saya lebih sering tertawa. Untung belum ada yang mengira saya sakit jiwa.

Ditemani sebungkus wafer cokelat

Huang

8 pemikiran pada “[100 kata] Gado-Gado

  1. kok bagian ‘ingin menangis jadi trtawa’ itu sama banget sm saya yah Huang…
    org2 spt saya dan kamu slalu di cap ‘ga pernah sedih’ karena slalu ‘gagal’ menangis πŸ™‚
    tetep SEMANGAT Huang… πŸ™‚

    Huang : Makasih Deb buat semangatnya πŸ™‚ GBU.

  2. seandainya jadi bapak ,maka Dia adalah Bapak yang paling Bijak ,jadi pasti Dia tidak akan mengecewakan kita. ada maksud dibalik semua perjalanan ini,sebelum berpulang kepadaNYA. sabar dan terus positif ya bro πŸ˜€

    Huang : Makasih mas masukannya πŸ™‚

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s