Tamagochi bernama Problems


Tahun 90-an, mainan elektronik yang disebut tamagochi mulai booming dan setiap anak pasti punya minimal satu. Tamagochi buatan Jepang ini terkenal karena kita bisa memelihara hewan berbentuk digital. Banyak pilihan dan saya suka pelihara dinosaurus karena badannya gede dan pixel artnya juga lucu.

Namun lamanya hidup hewan itu tidaklah lama, palingan sekitar 2 minggu bahkan bisa beberapa hari kalau kita tidak merawat hewan tersebut. Intinya mereka akan cepat mati dan kalau bosan kita bisa mengulang lagi dari awal dan memilih hewan yang lain. Sama seperti masalah, masalah-masalah yang hardik begitu saja.

Masalah yang saya dan kamu hadapi itu tak lebih dari mainan tamagochi yang tidak akan bertahan lama. Kataya hanya perlu bersabar, sama seperti merawat hewan dan jika dia sudah besar maka akan mati begitu saja. Lalu masalah baru akan tumbuh dan timbul kembali.

Intinya lagi bahwa tidak ada masalah yang akan terus menetap. Saya sendiri tidak tahu bagaimana nantinya kedepan untuk penyelesaian masalah. Semuanya tidak ada yang abadi. Tergantung bagaimana cara kita melihat sudut pandangnya.

p.s : Teruskan perjuangan, Huang!

Iklan

6 pemikiran pada “Tamagochi bernama Problems

  1. pak Huang, belum lama ini saya menyadari satu hal yang sangat penting di antara kebodohan saya. Bahwa, masalah itu seperti PR. Kita bisa menghindar dari sebuah masalah dan menolak untuk menyelesaikannya. Tapi alam punya mekanismenya sendiri untuk membuat kita terus ‘naik tingkat’. Sekali kita ‘gagal’ menyelesaikan masalah, masalah yang akan kembali muncul sampai kita ‘selesai’ dengan satu masalah dimaksud. Saya belajar dari pengalaman saya sendiri yang ‘hobi’ lari dari masalah 🙂

  2. bedanya kadang masa hidup si masalah jauh lebih panjang dari tamagochi…

    tapi betul juga seh…toh nantinya juga akan berlalu…jadi toh kita cuma bisa menghadapi ajah…. 😀

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s