BerandaReviewBisnis Wedding Organizer di Palembang

Bisnis Wedding Organizer di Palembang

Author

Date

Category

Trend menggunakan jasa wedding organizer (WO) saat ini makin dilirik oleh beberapa pihak yang memang menyukai simplisitas namun tetap elegan. Beberapa alasan orang lebih memilih menggunakan jasa WO salah satunya karena mereka tidak mau ruwet dengan persiapan-persiapan menjelang hari H. Dimulai dari dekorasi panggung, acara yang akan ditampilkan, sampai juga ke menu katering makanan.

Bisnis WO sendiri untuk di Palembang saat ini belum terlalu kedengaran gaungnya. Hal ini dikarenakan usia bisnis mereka masih baru dan portofolio hasil mereka belum terlalu dirasa puas oleh konsumen. Tapi tidak menutup kemungkinan bisnis ini di Palembang akan sesukses seperti di kota-kota besar  lainnya.

 

 

Semalam (23/05) saya menghadiri pesta pernikahan relasi mama, mereka menggunakan jasa WO dan berhasil menurut kacamata saya mereka berhasil mengemas acara itu tampak sempurna. Dari dekorasi panggung, makanan, sampai detil kecil apapun. Saya melihat WO yang digunakan oleh si tuan rumah ini memiliki konsep yang kuat.

Dengan konsep acara kembali ke Shanghai di era 50an. Bisa kamu bayangkan bagaimana kondisi kota Shanghai tahun 50an? Serba klasik dengan dandanan khas baju-baju Shanghai. Si pemilik hajatan tidak tanggung-tanggung untuk mencari ornamen-ornamen bertema cina oriental klasik sampai ke luar negeri. Atas dasar juga pemilik hajatan adalah pengagum barang antik, di seluruh rumahnya terdapat barang-barang antik yang usianya sudah puluhan tahun. Tema pernikahan semalam berhasil digelar di halaman rumahnya. Didukung pula oleh artis-artis terkenal ibu kota seperti Indra Bekti, Indi Barens, Gina “Jeng Kelin” sampai D’Cinnamon. Akhir acara ada  firewall show sekitar 5 menit.

Untuk makanan, uniknya mereka juga mampu menghadirkan jajanan tempo dulu seperti kue pancong, kue putu, es kembang tahu dan jenis kue lainnya. Belum lagi semua undangan diwajibkan menggunakan dress code yang sudah diberitahu.

Menurut saya, prospek bisnis wedding organizer ini bakal punya peluang baik di tahun-tahun mendatang. Apalagi Palembang, saingannya masih sedikit tidak seperti kota Jakarta. Hanya perlu kreatifitas dan ide segar untuk mengemasnya konsepnya simpel dan elegan.

Deddy Huanghttps://deddyhuang.com
Storyteller and Digital Marketing Specialist. A copy of my mind about traveling, culinary and review. I own this blog www.deddyhuang.com
Artikulli paraprak(Enough) Insomnia
Artikulli tjetërPrahara Rumah Tangga

16 KOMENTAR

  1. Sebetulnya bikin wedding organizer itu ga susah – susah banget kok.

    Tinggal pelajari adat setempat, terus baca – baca artikel bikin wedding organizer, jadi deh…

    Well, mampir2 ke blog gue ya, devarapriya.com

    gue abis nulis cara bikin wedding organizer (ga pake promosi)…semoga bermanfaat 🙂

    Regards,

    Devara Priya

  2. Kalo dari cerita anda yang hebat bukan WO-nya, tapi memang si tuan rumah yang punya duit banyak, ya jelas aja pestanya meriah.
    WO yang hebat itu bagaimana menghandle acara tuan rumah yang modal pas-pasan tapi acaranya terlihat sempurna di mata para tamu, itu baru WO jempolan. But nice story….

  3. Memang semua bisnis ada resikonya, namun bisnis sampingan memang menyenangkan punya sendiri, hasilnya terserah kita, kalau semangat dan kerja keras, tidak kalah dengan yang bergaji di kantor.trims infonya

  4. WO-WO yang ada dari pengalaman pesta pernikahan yang saya hadiri, kebanyakan mereka melupakan bahwa mempelai adalah ikon acara yang harus menjadi sentral perhatian. Jadi oleh EO kebanyakan pelaminan ditempatkan pada posisi tidak strategis, terlupakan oleh para hadirin, karena mereka tersamarkan oleh area jamuan 🙂

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

  5. sy tertarik utk berbisnis WO ,krna d’daerah sy msh kurang WO..
    Gmna caranya yach?? dan pstinya membutuhkan org2 yg mngerti dan profesional jg dlm bidangnya,,tp bngung gmna bisa mendapatkan org2 tersebut…
    Makasih,,ditunggu infonya.

  6. wuii gile itu kawinannya gede2an ya… sampe ngedatengin artis2 segala… 🙂

    dulu kita pake wo juga tapi bukan untuk preparation nya. mahal banget kalo hire wo dari sejak preparation. jadi kita pake wo untuk pas hari H nya aja. untuk bantuin jalannya acara supaya semuanya lancar dan tepat waktu. penting banget sih perananan wo pas hari H menurut gua. soalnya kita dan keluarga kan pasti udah sibuk semua.

    Huang : Banget… undangan 1500 x 2 aja masih kurang di rumahnya ..

  7. aku tertarik dengan bidang WO ini

    hayo huang, klo kamu bisa motret kan bisa berkecimpung di dalamnya, untuk kerjaan sampingan..

    Huang : Aku bisa motret, hanya butuh alat buat motretnya mbak 😀

  8. wah…boleh coba bisnis gitu Huang…Q dl kan gbung d group WO punya temenku, jd MC aja dapetnya lumayan gede, plagi jd owner bisnisnya 😀

    Huang : Weks… sini setor duitnya dulu 😀

  9. di Bali bisnis ini cukup banyak, tapi kebanyakan pelanggannya adalah tamu yang memang ingin mengadakan pesta pernikahan di Bali..

    sedangkan orang lokal masih jarang yang menggunakan jasa WO, kalaupun ada itu masih sebatas untuk acara resepsinya saja.

    Huang : Yup aku juga lihat baru sebatas resepsinya bli.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Deddy Huang

As a digital creator, this blog discusses topics related to traveling, culinary, product reviews and digital marketing. The articles on this blog provide many tips and recommendations based on personal experience.

This blog also opens up opportunities for collaboration. Contact me at [email protected]

Artikel Populer

Komentar Terbaru