Rempah-Rempah Resto : Lestarikan Budaya Indonesia


Sabtu siang (28/05) saya mendapat kesempatan untuk hadir di soft opening Rempah-Rempah Resto & Café. Resto yang berada di bilangan jalan Sumpah Pemuda M7, Palembang atau samping Momea FM ini sekilas tampak dari biasa saja. Namun, begitu masuk ke dalamnya, kamu bakal merasa nyaman dengan interior rumah makan ini.

Rempah-Rempah Resto

Memang kalau dari luar kelihatannya kecil, tapi begitu melangkah kaki ke dalam, kamu sudah disambut dengan ramah oleh pelayan restoran. Dan ternyata luas ruangannya! Kamu bebas pilih mau di lantai bawah atau atas. Selain itu juga ada ruangan VIP yang bisa digunakan untuk gathering atau meeting.

Apalagi dengan konsep Bali, kamu akan merasa tenang mendengar suara gemericik air serta alunan melodi musik Bali. Untuk di Palembang, konsep seperti ini belum ada yang mencontoh dari rumah makan yang pernah saya kunjungi.

Cozy Interior

Cozy Interior 2

Cozy Interior 3

Cozy Interior 4

Banyak menu makanan yang ditawarkan di Rempah-Rempah Resto, yang jelas menu Indonesia menjadi menu andalan rumah makan ini. Seperti Ayam Goreng Ketumbar, Balado Daging, Gulai Kepah, Tumis Kangkung Tauco, Tauco Udang Tahu, sampai ke menu makanan ringan seperti Tape Goreng Keju, Kue Ape, dan es Dawet.

Bitter Ballen

Balado Daging & Ayam Goreng Ketumbar

Bicara rasa tentunya mereka menawarkan rasa yang pas dan rempah-rempah pilihan. Seperti Gulai Kepah yang dimasakan menggunakan kerang hijau lalu kuahnya gurih seperti rasa kuah laksan (makanan khas Palembang). Ayam Goreng Ketumbar dimasak menggunakan kecap dan ketumbar. Daging ayamnya meresap.

Terakhir untuk sup ikan asam padeh. Asam padeh yang saya tahu adalah makanan khas Padang. Namun dengan inovasi dibuatlah menjadi sup ikan padeh. Di dalam kuahnya ditambahkan dengan rempah-rempah seperti cabe merah, daun jeruk, dan daun kemangi.

Sup Ikan Asem Padeh

Gulai Kepah

Tumis Kangkung Tauco

Tauco Udang Tahu

Jangan lupa untuk mencoba sambel sereh dan sambel tuk-tuk. Kedua jenis sambel ini dikirim langsung dari kota Medan. Sambel sereh sendiri sambel yang dibuat dari tumbukan daun sereh. Rasanya manis pedas seperti kita makan bumbu rujak. Sedangkan sambel tuk-tuk, sambel ini diracik dari rempah-rempah yang ditumbuk lalu ditambahin dengan teri Medan.

Sambel Sereh

Sambel Tuk-Tuk

Untuk pencuci mulutnya, saya ditawari dengan es dawet, tape goreng keju, dan kue ape. Waduh rasanya maknyoooss…

Selain resto, ternyata ada juga Dewata Coffee. Di café minimalis ini khusus menyediakan menu minuman kopi racikan. Buat kamu pencinta kopi, Dewata Coffee bisa jadi referensi bahwa minum kopi tidak hanya sekedar minum tapi juga gaya hidup. Apalagi saat asiknya bercengkraman bersama teman kamu juga bisa main biliard!

Cita rasa Indonesia ada di Rempah-Rempah Resto!

Lokasi

Rempah-Rempah Resto & Café

Jl. Sumpah Pemuda M7, Palembang

Telp (0711) 361922

Weekdays : 11.00 AM – 22.00 PM

Weekend : 11.00 AM – 23.00 PM

Harga

20K – 40K

Ikan mulai dari 18K/ons

Rekomendasi

StarStarStarStar

14 pemikiran pada “Rempah-Rempah Resto : Lestarikan Budaya Indonesia

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s